"/> Apa Fungsi Titik Warna-Warni Pada Ban? Ini Penjelasannya

Apa Fungsi Titik Warna-Warni Pada Ban? Ini Penjelasannya

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2020/10/28/NaRYWXKq/1029-2-037b.png”>

Titik warna-warni yang bisa Anda jumpai pada ban baru merupakan kode produsen ban untuk konsumen khususnya mekanik saat hendak memasang ban. Kode pertama yang akan dibahas, bernama light static balance point. Kode ini biasanya berbentuk titik. Tetapi ada pula yang hanya berupa lingkaran warna.

Warna yang digunakan untuk simbol ini juga berbeda beda di tiap merek ban. Pada ban merek Bridgestone misalnya, kode titik ini berwarna kuning. Sementara pada ban merek Continental, kode titik ini berwarna putih. Namun, informasi berupa titik ini juga tidak dijamin selalu ada pada tiap ban yang dijual di pasar. Lain halnya untuk ban yang ditujukan untuk Original Equipment Manufacture (OEM) produsen mobil, kode ini pasti ada.

Titik warna-warni pada ban bukan sekadar hiasan tapi kode dan ada fungsi saat pemasangan ke velg

Meski ban terlihat sangat rata dan seimbang, ternyata pasti ada bagian yang berbeda dengan yang lain. Di kasus ini, pasti ada area di ban yang punya bobot paling ringan di antara area keseluruhan ban. Untuk itu, area paling ringan tersebut ditandai dengan titik. Area paling ringan ini berguna sebagai panduan saat melakukan proses balancing roda. Area paling ringan di ban, harus dipasangkan pada area paling berat pada pelek. Lalu bagaimana mencari area paling berat di pelek?

Khusus pada pelek alloy, area paling berat akan diberi pula simbol berupa titik berwarna. Warnanya pun bisa berbeda-beda tergantung produsen pelek. Umumnya berwarna biru. Nah, titik warna di ban harus sejajar dengan titik warna di pelek. Jika tidak ada simbol area terberat di pelek berupa titik, Anda bisa menggunakan area tire valve sebagai area terberat di pelek. Hal ini disebabkan karena tire valve sudah pasti menambah bobot pada pelek. Penyelarasan area teringan pada ban dengan area terberat pada pelek berguna untuk memudahkan proses balancing roda.

Titik pada ban akan disamakan dengan titik pada velg besi untuk mengurangi vibrasi

Secara pemasangan, ban sudah diusahakan untuk mencapai keseimbangan terbaik agar proses balancing semakin mudah. Timah balancer yang dibutuhkan bisa semakin sedikit, sehingga akan meringankan biaya saat melakukan proses balancing roda. Berbeda dengan simbol titik pada light static balance point yang bisa berbeda warna antar produsen ban, simbol titik yang menandakan radial force variation first harmonic maximum pasti menggunakan warna merah.

Area di titik merah ini menunjukan area peak point, atau area paling melengkung keluar pada ban. Meski secara kasat mata, ban terlihat bulat sempurna, pada kenyataannya berbeda. Setiap ban yang yang keluar dari jalur produksi, pasti melalui tahap uniformity test. Di sinilah terlihat area paling menonjol keluar di ban (area paling tinggi dari dinding ban) dan segera diberi simbol berupa titik merah. Seperti pada light static balance point, titik merah ini juga harus dipasangkan pada titik di pelek. Hal yang membedakan adalah, titik paling merah di ban ini biasanya hanya dipasangkan dengan titik yang berada di pelek besi. Mengapa pada pelek besi?

Saat proses balancing dan spooring kode titik pada ban juga berperan agar prosesnya menjadi lebih mudah dan cepat

Pelek besi dibuat dari dari lembaran besi yang ditekuk membulat lalu kemudian dilas. Proses pengelasan inilah, yang membuat ada area run out atau area paling rendah/ceruk pada pelek. Area paling rendah dari pelek besi, biasanya diberi tanda berupa titik warna ataupun berupa emboss titik. Adapun area paling rendah di pelek, harus dipasangkan dengan area paling tinggi di ban. Sehingga jika kedua lowest point di ban dan highest point di pelek selaras, vibrasi yang dihasilkan dari perputaran roda akan semakin minim. Jadi, sudah tidak bingung kan arti dari titik warna-warni pada ban?

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”