Apakah Tiket Hangus jika Ketinggalan Pesawat? Berikut Penjelasannya

ulinulin.com – Semua penumpang pesawat jelas ingin lancar dalam melakukan penerbangan dengan pesawat.

Namun, ada juga orang yang secara tidak sengaja melewatkan jadwal penerbangan karena alasan tak terduga, seperti jalan macet, rekayasa lalu lintas, atau urusan mendadak.

Adapun pengalaman ketinggalan pesawat yang terbaru dialami musisi Tanah Air, yakni Ari Lasso pada Rabu (19/10/2022).

Akan tetapi, keterlambatan Air Lasso justru dikarenakan karena ia mengikuti instruksi pihak maskapai. Dikutip dari , Kamis (20/10/2022), ia membuat video yang kemudian viral dan mendapat banyak respons.

Kronologi kejadian adalah pesawat Ari Lasso harusnya berangkat 17.35 waktu Singapura yang diubah menjadi 19.35 waktu Singapura. Instruksi dari maskapai sudah ia terima melalui WhatsApp.

Namun saat ia mengikuti instruksi, petugas malah mengatakan bahwa penerbangan Ari Lasso sudah lepas landas.

Perkembangan kejadian ini adalah, Ari Lasso mengunggah video terbaru lainnya yang berisi ungkapan terima kasih sebab pihak Batik Air telah bertanggung jawab dengan memberikannya tiket pesawat baru pada keesokan harinya.

Apakah tiket hangus jika penumpang ketinggalan pesawat ?

Lantas, bagaimana jika penumpang ketinggalan pesawat karena kesalahannya, misal terlambat datang ke bandara? Apakah tiket hangus? Berikut penjelasannya:

Setiap maskapai penerbangan memiliki ketentuan berbeda-beda mengenai nasib tiket jika penumpang ketinggalan pesawat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penumpang ketinggalan pesawat termasuk kategori tidak menunjukkan diri dan tidak melapor di ruang tunggu (no show check in and no show gate).

Atas penumpang tersebut, lanjutnya, Lion Air Group memberikan pengembalian dana tiket atau refund.

“Apabila calon penumpang tidak menunjukkan diri dan melapor (no show check in and no show gate), maka dapat melakukan proses refund atau pengembalian dana tiket,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (18/7/2022).

Ia melanjurkan bahwa ketentuan refund adalah 10 persen dari tarif dasar tiket, pajak, dan pajak bandara.

Agar tidak ketinggalan pesawat, ia mengimbau penumpang untuk memperhatikan aturan check in dan boarding di bandara. Lion Air Group memberlakukan ketentuan sistem check in counter tutup 30 menit sebelum keberangkatan.

Sementara, sistem ruang tunggu (boarding gate) tutup 10 menit sebelum keberangkatan. Ia juga mengimbau setiap calon penumpang tiba lebih awal sekitar 3-4 jam sebelum jadwal keberangkatan.

“Hal ini sebagai upaya kenyamanan termasuk meminimalisasi dampak antrean di terminal keberangkatan,” ujarnya.

Mengutip dari laman resmi cara refund dilakukan melalui dua jalur. Pertama, jika pelanggan membeli tiket melalui laman resmi Lion Air Group, kantor penjualan tiket Lion Air Group, dan customer service di bandara, maka refund dapat dilakukan melalui situs resmi Lion Air Group melalui tautan https://www.lionair.co.id/id/kelola-pemesanan/pengajuan-pengembalian

Kedua, jika penumpang membeli tiket melalui agen travel dan Online Travel Agent (OTA), maka refund dilakukan dengan menghubungi agen travel dan layanan dalam aplikasi OTA tersebut.

“Maskapai akan mengembalikan dana, sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada maskapai ke penumpang, melalui agen travel,” bunyi informasi dalam laman Lion Air Group.

Sementara itu, waktu pengembalian dana refund bergantung pada cara pembayaran tiket. Pembayaran melalui uang tunai, maka durasi pengembalian dana tiket adalah 15 hari kerja (bank lokal) dan 60 hari kerja (bank asing).

Sedangkan, pembayaran lewat kartu kredit, maka durasi pengembalian dana tiket adalah 30 hari kerja (bank lokal) dan 60 hari kerja (bank asing).

Jika penumpang membayar menggunakan kartu debit, maka maka durasi pengembalian dana tiket adalah 30 hari kerja (bank lokal).

Tiket hangus jika terlambat naik Garuda

Sementara itu, Garuda Indonesia tidak menyediakan fasilitas refund tiket bagi penumpang yang ketinggalan pesawat karena terlambat datang. Informasi ini tertera pada laman resmi .

Pihak Garuda Indonesia menyatakan penumpang yang terlambat check in dan boarding tidak mendapatkan fasilitas pengembalian dana.

“Apabila Anda gagal melakukan check in tepat waktu atau masuk ke dalam pesawat pada saat pesawat mendarat, maka biaya yang anda bayar tidak akan dikembalikan untuk alasan apapun,” tulis informasi dari laman resmi .

“Kami juga dapat membatalkan pemesanan bangku Anda apabila Anda gagal tiba di pintu boarding tepat waktu. Anda juga dapat mengakses fasilitas check in kami dengan syarat dan ketentuan berlaku,” imbuh Garuda Indonesia.

Adapun ketentuan check in Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Konter check in penerbangan domestik Garuda Indonesia buka dua jam sebelum keberangkatan yang dijadwalkan. Selanjutnya, konter check in penerbangan domestik tutup 30 menit sebelum keberangkatan.

2. Konter check in penerbangan internasional Garuda Indonesia buka tiga jam sebelum keberangkatan yang dijadwalkan. Selanjutnya, konter check in penerbangan internasional tutup 45 menit sebelum keberangkatan.

Garuda Indonesia menyatakan berhak untuk membatalkan penerbangan penumpang, apabila calon penumpang tidak mematuhi batas waktu check in.

Maskapai pelat merah itu juga menyatakan berhak membatalkan penerbangan penumpang, apabila calon penumpang menunjukkan bahwa tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan kurang dari 30 menit sebelum penerbangan domestik dan 45 menit sebelum penerbangan internasional.

“Batas waktu check in di setiap bandara dapat berbeda-beda dan agar perjalanan Anda lebih nyaman maka Anda disarankan untuk melakukan check in dengan waktu yang cukup aman,” tulis Garuda Indonesia.

3. Penumpang harus hadir di pintu boarding tidak lebih dari waktu yang ditentukan pada boarding pass. Untuk ketepatan waktu, pintu boarding akan ditutup 10 menit sebelum jadwal penerbangan.

“Apabila Anda gagal tiba di ruang boarding sesuai waktu yang ditentukan atau gagal menunjukan dokumen perjalanan anda yang tepat maka anda dianggap tidak hadir dan kami akan menurunkan bagasi Anda dari pesawat dan mencoret nama Anda dari daftar manifest penerbangan,” tulis Garuda Indonesia.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”