Benteng Van Der Wijck, Wisata Bernilai Sejarah Tinggi di Kebumen

ulinulin.com – Lokasi: Kota Gombong, Kebumen, Jawa tengahHarga Tiket Masuk: Rp 5000Jam Buka/Tutup: Senin sampai minggu mulai jam 08.00 sampai 16.00 WIBMap: KlikDisini

Siapa yang tidak mengenal Benteng Van Der Wick, benteng ini merupakan benteng tua peninggalan sejarah Hindia Belanda.

Lokasinya yang berada di Kebumen, Jawa tengah, tepatnya di kota Gombong 20 km dari ibu kota Kebumen, perkiraan sekitar 40 menit jika tidak ada kendala di perjalanan Anda.

Seputar Benteng Van Der Wijck

Jika melihat sejarahnya, nama Benteng Van Der Wijck ini diperoleh dari komandan pada waktu itu. Anda akan melihat nama benteng ini di depan pintu masuk, dan menjadi tempat wisata yang unik sekaligus menarik untuk di kunjungi.

Di awal berdirinya, benteng ini diberi nama Fort Cochius atau benteng Cochius yang diperoleh dari nama seorang Jendral berasal dari belanda frans David Cochius.

Benteng Van Der Wijck memiliki bangunan yang cukup luas dengan deskripsi denah sebagai berikut; luas benteng sebelah atas dan bawah 3606,625 m2, tinggi benteng 9.67 m dengan tambang cerobong 3.33 meter.

Selain itu, sebanyak 16 barak dengan ukuran masing-msing 7.5 x 11,32 m dengan ketinggian kurang lebih 132.7 sampai 135 meter diatas permukaaan laut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung.

Benteng yang memiliki banguan berbentuk segi delapan ini memiliki dua buah lantai dengan ketebalan dinding sekitar 1.4 meter sera tebal lantai 1.1 meter dengan total luas keselururhan mencapi 7.170 meter persegi.

Lantai pertama pada bangunan ini memiliki empat buah pintu gerbang dimana masing-masing di dalam memiliki 16 ruang berukuran 18 x 6.5 meter, dan 27 ruangan berukuran kecil dengan 72 jendela serta 63 pintu.

Untuk dilantai kedua mempunyai 70 pintu penghubung dengan 84 banyak jendela.

Menurut sejarah, benteng Van Der Wijck sempat dijadikan sebagai benteng pertahanan yang digunakan sebagai perlindungan untuk meredam kekuatan pasukan Pangeran Diponegoro.

Sekarang kompleks benteng telah menjadi Barak militer TNI AD maupun Sekolah Calon Tamtama. Selain itu juga, sebagian dari ruangan di benteng ini digunakan untuk hotel sampai menjadi tempat wisata favorit di wilayah Gombong.

Menurut sejarah yang beredar, benteng Van Der Wijck berdiri sekitar tahun 1818 yang dibangun dengan tujuan melakukan perencanaan dalam penyerangan di bekas keresidenan Kedu Selatan.

Versi lainnya, beneng ini dibangun pada tahun 1844 dimana sebelumnya gedung ini sempat juga dipakai sebagai kantor Kongsi Dagang VOC.

Benteng ini menjadi lebih terkenal sejak Film The Raid 2 sempat menggunakan benteng Van Der Wijck sebagai tempat syuting film yang dibintangi Iko Uwais dan arifin Putra saat adegan dipenjara.

Fasilitas dan Tarif Tiket di Benteng Van Der Wijck

Di tempat wisata ini tidak hanya memberikan Anda sejarah terkait benteng Van Der Wijck, tapi juga menyediakan beberapa wahana bermain yang bisa Anda coba untuk melepas lelah, seperti wahana kincir putar untuk anak-anak perahu angsa, permainan mobil-mobilan, kereta mini disedikan di tempat ini untuk digunakan oleh para pengunjung yang ingin menuju gerbang utama karena jarak yang lumayan jauh.

Selain itu, terdapat patung raksasa Dinosaurus yang bisa menjadi salah satu daya tarik bagi anak-anak. Jika Anda merasa lapar dan haus, disini juga disediakan warung makan sebagai tempat Anda beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mengelilingi benteng Van Der Wijck.

Bagian paling menarik adalah kereta mini yang terdapat di benteng ini, karena letaknya yang berada diatas benteng, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan yang ada dari atas benteng.

Seru, bukan? Pengunjung hanya cukup membayar tiket sebesar Rp. 5000 per orang dengan durasi selama 15 menit. Melalui atas benteng pun, pengunjung bisa melihat para prajurit yang sedang berlatih.

Jika Anda berkunjung ke benteng Van Der Wijck, Anda juga akan menemukan papan pengumuman yang memberikan anjuran untuk berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.

Sebaiknya Anda mengikuti saja apa yang dituliskan di papan tersebut, karena konon dulunya benteng ini memiliki sejarah panjang karena pertumpahan darah yang kerap terjadi yang mengakibatkan terjadi pertumpahan darah yang membuat tempat ini menjadi sedikit horor.

Tarif Tiket di Benteng Van Der Wijck

Tiket masuk ke Benteng Van Der Wijck hanya Rp. 5000 per orang, namun jika Anda ingin melanjutkan menikmati beberapa wahana lainnya Anda cukup mengeluarkan uang Rp.25.000 per orangnya.

Jam Buka

Anda tidak perlu khawatir jika belum bisa mengunjugi Benteng van Der Wijck dihari biasanya, karena tempat wisata ini buka dari hari senin sampai minggu mulai jam 08.00 sampai 16.00 WIB.

Pilihan Penginapan

Untuk penginapan, Anda tidak perlu jauh-jauh mencari karena disekitar tempat wisata Benteng van Der Wijck sudah disediakan hotel dengan harga yang tidak menguras kantong Anda.