7 Tips Agar Wajah Tidak Mudah Berjerawat Selama Berpuasa

ulinulin.com – Jerawat memang menjadi hal paling menyebalkan bagi banyak wanita di seluruh dunia. Salah satu penyebab terjadinya jerawat adalah karena produksi minyak berlebih atau kuman yang menempel. Memang saat berpuasa kulit tidak rentan akan minyak, tapi rentan akan kulit kering dan bersisik. Tapi tahu tidak, kalau jerawat juga bisa terjadi pada kulit yang kondisinya kering?

Mendengar hal ini pasti banyak yang merasa gelisah, bagaimana jika selama berpuasa kulit keringmu malah menimbulkan jerawat? Apalagi skincare untuk mengatasi jerawat biasanya lebih banyak untuk tipe kulit yang berminyak bukan kering. Lalu yang sudah berjerawat pasti tidak ingin menambah jerawat di wajah karena bisa membuat unmood saat lebaran nanti.

Lalu apa sih yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat yang bisa muncul saat menjalankan puasa? Kamu bisa mendapatkan jawabannya dibawah ini.

1. Pilih Facial Wash Sesuai Kebutuhan

Mencuci wajah selalu menjadi modal utama agar kulit bisa terbebas dari berbagai macam masalah kulit. Kulit yang berjerawat memang cenderung menimpa jenis kulit berminyak, tapi kulit kering pun beresiko terkena jerawat. Apalagi selama berpuasa lebih dari 12 jam, kulit akan kehilangan cairan dan nutrisi yang dibutuhkan sehingga membuat kulit mudah kering.

Lalu bagaimana cara memilih facial wash yang sesuai agar jerawat dapat menghilang sebelum lebaran? Pertama jika kulitmu berminyak, Ada banyak pilihan facial wash berupa gel atau cleansing water yang mengandung salicylic acid, panthenol dan ekstrak teh hijau. Bahan-bahan tersebut sangat ampuh untuk mencegah produksi minyak berlebih, bersifat anti-inflamasi dan anti-bakteri untuk kulit berjerawat.

Untuk kulit yang kering, membutuhkan cleansing balm atau cleansing gel tanpa busa dengan kandungan ceramide, hyaluronic acid, niacinamide dan ekstrak lidah buaya. Bahan-bahan tersebut tidak hanya mengatasi kulit kering dengan sifat anti-inflamasi dan anti-bakterial, tapi juga dapat melembabkan. Pastikan saja produk yang kamu pakai bebas dari alkohol, silikon, parfum hingga paraben yang berbahaya.

2. Pilih Skincare yang Sesuai dengan Kebutuhan Kulit

Selain memilih facial wash yang tepat, hal yang tidak kalah penting dalam menjaga kulit agar terbebas dari jerawat selama puasa adalah memilih skincare yang sesuai dengan kebutuhan. Karena skincare berjerawat di kulit berminyak dan kulit yang kering tidaklah sama. Jadi kamu harus teliti memilih. Mulai dari toner hingga moisturizer, semuanya harus cocok dengan kondisi kulit yang kamu alami.

Hal yang banyak dilakukan oleh penderita jerawat adalah memakai obat jerawat dengan kandungan tertentu secara oplosan. Maksudnya sudah memakai obat jerawat berbahan benzoyl peroxide lalu ditimpa lagi dengan perawatan jerawat lainnya. Hal ini bukannya membuat jerawat cepat sembuh tapi malah mengganggu skin barrier.

Memilih skincare memang tidak mudah, tapi jika kamu mencari informasi lebih lanjut mengenai produk tersebut pasti akan tahu manfaat dan kekurangannya. Mudahnya, untuk oily skin, carilah skincare yang mudah meresap, menghidrasi, oil control, dan anti-bacterial. Sedangkan kulit kering carilah skincare yang dapat melembabkan wajah, non-comedogenic, dan bebas minyak.

3. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

Berpuasa di saat pandemic memang agak menyulitkan, pasalnya kita dianjurkan untuk berjemur setiap pagi. Berjemur dibawah sinar matahari tidak selalu buruk, karena sinar matahari akan memberikan vitamin D untuk tubuh. Tapi sinar matahari yang memancarkan UVA dan UVB memang tidak baik untuk kulit karena bisa membuat kulit kering, keriput dan menimbulkan flek hitam.

Namun ada beberapa perdebatan mengenai apakah sunscreen menyebabkan jerawat? Jawabannya bisa saja. Dikutip dari Loreal Paris USA, sunscreen memang bisa menyebabkan breakout dan berjerawat. Alasannya karena sunscreen tersebut biasanya memiliki kandungan filter organik yang bersifat komedogenik. Tapi bukan berarti semua sunscreen seperti itu, karena kini sudah banyak sunscreen khusus berjerawat.

Agar tidak salah memilih, pertama kamu harus mencari sunscreen yang memang diperuntukan sesuai kondisi kulit kering atau berminyak. Lalu gunakan sunscreen di pagi hari, setidaknya 15 menit hingga 30 menit sebelum kamu keluar sebanyak 2 jari. Terakhir bersihkan wajah di malam hari, fungsinya agar pori-pori tidak tersumbat dan menimbulkan jerawat.

4. Oleskan Obat Jerawat

Hal paling umum dan selalu menjadi jalan pintas banyak orang yang mengalami jerawat adalah mengoleskan obat jerawat sesegera mungkin. Baik produk lokal maupun produk dari luar, kini cukup banyak pilihan obat jerawat yang bisa digunakan. Memilih obat jerawat juga tidak semudah yang dikira, apalagi jika hanya mendengar rekomendasi teman saja.

Cara memilih obat jerawat yang tepat adalah dengan mencari tahu apa sih yang menjadi penyebab jerawat muncul. Penyebab jerawat sendiri ada banyak, contohnya kulit berminyak atau kering, salah memakai skincare, faktor hormon, hingga menyentuh area wajah saat tangan kotor. Kedua, pastikan tekstur obat jerawat yang dipilih harus sesuai dengan jenis kulit. Misalnya tekstur gel untuk kulit berminyak dan krim untuk kulit kering.

Selanjutnya memilih kandungan obat, biasanya asam salisilat untuk komedo lalu benzoil peroksida untuk bakteri, dan sulfur untuk minyak berlebih. Hal yang harus diingat, jerawat ini memang sensitif, sehingga beberapa orang memiliki kondisi dimana jerawat membutuhkan perawatan khusus. Jika sudah merasa masalah jerawat semakin serius, sebaiknya konsultasi ke dokter agar tidak terjadi miss treatment.