8 Cara Menghilangkan Bau Jengkol di Mulut dengan Cepat

ulinulin.com – Bagi penggemar jengkol, sayuran yang masih satu spesies dengan pete ini memang terasa sangat lezat. Apa lagi jika jengkol dimasak dengan bumbu yang tepat, rasanya tentu akan dua kali lebih nikmat sehingga makan Anda juga semakin lahap.

Apa menu sayur jengkol favorit Anda? Apakah semur jengkol, gulai jengkol, atau tumis jengkol masak kecap? Nah, apapun menu jengkol favorit Anda, pada akhirnya sayuran ini akan menimbulkan masalah yang sedikit mengganggu.

Masalah yang ditimbulkan setelah menyantap sayur jengkol adalah bau nafas tak sedap. Hal ini tentu membuat Anda merasa kurang percaya diri. Nah, kali ini Kamini akan berbagai cara menghilangkan bau jengkol setelah mengkonsumsinya dan saat memasak.

Cara Menghilangkan Bau Jengkol di Mulut

Jangan sampai hubungan Anda dan kerabat menjadi terganggu akibat bau mulut tak sedap pasca menyantap jengkol. Gunakan cara-cara berikut ini untuk menghilangkan bau jengkol di nafas dan mulut Anda setelah mengkonsumsinya:

1. Gosok Gigi dan Berkumur

Cara klasik ini memang tidak terlalu efektif, tetapi menggosok gigi dan berkumur menggunakan cairan penyegar nafas terbukti dapat mengurangi bau jengkol di mulut.

Jadi, setelah makan jengkol segeralah menggosok gigi dengan pasta gigi beraroma segar (disarankan mint). Setelah itu, Anda juga bisa langsung berkumur dengan obat kumur setelah menggosok gigi.

2. Daun Mint

Aroma segar dari daun mint memang ampuh untuk menghilangkan semua jenis bau, termasuk bau mulut. Setelah makan jengkol, kunyah 1 atau 2 lembar daun mint selama 1-5 menit. Kemudian, berkumurlah dengan air hangat untuk membilas sisa daun mint di dalam mulut. Selain menghilangkan bau jengkol di mulut, daun mint juga memberikan sensasi dingin dan menyegarkan di dalam mulut Anda.

3. Minuman Bersoda

Minum soda setelah makan jengkol juga membantu untuk menghilangkan bau nafas tidak sedap. Namun ingat, jangan meminum soda terlalu sering karena tidak baik bagi kesehatan.

4. Air Garam dan Daun Sirih

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kombinasi garam dan daun sirih dapat memelihara kesehatan gigi dan mulut. Bahkan saat ini kedua bahan ini juga digunakan dalam satu varian produk pasta gigi ternama di Indonesia.

Tidak perlu membeli pasta gigi terseut karena setelah makan jengkol, Anda bisa menghilangkan bau mulut dengan berkumur menggunakan air garam yang dicampur dengan air rebusan daun sirih. Alhasil, bau jengkol di mulut akan hilang seketika.

5. Kopi Pahit

Walaupun pahit, ternyata kopi hitam dapat menghilangkan bau jengkol di mulut, lho. Caranya cukup mudah, Anda bisa menyeduh kopi hitam tanpa gula kemudian meminumnya atau menelan 4 sendok kopi hitam secara langsung.

Kopi akan menetralisir aroma jengkol yang tersisa di mulut. Namun, jangan pernah menambahkan gula ke dalam kopi pahit ini, karena gula akan membuat bau nafas Anda menjadi semakin tidak sedap dan juga kurang baik bagi Anda yang menderita diabetes.

6. Buah-buahan Berkadar Air Tinggi

Buah adalah pencuci mulut yang alami. Setelah makan berat, buah selalu disajikan sebagai hidangan penutup. Maka dari itu, Anda bisa menggunakan buah sebagai sebagai salah satu cara menghilangkan bau jengkol di mulut.

Konsumsi buah-buahan yang kandungan airnya tinggi, seperti melon, semangka, jeruk, dan apel. Buah-buahan ini dapat mengurangi bau jengkol di nafas dan mulut Anda.

7. Permen Karet atau Penyegar Nafas

Mengulum permen karet atau permen penyegar nafas juga efektif mengurangi bau mulut pasca mengkonsumsi jengkol. Usahakan memilih permen dengan aroma peppermint atau menthol sehingga dapat memberikan kesegaran di mulut Anda.

8. Vitamin B

Jenis vitamin ini ternyata sangat ampuh untuk menyerap bau mulut akibat mengkonsumsi jengkol. Anda bisa mendapatkan vitamin B di apotek atau toko obat terdekat.

Selain menghilangkan bau mulut, vitamin B juga dapat membuat tubuh jadi lebih sehat. Bahkan, bau urin dan bau badan juga berkurang jika Anda mengkonsumsi vitamin B ini.

Cara Memasak Jengkol Agar Tidak bau

Setelah membahas cara-cara menghilangkan bau mulut setelah mengkonsumsi jengkol, kini Anda juga harus mengetahui cara menghilangkan bau jengkol ketika dimasak. Dengan menambahkan bahan khusus berikut ini, aroma pekat jengkol akan berkurang saat dimasak, sehingga baunya akan berkurang ketika dimakan ataupun saat kencing.

    Daun Jeruk

Olah jengkol dengan menambahkan beberapa lembar daun jeruk di dalamnya. Daun jeruk dapat meredam aroma pekat jengkol yang kurang sedap. Setelah masakan matang, Anda bisa mengambil atau membiarkan daun jeruk tersebut.

    Daun Salam

Untuk menggunakan daun salam sebagai penghilang bau jengkol, Anda dapat menggunakan cara yang sama seperti penggunaan daun jeruk. Opsi lainnya adalah merebus jengkol bersamaan dengan beberapa lembar daun salam.

    Air Kapur Sirih

Merendam jengkol di dalam air kapur sirih sebelum dimasak dapat membuat aroma jengkol menjadi berkurang. Rendam jengkol dalam air kapur sirih semalaman agar baunya sedikit berkurang. Selain cara ini, Anda juga bisa merebus jengkol di dalam air kapur sirih hingga mendidih. Niscaya, bau jengkol yang kurang sedap akan hilang.

    Abu Gosok

Cara ini terbilang cukup ekstrem, karena nantinya Anda akan menggunakan abu gosok yang biasa digunakan untuk mencuci piring. Caranya adalah rebus jengkol di dalam air, lalu tambahkan sedikit abu gosok. Selanjutnya, tiriskan air rebusan jengkol tersebut dan ganti dengan air bersih. Kemudian, rendam jengkol dalam air bersih selama satu malam.

    Daun Jambu Biji dan Teh Hitam

Sebelum dimasak, rebus jengkol dengan beberapa lembar daun jambu biji dengan 1 sendok makan teh hitam. Nah, Anda bisa menggunakan isi teh celup bekas untuk merebus jengkol ini. Aroma daun jambu biji dan teh hitam dapat menetralisir bau jengkol yang sangat kuat.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”