Apa Itu Crowdsourcing? Yuk, Ketahui Lebih Dalam di Sini!

ulinulin.com – Jika dilihat dari terjemahan namanya saja, bisa diartikan kalau crowdsourcing adalah pengumpulan orang dalam jumlah banyak.

Lalu, apa sih sebenarnya crowdsourcing itu? Bagaimana cara kerjanya dan seperti apa contohnya?

Yuk, simak lebih lanjut untuk mengetahui tentang crowdsourcing secara mendalam.

Apa Itu Crowdsourcing?

© Freepik.com

Dilansir dari Investopedia, crowdsourcing adalah metode yang digunakan untuk menampung banyak orang yang ingin melakukan sesuatu atau mencapai suatu tujuan.

Apa saja yang dilakukan oleh orang-orang tersebut?

Mereka akan membagikan informasi, melakukan pekerjaan yang diminta, dan melakukan diskusi di forum yang disediakan. Baik itu melalui website, media sosial, ataupun aplikasi.

Biasanya, masing-masing individu yang bergabung di dalam crowdsourcing ini merupakan freelancer yang mencari berbagai macam jenis pekerjaan.

Tak jarang juga orang-orang ini bergabung untuk melakukan pekerjaan kolektif secara gratis.

Kamu pernah melaporkan lalu lintas di aplikasi peta? Nah, itu adalah salah satu contoh bentuk penggunaan crowdsourcing yang dilakukan secara sukarela oleh pengguna aplikasi tersebut.

Manfaat Crowdsourcing

© Freepik.com

Crowdsourcing bisa digunakan oleh orang secara personal atau mungkin juga bisnis dan perusahaan.

Biasanya, metode ini digunakan untuk menyelesaikan proyek yang cukup besar dan membutuhkan banyak tenaga kerja.

Perusahaan biasanya juga mengunjungi platform crowdsourcing untuk mencari jasa yang spesifik dan tidak dimiliki di perusahaannya.

Manfaat utama crowdsourcing antara lain adalah:

Mengurangi biaya operasional

Manfaat utama menggunakan jasa dari crowdsourcing tentu saja adalah mengurangi biaya operasional sebuah proyek.

Ketika seseorang atau perusahaan menggunakan jasa yang didapatkan dari situs crowdsourcing, mereka tidak perlu membayar orang tersebut dengan jumlah yang setara dengan gaji penuh satu bulan.

Freelancer dan orang yang menawarkan jasanya di situs crowdsourcing akan dibayar per proyek yang dikerjakan.

Tak hanya itu, pekerjaan juga dapat diselesaikan secara remote, sehingga tidak perlu ada biaya operasional tambahan seperti ongkos dan lain-lain.

Mengisi posisi yang tidak ada di perusahaan

Biasanya, perusahaan tidak memiliki staf yang dibutuhkan di semua departemen.

Jika masih merintis, perusahaan sering kali mengorbankan beberapa departemen yang hanya dibutuhkan untuk proyek tertentu saja.

Dilansir dari The Street, crowdsourcing menyediakan solusi atas masalah tersebut dengan menawarkan sekelompok orang yang dapat mengisi kekosongan tersebut.

Jika perusahaan mendapatkan sebuah proyek dan tidak ada sumber daya yang memadai, mereka dapat mencari orang dengan skill spesifik yang dibutuhkan melalui crowdsourcing tersebut.

Memastikan setiap detail dikerjakan

Manfaat satu ini kurang lebih sama dengan poin sebelumnya.

Ketika mengerjakan proyek besar, ada beberapa aspek kecil yang sebenarnya penting, tetapi terkadang sulit untuk diperhatikan kualitasnya.

Dilansir dari The Balance Careers, beberapa bisnis dan perusahaan biasanya menggunakan crowdsourcing untuk menyelesaikan pekerjaan yang spesifik.

Dengan begitu, para freelancer dapat menyelesaikan pekerjaan yang spesifik tersebut dan meringankan beban perusahaan yang mempekerjakannya.

Contoh Platform Crowdsourcing

© Freepik.com

Beberapa bidang pekerjaan yang paling sering menggunakan metode crowdsourcing adalah desain, IT, dan juga fotografi.

Salah satu contoh proyek crowdsourcing di bidang IT adalah OpenOffice.

Produk pengolah kata, presentasi, dan juga spreadsheet dari Microsoft Office ini dibuat oleh sekelompok orang melalui crowdsourcing.

Software development OpenOffice sendiri dijalankan menggunakan crowdsourcing dan dapat digunakan serta download secara gratis.

Untuk bidang desain, website crowdsourcing terbaik yang bisa kamu kunjungi adalah:

1. Design Hill

Design Hill merupakan website crowdsourcing yang menyediakan jasa ribuan desainer grafis dari seluruh dunia.

Klien bisa memilih ingin bekerja melalui berbagai macam program, yaitu “Design Contests”, “Custom Services”, “Readymade Logo Store”, dan “One-to-One Projects”.

Kamu tinggal memilih ingin menggunakan jasa yang mana dan sesuaikan dengan budget yang dimiliki.

2. 99Designs

Website crowdsourcing selanjutnya adalah 99Designs.

Biasanya, proyek di website ini dibuat melalui kontes. Bagaimana caranya?

Kamu hanya perlu memberikan brief ingin desain seperti apa, lalu nanti akan ada sekelompok desainer yang menafsirkan brief tersebut ke dalam bentuk visual.

Setelah itu, kamu tinggal memilih ingin menggunakan jasa dari desainer yang disukai, deh.

Untuk website crowdsourcing di bidang lainnya:

1. Flickr

Jika kamu merupakan penggemar fotografi, mungkin kamu sudah tidak asing dengan situs Flickr.

Flickr adalah situs crowdsourcing yang menawarkan jutaan foto berkualitas tinggi yang bisa didapatkan oleh penggunanya.

Siapa pun juga bisa meng-upload foto dan bergabung dengan komunitas fotografi bersama sekelompok fotografer dari seluruh dunia.

2. Trendwatching

Nah, platform crowdsourcing yang selanjutnya berfungsi untuk menyediakan tren bagi para pebisnis dan perusahaan.

Trendwatching memungkinkan para pelaku bisnis dan perusahaan untuk mengetahui tren terbaru yang bisa diikuti, dan juga menghubungkan mereka dengan expert di bidang ini dari mancanegara.

3. CAD Crowd

Website crowdsourcing selanjutnya datang dari bidang 3D modelling.

CAD Crowd memungkinkan kamu untuk bertemu dengan 3D desainer dan modeler dari mancanegara untuk membuat desain produk 3D.

4. Idea Connection

Punya permasalahan teknis di perusahaan dan tidak ada departemen khusus yang ahli di bidang tersebut?

Idea Connection adalah platform crowdsourcing yang menawarkan solusi untuk permasalahan tersebut.

Di sana, kamu bisa mencari solusi atas permasalahan teknis dari ahli di berbagai macam bidang.

5. Top Coder

Situs crowdsourcing selanjutnya datang dari bidang IT, yaitu Top Coder.

Dengan Top Coder, kamu bisa menemukan sekelompok freelancers mancanegara yang akan membantumu menyelesaikan proyek baik itu dari segi programming, web developing, web designing, dan masih banyak lagi.

Apa pun proyek IT yang sedang dikerjakan, Top Coder bisa membantumu menyelesaikanya.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu crowdsourcing, manfaatnya, perbedaannya dengan crowdfunding, serta contoh platform dan marketplace crowdsourcing itu sendiri.

Semoga kamu sudah lebih paham mengenai konsep ini, ya.

Tertarik dengan informasi lain seputar karier dan dunia kerja? Kamu bisa berlangganan newsleter blog dari Glints, lho.

Yuk, daftarkan emailmu sekarang juga!

Sumber

    Crowdsourcing

    What Is Crowdsourcing and How Does It Work? Definition and Example

    What Is Crowdsourcing?

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”