9 Organ Reproduksi Perempuan dan Fungsinya, Penting Diketahui

ulinulin.com – Organ reproduksi perempuan perlu diketahui sejak dini. Sehingga, perempuan tahu apa saja organ reproduksi beserta fungsinya. Inilah salah satu cara mengenali anatomi tubuh sendiri.

Selain itu, kesehatan organ reproduksi perempuan harus dijaga agar berfungsi dengan baik. Contoh menjaga organ reproduksi adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan tidak melakukan aktivitas seksual berisiko.

Selama ini, banyak orang yang mengira organ reproduksi perempuan sebatas rahim (uterus) atau vagina. Padahal, organ reproduksi perempuan banyak lho. Terhitung ada 9 organ.

Nah, apa saja organ reproduksi perempuan dan fungsinya? Simak ulasan berikut, ya.

1. Labia majora

Labia majora adalah organ reproduksi perempuan yang terdapat di bagian luar. Organ ini berperan sebagai pelindung.

Bentuknya mirip bibir. Biasanya labia majora ditumbuhi bulu atau rambut halus. Fungsinya adalah menyimpan kelenjar minyak.

2. Labia minora

Labia majora bisa dibilang bibir besar. Sementara itu, labia minora adalah organ reproduksi perempuan yang berbentuk bibir kecil.

Bentuk dan ukuran labia minora berbeda-beda pada setiap perempuan dan hal tersebut normal. Letaknya berada setelah labia majora.

Labia minora cukup sensitif karena kulitnya halus. Berbeda dengan labia majora, bagian ini tidak ditumbuhi rambut atau bulu halus.

3. Kelenjar bartholin

Organ reproduksi perempuan selanjutnya adalah kelenjar bartholin. Kelenjar ini berada di kedua sisi bibir vagina.

Ukurannya cukup kecil dan tidak mudah dilihat. Fungsi kelenjar ini adalah mengeluarkan cairan pelumas ketika berhubungan intim. Berkat kelenjar inilah, aktivitas seksual tidak menimbulkan rasa sakit.

Editors’ Picks

4. Klitoris

Biasanya klitoris terletak di bagian atas labia minora. Bentuknya mirip tonjolan kecil.

Klitoris tertutupi oleh lapisan kulit. Inilah area organ reproduksi perempuan yang sensitif dan dapat merangsang gairah perempuan.

Ketika berhubungan intim, ada baiknya stimulasi klitoris dengan optimal agar memberikan rasa nikmat pada perempuan.

5. Vagina

Setelah membahas organ reproduksi perempuan bagian luar, saatnya membahas organ reproduksi bagian dalam yang pertama, yakni vagina.

Vagina merupakan saluran yang menghubungan bagian bawah rahim (serviks) dengan bagian luar tubuh. Vagina terletak di belakang kandung kemih.

Fungsinya adalah jalan keluar darah menstruasi, jalan lahir bayi, serta jalan sel sperma masuk menuju rahim.

6. Ovarium

Indung telur atau disebut juga ovarium termasuk organ reproduksi perempuan. Setiap perempuan memiliki dua ovarium yang terletak di bagian kiri dan kanan panggul.

Keduanya berada di bagian rahim atas. Fungsinya adalah memproduksi hormon dan sel telur (ovum). Sel telur inilah yang akan dikeluarkan saat proses pembuahan.

7. Tuba falopi

Organ reproduksi perempuan ini berbentuk corong yang membentang. Bentuknya menjulur dari kanan dan kiri rahim ke ujung ovarium.

Bagian ini disebut dengan tuba falopi atau oviduk. Fungsinya adalah membawa sel telur dan bagian ujung tuba falopi ke rahim.

Bisa dikatakan, tuba falopi adalah tempat terjadinya pembuahan sel telur. Setelah dibuahi, sel telur akan ditanam di bagian rahim.

8. Rahim (uterus)

Rahim memiliki dua bagian, yakni serviks dan korpus.

Serviks adalah leher rahim bawah. Fungsinya sebagai jalan menuju vagina.

Sementara itu, korpus adalah tempat janin berkembang. Bagian ini juga menjadi saluran darah menstruasi serta jalan untuk sel sperma.

Jadi, rahim adalah bagian organ reproduksi perempuan yang menjadi rumah untuk janin. Bentuknya seperti buah pir.

Selain itu, dinding rahim akan berkontraksi bila waktu persalinan normal tiba.

9. Leher rahim

Leher rahim adalah bagian organ reproduksi perempuan bagian dalam dengan bentuk tabung atau silinder.

Bagian ini berperan sebagai penghubung vagina dan rahim. Selain itu, fungsinya adalah memproduksi lendir yang biasanya akan berubah saat menstruasi.

Ada dua bagian leher rahim (serviks), yakni bagian dinding luar dan bagian dalam.

Itulah organ reproduksi perempuan.

Mulai sekarang, perhatikan fungsi dan kesehatannya dengan baik, ya. Sehingga, fungsi setiap organ tetap berjalan optimal.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website popmama.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”