Analisis Teknikal ETH: Akankah Bull Run Mulai Awal April 2022?

ulinulin.com – Analisis teknikal ETH, memanfaatkan indikator MACD, bull run berpotensi terjadi mulai awal April 2022, walaupun ada potensi tekanan akibat kebijakan The Fed naikkan suku bunga acuan? Berdasarkan data dari Santiment akumulasi ETH memang terus berlanjut.

Pada Rabu (23/3/2022), pukul 21.20 WIB, harga kripto ETH mengalami penurunan tipis dibandingkan hari kemarin, di kisaran US$2.973 per ETH, berdasarkan data dari Coingolive.com.

ETH masih bernisbah -39 persen dibandingkan harga tertinggi sepanjang masanya pada 10 November 2021 lalu, US$4.978.

Serupa dengan kripto besar lainnya, nilai ETH terus tergerus US$2.165 pada 24 Januari 2022 lalu. Itu sekaligus menjadi harga support terbaik saat ini.

Analisis Teknikal ETH dengan Indikator MACD

Histogram MACD pada time frame mingguan menunjukkan akumulasi berlanjut sejak pekan itu hingga 21 Maret 2022.

Itu ditunjukkan dengan munculnya bar histogram merah pudar yang terus memendek.

Secara teknikal ini berpotensi kenaikan akan terus berlanjut hingga beberapa mendatang, setidaknya dimulai dari 28 Maret 2022 ataupun 4 April 2022.

Pola serupa juga ditemukan pada Bitcoin (BTC). Anda bisa baca analisis kami di artikel ini.

Pada grafik ETH, MACD juga menunjukkan bahwa garis MACD (biru) mencoba merangsek ke atas garis sinyal (jingga).

Peralihan dari sentimen bearish ke bullish akan terjadi, jika warna histogram MACD berubah dari merah pudar menjadi hijau.

Pola peralihan terakhir seperti ini terjadi pada antara 2 Agustus 2021 (US$3.172) hingga 9 Agustus 2021 (US$3.332) dan mengantarkan ETH ke harga tertinggi sepanjang masa pada 8 November 2021 silam (weekly).

Namun demikian, indikator Parabolic SAR saat ini memang belum menguatkan sinyal bull seperti MACD. Ini ditandai dengan belum munculnya titik di bawah candlestick. Secara historis sebelumnya, titik itu muncul ketika histogram hijau MACD masuk ke pekan ketiga (mulai 31 Agustus 2021). Parabolic SAR memang cukup melambat merespons pergerakan harga, serupa dengan Moving Average.

Sedangkan pada time frame harian, ETH harus mampu menembus sejumlah resisten penting, yakni US$3.316, US$3.979 dan US$4.165.

Pada time frame serupa, terdapat pola symmetrical triangle, yang menambahkan sinyal kuat akan ada gerakan harga cukup signifikan, setidaknya hingga 26 April 2022.

Jika ETH mampu menembus garis atas pola itu, maka harga ETH berpotensi menembus resisten US$3.979.

Akumulasi dan Hold ETH

Sementara itu berdasarkan data dari Santiment menunjukkan, bahwa kendati volatilitas harga ETH cukup tinggi, akumulasi memang terus berlangsung.

Data lain dari IntoTheBlock, arus keluar ETH dari bursa kripto mencetak jumlah terbesarnya, yakni hampir 151.000 ETH pada 23 Maret 2022. Lazimnya langkah seperti ini setelah dilakukan pembelian dan dipindahkan ke dompet kripto lain non-exchange, untuk menyebut pembeli akan meng-hold-nya dalam waktu cukup lama.

Konteks Kenaikan Suku Bunga The Fed

Ada komponen menarik lainnya di pasar kripto saat ini, yang juga berdampak pada sentimen terhadap ETH.

Pekan lalu The Fed memutuskan menaikkan suku bunga acuan dan seterusnya hingga beberapa kali pada tahun ini. Di saat yang sama inflasi tahunan di AS mencetak 8 persen.

Di awal pengumuman itu, pasar kripto tampil terjerembab, tetapi dengan cepat mencuat. Sentimen pasar kripto sepertinya mencoba berbalik arah dan lebih percaya diri, bahwa keputusan The Fed bisa saja berujung resesi, karena inflasi mungkin tak terkendali. [ps]