Bagaimana Cara Mendapatkan Kredit Mobil Murah Untuk Keluarga?

ulinulin.com – Dalam kondisi perekonomian yang semakin sulit, kini banyak orang mengandalkan kredit mobil murah dalam membeli kendaraan bermotor. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Jika Anda berencana membeli mobil baru, ketahui dan pahamilah kredit mobil termasuk bagaimana cara mendapatkan kredit mobil murah.

Rubrik Finansialku

Kredit Mobil, Bisa Mahal Atau Murah

Mobil atau kendaraan bermotor lainnya memang bukan kebutuhan primer. Namun dengan semakin tingginya mobilitas, terutama di kota-kota besar, kendaraan kadang menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan.

Banyak orang yang tidak memiliki uang tunai dalam jumlah besar, sehingga membeli mobil dengan tunai bukanlah pilihan. Anda bisa mengakalinya dengan kredit mobil.

Kredit mobil termasuk dalam Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang merupakan salah satu alternatif pembiayaan untuk memperoleh mobil atau motor baik baru atau bekas dengan sistem mengangsur.

[Baca Juga: Pilih Mana, Kredit Mobil di Bank atau Kredit Mobil di Leasing?]

Kredit dapat diajukan kepada bank atau lembaga keuangan lainnya yang menyediakan produk pinjaman tersebut.

Umumnya, jaminan yang digunakan dalam KKB adalah kendaraan itu sendiri, sehingga jika Anda gagal bayar, kendaraan tersebut akan disita.

Sayangnya, kredit mobil belum tentu murah. Masih banyak yang merasa terbebani karena besarnya angsuran per bulannya.

Dengan demikian, Anda perlu pandai-pandai mencari kredit mobil murah sebelum mengajukannya. Penasaran seperti apa cara mendapatkan kredit mobil murah?

Melalui artikel berikut, Finansialku akan menjabarkan beberapa cara mudahnya bagi Anda.

Komponen Biaya Kredit Mobil

Kredit mobil atau KKB memiliki beberapa komponen utama biaya, seperti uang muka, bunga, dan lain-lain.

Sebelum memasuki cara untuk mendapatkan kredit mobil murah, sebaiknya Anda menyimak dulu beberapa poin berikut ini:

#1 Uang Muka (Down Payment/DP) KKB

Uang muka adalah uang yang dibayarkan di muka sebagai tanda jadi. Umumnya, jumlah minimal dari uang muka sudah ditentukan oleh pihak bank atau leasing.

Dalam Surat Edaran Ekstern Nomor: 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Bank Indonesia menentukan bahwa minimal uang muka kendaraan bermotor adalah sebesar 30%.

Contoh perhitungan:

Harga mobil: Rp300 juta

Besar DP (%): 30%

Maka, jumlah DP yang harus dibayarkan = 30% x Rp300 juta = Rp90 juta

#2 Pokok atau Plafon Kredit

Pokok kredit merupakan sisa kredit yang harus dibayar, yaitu harga mobil yang dipilih dikurangi dengan uang muka.

Contoh perhitungan dengan kasus yang sama:

Pokok kredit = Harga mobil – DP

Pokok kredit = Rp300.000.000 – Rp90.000.000 = Rp210.000.000

#3 Suku Bunga KBB

Suku bunga adalah besarnya persentase bunga yang dikenakan kepada debitur. Umumnya, persentase bunga ini merupakan persentase untuk periode 1 tahun atau sering disebut juga Annual Percentage Rate (APR).

[Baca Juga: Apa Saja yang Harus Kamu Tahu Mengenai Kredit Mobil Bekas?]

Besarnya suku bunga bergantung pada masa tenor pinjaman, dimana semakin lama jangka waktunya, bunganya juga semakin tinggi.

Terdapat perbedaan suku bunga KKB pada setiap bank dan leasing, namun per 2017 besarnya berkisar antara 6-8% per tahun.

Untuk menghitungnya, besarnya suku bunga yang telah disepakati dikalikan dengan pokok kredit kemudian disesuaikan dengan masa tenor kredit.

Contoh perhitungan dengan kasus yang sama:

Suku bunga: 8%

Masa tenor: 3 tahun

Bunga = Pokok kredit x Suku bunga x Masa tenor

Bunga = Rp210.000.000 x 8% x 3 tahun = Rp50.400.000

#4 Besaran Angsuran KKB

Cicilan atau angsuran kredit mobil (KKB) umumnya terdiri dari dua komponen, yaitu pokok cicilan dan bunga.

Untuk perhitungannya, pokok kredit ditambah dengan bunga yang harus dibayar dan dibagi sesuai dengan masa tenor kredit.

Contoh perhitungan dengan kasus yang sama:

Angsuran bulanan = (Pokok kredit + Bunga) : Masa tenor (dalam bulan)

Angsuran bulanan = (Rp210.000.000 + Rp50.400.000) : 36 bulan = Rp7.233.333

Cicilan Mobil Rp1 Juta? Bagaimana Caranya?

Nah, setelah mengetahui beberapa komponen biayanya, maka kini Anda perlu mencari cara untuk menekan biaya tersebut serendah mungkin. Hal ini dapat berpengaruh secara signifikan lho, mengingat kredit mobil adalah sesuatu yang memiliki jangka waktu cukup lama.

Nah, bagaimana sih caranya mendapatkan kredit mobil murah dengan cicilan serendah Rp1 juta per bulannya?

Simak pembahasannya berikut ini:

#1 Pilih Jangka Waktu Pinjaman yang Terpanjang

Kini, jangka waktu kredit mobil semakin bervariasi, bahkan mencapai 8 tahun. Lalu mengapa harus memilih jangka waktu pinjaman yang panjang?

Logikanya, semakin lama Anda melunasi kredit mobil, maka semakin banyak bunga yang akan Anda bayarkan. Tetapi, Anda juga bisa menikmati keuntungan berupa besaran angsuran yang lebih kecil.

Untuk membuktikannya, cobalah lihat simulasi perhitungan berikut ini:

Asumsikan Anda hidup di Jakarta dengan gaji standar, yaitu sebesar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Dalam kredit, dikenal istilah debt ratio, dimana rasio utang terhadap penghasilan umumnya tidak boleh melebihi 30%.

Dengan demikian, batasan kredit Anda adalah Rp900 ribu hingga Rp1,5 juta. Mungkinkah mencari kredit mobil dengan angsuran serendah Rp900ribu?

[Baca Juga: Simulasi Kredit dan Mengenal 3 Jenis Bunga Kredit yang Perlu Anda Ketahui]

Untuk cicilan serendah Rp900 ribu hingga Rp1 juta, Anda bisa mencari mobil dengan kisaran harga Rp80 juta – Rp130 juta.

Beberapa alternatif mobil dengan kisaran harga tersebut cukup banyak, diantaranya adalah Honda Brio Satya, Toyota Agya, Datsun Go+ dan Go Hatchback, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R GA, dan masih banyak lagi.

Asumsikanlah:

    Harga mobil Rp110 juta

    Uang muka (DP) sebesar 20% = Rp22 juta

    Maka, jumlah kredit mobil yang diambil = Rp110 juta – Rp22 juta = Rp88 juta

    Bunga diasumsikan sebesar 6% per

Kini misalkan Anda ditawarkan tenor 3 tahun dan 8 tahun, mana yang sebaiknya Anda pilih? Untuk menentukan pilihan yang terbaik, lihatlah perhitungan berikut ini:

Dapat dilihat bahwa perbandingan masa tenor 3 tahun dan 8 tahun sangatlah signifikan, bahkan dengan tenor 8 tahun, jumlah cicilannya akan berada di Rp1.356.666 saja per bulan.

Walau demikian, ini masih melebihi batas debt ratio bagi Anda yang memiliki gaji Rp3 jutaan.

Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Lalu bagaimana solusinya?

Mudah saja, Anda bisa memilih mobil dengan harga lebih murah atau mengakalinya dengan uang muka (DP) yang lebih besar.

Sayangnya, tidak semua bank atau pihak leasing menyediakan masa tenor yang panjang.

Umumnya bahkan masa tenor yang disediakan hanya hingga 5 tahun saja. Namun dengan kondisi tertentu, Anda bisa memperoleh masa tenor hingga 8 tahun ini, misalnya dalam promo spesial Lebaran atau akhir tahun.

[Baca Juga: Malapetaka Kredit Mobil, Jika Tanpa Perhitungan]

Namun kelemahan dalam metode ini adalah masa tenor yang panjang berarti komitmen jangka panjang, belum lagi menilai mobil biasanya berumur cukup pendek. Sehingga pertimbangkan matang-matang, jangan sampai Anda menjual mobil saat pelunasan kreditnya masih lama.

#2 Menggunakan Sistem Kredit Balloon Payment

Langkah kedua adalah dengan menggunakan sistem balloon payment. Apa itu balloon payment?

Kredit balloon payment merupakan sebuah program pembayaran kredit dimana jumlah pembayaran cicilan lebih ringan di awal dan akan semakin tinggi hingga pelunasan kredit dilakukan di akhir program.

Berbeda dengan kredit mobil standar yang jumlah cicilan per bulannya sama hingga akhir tenor pinjaman, kredit balloon payment memungkinkan cicilan sangat rendah pada beberapa tahun pertama karena beban cicilan diakumulasikan di belakang.

[Baca Juga: Jangan Kredit Mobil Lagi, Jika Anda Belum Tahu Aturan Mainnya]

Untuk memahami cara kerjanya, mari kita lihat simulasi perhitungan berikut ini:

Asumsikanlah:

    Anda ingin membeli mobil dengan harga Rp110 juta

    Uang muka (DP) sebesar 20% = Rp22 juta

    Maka, jumlah kredit mobil yang diambil = Rp110 juta – Rp22 juta= Rp88 juta

    Bunga diasumsikan sebesar 6% per tahun.

Dengan balloon payment, Anda dapat mengangsur 30% dari harga mobil selama 3 tahun pertama. Kemudian di akhir tahun ketiga Anda melunasi 50% dari harga mobil.

Berikut kalkulasi cicilan per bulan untuk 3 tahun pertama tersebut:

    Bunga pinjaman = (6% x Rp88.000.000) : 36 bulan = Rp146.666

    Cicilan per bulan = (30% x Rp110.000.000) : 36 + Rp146.666= Rp1.063.333

    Pelunasan di akhir tenor = 50% x Rp110.000.000 = Rp55.000.000

Perbandingannya dengan kredit mobil standar adalah dalam rumus cicilannya, dimana:

    Rumus cicilan biasa = DP + cicilan bulanan

    Rumus cicilan balloon payment = rumus DP + cicilan bulanan + pelunasan

Kini mari melihat perbedaan jumlah cicilan kredit mobil standar dan balloon payment sebagai berikut:

Besar cicilan per bulannya sangat berbeda bukan? Anda bisa mencicil sangat ringan, bahkan hampir satu pertiga cicilan biasa, yaitu sebesar Rp1.063.333 saja.

Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Namun, perlu diingat juga kelemahan metode ini, yaitu Anda perlu membayar pelunasan yang cukup besar pada akhir kredit.

Jika Anda menjual mobil, belum tentu harga jualnya bisa menutupi biaya pelunasan ini, mengingat mobil memiliki depresiasi yang cukup tinggi.

#3 Memperbesar Uang Muka (DP)

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, uang muka atau down payment (DP) merupakan salah satu komponen biaya utama dalam kredit mobil.

Besarnya DP tentunya dapat mempengaruhi besarnya cicilan per bulan yang harus Anda bayarkan.

[Baca Juga: [Kalkulator] Simulasi Kredit Mobil Bekas dan Mobil Baru]

Logikanya, semakin besar DP, maka semakin ringan cicilan yang perlu Anda bayarkan karena besarnya pinjaman juga lebih kecil.

Untuk melihat perbandingan besaran cicilan dengan uang muka berbeda, mari kita simak perbandingan signifikan berikut ini:

Anda bisa melihat perbedaan besaran cicilan dengan masa tenor yang sama, yaitu 3 tahun. Dimana:

    Besar cicilan dengan DP 20% adalah Rp2.884.444

    Besar cicilan dengan DP 75% adalah Rp901.388

Dengan demikian, Anda bisa membeli mobil meski gaji hanya Rp3 jutaan saja. Tetapi sayang sekali metode ini juga memiliki kelemahan, yaitu Anda perlu menyediakan dana yang sangat besar di awal, dengan uang muka mencapai Rp82.500.000.

Kredit Mobil dengan Gaji UMR Jakarta

Selain mengaplikasikan tips-tips yang telah dijabarkan sebelumnya, tentunya kredit mobil akan jauh lebih murah dan Anda bisa memperoleh mobil idaman bagi keluarga Anda tanpa terkendala biaya lagi.

Kami yakin Anda bisa memperoleh kredit mobil idaman dengan harga yang sesuai dengan penghasilan Anda, bahkan jika Anda hanya memiliki penghasilan sebesar UMR Jakarta.

Yang penting, lakukan perhitungan yang teliti dan jangan lupa mencari bank atau leasing yang juga membantu kredit mobil dengan penawaran yang menarik, misalnya suku bunga yang rendah atau masa tenor yang panjang.

Apakah Anda ingin membeli mobil baru? Apa Anda memiliki pertanyaan mengenai cara mendapatkan kredit mobil murah untuk keluarga? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

Sumber Referensi:

    Hernando Taniko. 16 Mei 2017. Kini Semua Orang Dapat Menikmati Kredit Mobil Murah! Aturduit.com – https://goo.gl/93q2eM

    Siti Kamilla. 7 Oktober 2016. Inilah Serba-serbi Perhitungan Simulasi Kredit Mobil. Kreditgogo.com – https://goo.gl/ZZajCB

Sumber Gambar:

    Kredit Mobil Murah – https://goo.gl/gX7KtZ

    Mobil Murah – https://goo.gl/7Dy9gd

Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website finansialku.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”