Bali Bird Park, Taman Burung Lokasi di Gianyar

ulinulin.com – Lokasi: Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Kab. Gianyar, Bali 80582Maps: Klik DisiniHTM: Rp.140.000 (Dewasa), Rp.75.000 (Anak-anak)Buka Tutup: 09.00 – 17.30 WITATelepon: (0361) 299352

Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi incaran para turis baik domestik maupun mancanegara. Keindahan Pulau Dewata ini memang sudah terkenal di luar Indonesia.

Tidak heran jika mengunjungi pulau ini banyak ditemukan turis asing bertebaran dimana-mana. Hal tersebutkan disebabkan pesona Bali sangat menawan dan mengundang minat untuk liburan ke sini.

Ada banyak obyek wisata yang bisa ditemukan di Pulau Dewata ini baik itu segudang bahari seperti dari pantai Kuta, Sanur hingga Nusa Dua yang siap memberikan kepuasan tersendiri.

Untuk destinasi wisata keluarga bisa mengunjungi Bali Safari & Marine Park ataupun sejumlah objek populer di kawasan Ubud.

Salah satu kawasan wisata yang sangat pas dikunjungi bersama keluarga adalah Bali Bird Park. Di sini para wisatawan bisa mendapatkan informasi dan edukasi yang lengkap mengenai hewan unggas.

Jauh lebih lengkap ketimbang melihatnya dari wikipedia. Pasalnya, tempat wisata ini sudah banyak di review, contohnya seperti seperti di tripadvisor dan hal tersebut bisa dijadikan patokan.

Apalagi sejarah dan kisah dari Bali Bird Park dalam menunjang dunia pariwisata pulau Bali sudah sangat terkenal.

Mengenal Bali Bird Park

Kawasan wisata Bali Bird Park ini sudah ada semenjak 2 dekade lalu atau 20 tahun yang lalu. Spot tersebut diresmikan pada bulan Oktober di tahun 1995.

Tentu saja hal ini membuktikan bahwa Bali Bird Park sudah memberikan peran penting di dunia pariwisata pulau Bali selain area pantai.

Bali Bird Park ini merupakan salah satu area taman burung yang sangat besar pertama di Indonesia. Total luas lahannya sekitar 2 hektar lebih.

Dengan luas tersebut para wisatawan bisa melihat berbagai macam jenis burung di Indonesia maupun dari berbagai belahan dunia.

Tercatat hingga sekarang ini sudah tersedia kurang lebih 250 spesies unggas yang dipelihara di kawasan wisata tersebut, ada merpati, kasuari, cendrawasih, pelikan, kakak tua dan flamingo.

Semua unggas-unggas di Bali Bird Park tersebut dibedakan sesuai daerah dan juga habitatnya.

Ada banyak hal yang bisa ditemukan di sini. Selain menikmati suasana alam, edukasi maupun pengetahuan juga bisa didapatkan oleh para pengunjung.

Tidak perlu heran jika kawasan wisata ini menjadi incaran. Pasalnya hampir 400 orang mengunjungi Bali Bird Park setiap hari. Apalagi jika musim liburan tiba seperti Lebaran, Natal, Tahun Baru hingga libur anak-anak sekolah.

Pada saat-saat tersebut, Bali Bird Park akan penuh oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dan mengenal aneka burung-burung di sini.

Letak dan Lokasi

Kawasan Taman Burung Bali ini address lokasinya terletak di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, kabupaten Gianyar – Bali. Jaraknya sekitar 12 km dari kota Denpasar dan letaknya di sebelah timur.

Sementara jika dari Bandara Internasional Ngurah Rai bisa ditempuh hanya 1 jam saja dengan melalui jalan By Pass Prof Ida Bagus Mantra.

Untuk menuju ke spot ini para wisatawan akan melewati salah satu kawasan wisata budaya dan seni yaitu desa kerajinan kayu serta patung Desa Batubulan.

Selain itu para wisatawan juga akan melewati Desa Celuk, Gianyar yang juga merupakan tempat kerajinan perak dan emas.

Lokasinya sangat strategis dan mudah untuk diakses. Apalagi di tahun 2022 ini sudah ada aplikasi Google Map yang akan memberikan location map, denah maupun peta menuju ke Bali Bird Park.

Harga Tiket Masuk

Bagi yang ingin mengunjungi objek ini harus membayar ticket price (admission cost dalam bahasa Inggris dan prix dalam bahasa Prancis) sebesar 140 ribu untuk orang dewasa, sementara anak-anak seharga 75 ribu saja.

Bali Bird Park juga bekerja sama dengan beberapa situs e-commerce untuk memberikan harga paket murah dan discount untuk memanjakan para wisatawan.

Anda bisa memesannya melalui myfave yang dahulu bernama groupon, lakupon dan situs lainnya di Indonesia.

Sementara bagi yang datang dengan rombongan lebih dari 20 orang, Bali Bird Park sudah menyediakan tour guide yang siap mengantarkan para wisatawan mengelilingi kawasan wisata ini.

Dan jasa tour guide ini gratis, akan tetapi harus melakukan pemesanan sehari sebelumnya dengan menghubungi no.contact di situs resmi Bali Bird Park.

Untuk jam operasional(opening hour) dari Bali Bird Park ini akan dibuka sejak pukul 9 pagi WITA dan ditutup jam 17.30 WITA.

Spot ini buka setiap hari kecuali hari raya Nyepi. Yang paling penting, para wisatawan tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan selama mengunjungi kawasan wisata tersebut.

Fasilitas Yang Ada

Untuk memudahkan para pengunjung mengunjungi kawasan wisata ini, sudah ada disediakan papan petunjuk arah menuju area bird zoo, tempat pertunjukkan reptile show berupa Komodo Experience hingga informasi jadwal show-nya.

Fasilitas lainnya ada restoran dan kafe yang hadir menjual aneka minuman dan makanan. Tidak lupa pula toko suvenir untuk mereka yang ingin membeli cinderamata buat keluarga atau saudara di rumah.

Tentu saja ada banyak aneka jenis souvenir yang bisa dipilih dan harganya pun sangat murah baik dari kaos bergambar burung hingga aksesoris.

Untuk fasilitas umum seperti toilet juga sudah tersebar di setiap sudut Bali Bird Park ini, begitu pula dengan Musholla.

Sementara untuk penginapan seperti hotel, resort hingga guest house bisa dicari di dekat kawasan Bali Bird Park.

South America dan South Africa

Bali Bird Park memang sengaja membagi setiap area berdasarkan tempat burung-burung tersebut biasa hidup. Hal ini untuk memberikan pengetahuan kepada para wisatawan, contoh salah satunya adalah South America.

Di area South America ini para pengunjung akan dibawa ke benua Amerika bagian Selatan. Di sini wisatawan bisa melihat berbagai jenis burung seperti Scarlet Ibis, Purple Swamphen serta Glossy Ibis yang memiliki bentuk cukup menarik.

Selain jenis tersebut, para pengunjung juga akan diperkenalkan dengan burung jenis Green Winged Macaw dan burung legendaris dari Amerika Selatan yaitu Hyacinth Macaw serta Buffon Macaw.

Selain itu terdapat juga Blue and Gold Macaw, Love Bird, Orange-Winged Amazon, Hans Macaw, Red-fronted Macaw serta Swainson’s Toucan. Semua jenis burung ini sudah diberikan petunjuk jelas sebagai edukasi bagi wisatawan.

Dari area South America para pengunjung bisa bergerak ke area South Africa. Di sini wisatawan bisa mengamati burung beo Grey Afrika yang sangat terkenal dengan kemampuannya untuk mengikuti dan meniru suara manusia.

Area lain yang juga bisa dikunjungi di sekitar South Africa ini adalah adanya kolam Flamingo. Dengan warna pink cantik, membuat burung ini sangat menarik untuk dilihat.

Apalagi kebiasaan mereka untuk berdiri dengan 1 kaki saja ketika tidur. Nah, sebuah tampilan yang cukup menawan bukan?.

Beberapa jenis burung lainnya yang bisa ditemukan di area ini diantaranya Violet Turaco, Congo African Grey Parrot, African Crowned Crane, Von der Decken’s Hornbill, Ground Hornbill, Purple Glossy Starling dan Amethys Starling.

Di sini para pengunjung juga bisa melihat Senegal Parrot dan Laughing Kookabura yang suaranya mirip seperti orang sedang tertawa.

Burung di Sumatra dan Borneo

Di Bali Bird Park ini para wisatawan juga akan diperkenalkan lebih dalam lagi mengenai berbagai jenis spesies burung yang dimiliki oleh Indonesia.

Seperti contohnya di area Sumatra. Disini pengunjung akan mengunjungi hutan lebat buatan dengan luas terbatas.

Ketika berada di area ini para pengunjung bisa melihat salah satu burung langka yang dipelihara dan dijaga oleh Bali Bird Park yakni hantu elang, salah satu spesies cantik, eksotis dengan cakar kuat.

Di area ini pula para wisatawan bisa menemukan beberapa jenis burung seperti Senegal Parrot, Chrinsom Wing Parakeet, White Crested Hornbill, Bar-pouched Wreathed hornbill, Lesser Coucal serta Black Indian Hawk Eagle.

Dari Sumatra sekarang bergerak menuju ke area Borne. Kawasan ini sama halnya dengan Borneo di Kalimantan yang mempunyai aneka macam ekosistem burung-burung.

Apalagi Kalimantan memiliki hutan hujan dataran tinggi dan hutan awan dengan banyaknya kabut, sehingga tak heran jika kita bisa menemui berbagai jenis burung di sini.

Bali Bird Park sengaja memberikan tampilan yang mirip dengan hutan hujan di Kalimantan sebagai gambaran burung-burung yang hidup dan berkembang biak di sana.

Para wisatawan bisa melihat burung jenis Nicobar Pigeon, Bulwer Wattled Pheasant, Great Argus Pheasant, Javan Great Rhinoceros Hornbill, Crested Serpent Eagle dan kelelawar yang hidup bebas di sekitar hutan hujan tersebut.

Burung di Papua dan Jawa

Senada dengan Kalimantan, di area Papua juga menyediakan berbagai jenis burung. Daerah tersebut sendiri juga memiliki hutan hujan dan hutan lindung yang sangat banyak.

So, secara praktis membuat aneka jenis burung tersebar di sekitar hutan di Papua. Dan Bali Bird Park mencoba membawa habitat tersebut ke kawasan wisata ini.

Di area ini para wisatawan bisa melihat berbagai macam burung eksotis di Papua seperti cendrawasih hingga kasuari yang indah dan menawan dengan kandang megah.

Semua burung yang ada di kawasan wisata ini sudah dilengkapi dengan nama serta informasi lengkap dan detail baik dalam bahasa Indonesia, latin atau Inggris.

Jenis burung yang bisa ditemukan di sini adalah Golden necked Cassowary, Double wanttled Cassowary, Golden Pheasant, Green Jungle Fowl, Amboina King Parrot, Western Crowned Pigeon dan Emerald Ground Dove.

Selain itu, ada juga Southern pied Hornbill, Cinnamon Ground Dove, Black Lory, Black-capped Lory dan juga Salvadori’s Black-capped Lory, Rainbow lorikeet, White bellied Imperial Pigeon, Racket-tailed Black Drongo serta Southern Crowned Pigeon.

Para wisatawan juga bisa melihat burung-burung New Guinea Bronzewing, Chattering lory, African Crowned Crane, Javan Green Peafowl, Indian-blue Peafowl dan Yellow napped lory serta Ornate Lory.

Tidak salah jika Papua disebut sebagai surga bagi para burung. Hal ini bisa dilihat di area tersebut banyak sekali ditemui aneka jenis unggas.

Sementara di area Jawa, para wisatawan akan diajak untuk melihat burung-burung langka seperti elang Jawa yang sudah mulai punah.

Selain elang Jawa, para pengunjung juga bisa melihat berbagai macam burung hias bersuara merdu dan indah saling bersahut-sahutan. Membuat suasana menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk dikunjungi.

Para pengunjung juga diperbolehkan untuk mengambil foto asalkan tidak mengganggu burung-burung di sekitar kawasan wisata ini.

Eksotisme Burung di Bali

Dari area Jawa, bisa melanjutkan perjalanan menuju ke area Bali. Di sini para wisatawan akan diperkenalkan burung-burung apa saja yang hidup dan tinggal di habitat alam di Pulau Dewata, ada Bulbul, merpati, bangau, pelikan dan kelelawar.

Di area ini pula para wisatawan akan diperkenalkan mengenai burung-burung langka yang sekarang ini hanya bisa ditemukan di Bali Bird Park.

Burung-burung ini hidup di habitat hutan yang sekarang ini sudah mulai berkurang. Di Bali Bird Park tersebut aneka unggasnya berkembang biak serta dijaga dengan sangat hati-hati.

Setelah puas bermain di area Bali, sekarang saatnya para wisatawan mengunjungi Owl House. Di sini pengunjung juga akan diperkenalkan mengenai spesies unik burung hantu mulai dari elang hantu hingga burung hantu putih.

Yang cukup menarik dari area Owl House ini adalah para wisatawan bisa berinteraksi secara langsung dengan burung hantu tersebut.

Para pengunjung juga bisa berfoto maupun memegang burung hantu ini. Tak perlu takut karena pengunjung akan mengenakan sepatu khusus agar tidak terkena cakarnya.

Bali Rainforest dan Basic Instict

Selain menyajikan kehidupan aneka burung, para wisatawan juga akan siap dimanjakan dengan berbagai macam show menarik, contohnya pertunjukkan Bali Rainforest dan Basic Insticit.

Di acara Bali Rainforest ini para pengunjung bisa melihat penampilan bangau, kakatua dan burung-burung lainnya yang terbang dengan bebas di sekitar area tersebut.

Para pengunjung akan disajikan bagaimana burung-burung ini terbang dan mendarat di area yang sudah disediakan oleh pengelola. Dan bisa juga bisa melihat dari dekat dengan duduk di kursi di area padang rumput.

Sementara di acara Basic Instict, para pengunjung akan diperlihatkan bagaimana insting berburu burung hantu dan elang.

Di sini para wisatawan bisa melihat cara burung hantu dan elang terbang serta menukik tajam ketika menemukan mangsa di daratan. Sebuah pertunjukkan yang sangat spesial bukan?.

Pertunjukkan Avian 4D Theatre dan Komodo Experience

Salah satu acara yang paling wajib dicoba adalah Avian 4D Experience dimana pengunjung akan diajak melihat bagaimana kehidupan para burung dengan sensasi yang sama persis ketika unggas itu terbang.

Sensasi ketika terbang di udara lalu melihat ke bawah serta merasakan deburan angin di kala menembus awan bisa menjadi pengalaman yang cukup seru. Anak-anak dijamin akan tertarik mencoba 4D Theatre ini.

Sementara pertunjukkan lain yang bisa dicoba juga adalah Komodo Experience dimana pengunjung akan diajak untuk melihat lebih dekat bentuk dari komodo berusia lebih dari 1 abad.

Namun jangan terlalu dekat ketika melihat komodo tersebut. Pasalnya salah satu spesies reptil ini memiliki racun berbahaya.

Guyu-Guyu Corner dan Papua Rainforest Feeding

Salah satu pertunjukkan yang sangat pas dikunjungi oleh anak-anak adalah Guyu-Guyu Corner. Mengapa? Dikarenakan di area ini mereka bisa bermain bersama burung-burung jinak.

Di sini para wisatawan bisa berfoto dan bermain bersama burung kakak tua, nuri dan beo yang memiliki bulu cantik dan berwarna-warni.

Tidak jarang, burung di sini berinisiatif sendiri terbang ke tangan atau ke bahu dan mau untuk diajak berfoto bersama. Jangan sungkan pula untuk memegang dan juga memberi makan. Akan tetapi tetap perhatikan instruksi dari pemandu ya!

Jika di area Papua ini para pengunjung hanya bisa melihat eksotisme dari para burung di sana, berbeda halnya di Papua Rainforest Feeding.

Di sini para pengunjung bisa melihat lebih dekat burung-burung yang ada di sekitar area Papua dan memberinya makan. Tak perlu takut karena sudah ada pemandu yang siap membantu.

Lory Feeding, Meet The Big Stars dan Pelican Feeding

Acara favorit anak-anak lainnya adalah Lory Feeding, dimana para pengunjung akan diajak melihat burung lory yang masih termasuk ke dalam jenis burung beo.

Dengan warna yang cantik dan berwarna-warni seperti hitam, merah, ungu hingga biru, para pengunjung bisa melihat lebih dekat.

Anak-anak juga bisa memberi makan kepada burung-burung tersebut. Mereka akan diberikan semangkuk kecil biji-bijian. Dan dengan sendirinya burung ini akan terbang ke mangkuk untuk menikmati santapannya.

Di area Meet The Big Stars ini sama seperti di area Guyu-Guyu Corner. Akan tetapi di sini para pengunjung akan menemukan burung kakaktua langka dengan warna hitam legam nan eksotis dengan jambul berdiri tegak.

Selain itu juga terdapat hornbill yang juga sangat eksotis. Para pengunjung bisa membawa burung ini untuk hinggap di tangan atau di bahu dan berfoto bersama.

Sedangkan di area Pelican Feeding, para pengunjung akan diajak untuk melihat kebiasaan burung pelikan. Tidak perlu takut, meski sangat besar tapi burung tersebut sangat jinak.

Selain menikmati suasana di sepanjang habitat para burung, anak-anak juga bisa berinteraksi dengan aneka jenis unggas di Bali Bird Park.