Batik Air dan Emirates Kerja Sama Codeshare, Perluas Jaringan ke Eropa

ulinulin.com – Batik Air (kode penerbangan ID) bekerja sama dengan Emirates (kode penerbangan EK) melalui konsep codeshare, yakni menawarkan kemudahan perjalanan udara dalam satu tiket penerbangan.

“Kemitraan codeshare Emirates dengan Batik Air, semakin memperluas pilihan dan konektivitas bagi pelanggan Emirates yang dapat secara mudah menjangkau lebih dari 41 kota di Indonesia pada satu tiket dan satu kebijakan bagasi,” kata Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Kamis (21/10/2022).

Ia menambahkan, nantinya melalui Bandara Internasional Dubai (DXB), Uni Emirat Arab, pelaku perjalanan bisa melanjutkan penerbangan ke sejumlah rute di Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika dari perjalanan satu tiket.

Sementara itu, pelaku perjalanan luar neger bisa terhubung langsung dengan sejumlah destinasi di Indonesia dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Destinasi tersebut, antara lain Balikpapan, Medan, Manado, Padang, Solo, Surabaya, Labuan Bajo, Lombok, dan Makassar.

Kemudian akan terkoneksi pula ke Ambon, Banda Aceh, Bandar Lampung, Banjarmasin, Banyuwangi, Batam, Berau, Gorontalo, Jambi, Jayapura, Kendari, Kupang, Lubuklinggau, Luwuk, Makassar, Manado, Manokwari, dan Merauke.

Ada pula destinasi Palangkaraya, Palembang, Palu, Pangkalpinang, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Silangit, Sorong, Tanjung Pandan, Tanjung Pinang, Tarakan, Ternate, Timika, dan destinasi lainnya.

Dengan demikian, seluruh rencana perjalanan udara (booking), termasuk penerbangan lanjutan dengan Emirates serta pengecekan bagasi sampai ke tujuan akhir, bisa diatur hanya dengan satu tiket.

“Pemesanan tiket pesawat dapat dilakukan melalui www. emirates .com, www.batikair.com, online travel agent (OTA), tour and travel, untuk periode penerbangan dalam waktu dekat,” ujar Danang.

Adapun Emirates telah melayani pelaku perjalanan di Indonesia selama lebih dari 30 tahun, sejak penerbangan pertamanya ke Jakarta pada tahun 1992.

Maskapai ini mengoperasikan armada pesawat berbadan lebar (wide body) modern terbesar di dunia, yakni pesawat tipe Airbus 380 dan Boeing 777.

Sementara itu, Batik Air hingga saat ini telah mengoperasikan jenis pesawat berbadan sedang (narrow body) dan berbadan lebar kategori modern.

Didesain lorong tunggal (single aisle), pesawat Batik Air terdiri dari kelas bisnis dan kelas ekonomi, dengan beberapa jenis pesawat mencakup Airbus 320-200 NEO 12, Airbus 320-200 CEO, Airbus 320-200 CEO IAE V2500 Turbofans, Airbus 330-300 CEO 21, dan Boeing 737-800NG.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”