Berikut Batas Aman DFSK Glory 560 Saat Menerjang Banjir Menurut Pabrikan

ulinulin.com

Menurut BMKG, hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih akan mengguyur berbagai daerah di Indonesia dan menyebabkan genangan air level pendek hingga banjir dengan level yang cukup tinggi. Hal ini wajib diantisipasi oleh para pemilik mobil dan pengendara. Meski memiliki batas aman dalam menerjang banjir, namun beberapa pabrikan untuk menghindari banjir. “Kami tidak menyarankan kepada konsumen untuk menerjang banjir jika menghadang di depan, sebaiknya putar balik dan mencari jalan lainnya,” ujar Arviane, PR & Digital Manager PT Sokonindo Automobile.

DFSK Glory 560 diklaim mengadopsi desain ala active SUV yang membuat tangguh di berbagai kondisi jalan di Indonesia

Menurut DFSK, salah satu lini SUV mereka, Glory 560 diklaim mengusung desain Active SUV sudah memiliki karakteristik yang sesuai dengan jalan-jalan di Indonesia. Mobil ini memiliki kemampuan yang cocok untuk melintasi jalanan berlubang, kontur jalan yang tidak rata, hingga genangan air akibat intensitas hujan yang tinggi.“Kami tidak menyarankan kepada konsumen untuk menerjang banjir jika menghadang di depan, sebaiknya putar balik dan mencari jalan lainnya. Apabila terpaksa harus menerjang banjir dengan level rendah, maka DFSK Glory 560 masih bisa diandalkan,” tambah Arviane.

Posisi air intake pada DFSK Glory 560 berada di atas lampu depan yang membuatnya aman dalam menerjang banjir

DFSK Glory 560 memiliki sejumlah keunggulan yang bisa diandalkan ketika menghadapi jalanan yang tergenang air. Pertama adalah ketersediaan ground clearance hingga mencapai 200 mm yang siap memberikan rasa nyaman dan tenang ketika konsumen melintasi jalur yang yang tergenang air. Sehingga, konsumen tidak perlu khawatir banjir dan terjangan air dari samping masuk ke dalam kabin ataupun ke ruang mesin, selama masih dalam batas aman.

Ground clearance yang tinggi juga membuat DFSK Glory 560 andal di berbagai kondisi jalan

Salah satu parameter dalam menentukan batas aman DFSK Glory 560 saat menerjang banjir adalah posisi lubang hisap udara (air intake) mesin, yang diklaim memiliki posisi cukup tinggi. Insinyur DFSK meletakkan air intake mesin di atas lampu depan, sehingga posisinya tinggi dan menghindari air masuk ke dalam mesin yang kemudian beresiko terjadi water hammer. Dari posisi air intake tersebut, bisa diketahui bahwa batas aman DFSK Glory 560 saat menerjang genangan air adalah lampu depan. jika ketinggian air dirasa sudah melewati lampu utama, sebaiknya urungkan untuk menerjang banjir.

Selain itu, DFSK Glory 560 juga menggunakan pelek 17 inci dipadukan dengan ban besar 215/60 R17 yang handal melibas berbagai jalanan di Indonesia. Ukuran roda yang besar memberikan stabilitas ketika melintasi jalanan yang tergenang, dan memperkecil resiko aquaplaning di jalan. Selain itu, roda-roda besar dan kokoh ini juga memberikan kepercayaan diri kepada konsumen dalam berkendara melintasi jalan-jalan berlubang.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”