Alergi Ayam: Gejala, Penyebab hingga Cara Mengatasi

ulinulin.com – Daging ayam merupakan sumber protein yang bisa diolah menjadi berbagai menu sehat.

Namun, mengonsumsi daging ayam bisa menimbulkan bahaya bagi orang-orang yangmemiliki alergi .

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengindentifikasi alergen sebagai zat berbahaya.

Akibatnya, terciptalah zat antibodi yang disebut immunoglobulin untuk menyerang zat tersebut. Respons ini menyebabkan berbagai gejala, mulai dari gejala ringan hingga parah.

Gejala

Alergi ayam bisa terjadi pada orang di berbagai jenis usia. Biasanya, orang yang alergi daging ayam mengalami gejala berikut:

  • mata gatal, bengkak, atau berair
  • pilek, hidung gatal
  • bersin
  • sulit bernafas
  • gatal, sakit tenggorokan
  • batuk atau mengi
  • teriritasi, kulit merah, atau ruam seperti eksim
  • kulit yang gatal
  • gatal-gatal
  • mual
  • muntah
  • keram perut
  • diare.

Orang yang memiliki alergi ayam , biasanya juga mengalami alergi terhadap berbagai jenis bahan makanan lain seperti angsa, bebek, ikan dan udang.

Alergi semacam ini bisanya rentan terjadi pada penderita asma atau eksim.

Beberapa orang yang mengalami alergi telur juga bisa alergi terjadap ayam.

Komplikasi

Orang yang mengalami alergi ayam biasanya juga mengalami gejala flu seperti pilek dan sakit tenggorokan.

Alergi ayam juga membuat kita rentan mengalami gangguan pencernaan. Dalam kasus parah, alergi ayam juga bisa mengakibatkan anafilaksis atau reaksi alergi serius yang membutuhkan pertolongan medis.

Gejala anafilaksis meliputi:

  • detak jantung yang cepat
  • penurunan tekanan darah secara tiba-tiba
  • palpitasi jantung
  • kesulitan bernafas
  • pembengkakan saluran udara tenggorokan
  • bicara cadel
  • lidah bengkak
  • bibir bengkak
  • semburat biru di sekitar bibir, ujung jari, atau jari kaki
  • hilang kesadaran.

Biasanya, dokter akan memberikan EpiPen pada pasien anafilaksis. EpiPen merupakan bentik epinefrin yang bisa disuntikan sendiri saat keadaan darurat trjadi.

Cara mencegah dan mengatasi

Jika Anda mengalami alergi ayam, berhati-hatilah terhadap apa yang Anda konsumsi.

Hindari makanan yang mengandung ayam, termasuk ayam yang diolah menjadi kaldu.

Ayam juga seringkali ditemukan sebagai pengganti daging merah. Jadi, kita harus benar-benar memastikan bahan makanan yang akan kita konsumsi.

Saat akan melakukan vaksin, kita juga harus berhati-hati karena vaksin jenis tertentu juga mengandung protein ayam.

Selain itu, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah munculnya reaksi alergi.

Biasnya, dokter kan meresepkan antihistamin yang dijual bebas untuk mengatasi gejala alergi.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”