Berikut Tips Parkir Paralel yang Mudah untuk Pemula

ulinulin.com

Parkir paralel bisa menjadi salah satu momok bagi pengemudi pemula. Hal tersebut diperparah dengan sempitnya ruang parkir. Namun bagi Anda pengemudi pemula, hal pertama yang perlu diperhatikan saat ingin memulai parkir paralel adalah amati kondisi sekitar apakah sudah aman atau ruang yang tersedia cukup bagi kendaraan Anda. Lakukan proses parkir dengan setenang mungkin agar terhindar dari hal yang tak diinginkan. Untuk lebih jelasnya, Cintamobil.com akan berikan langkah mudahnya yang terangkum dalam tips parkir paralel berikut ini.

Langkah 1:

Hindari parkir paralel di depan atau belakang mobil lain. jika terpaksa pastikan rem tangan tidak diaktifkan dan posisi gigi di netral

Sebelum memulai parkir, sejenak lakukan pengamatan pada ruang yang akan Anda gunakan untuk parkir. Lakukan prediksi jarak untuk parkir paralel. “Pastikan panjang lahan kurang lebih tambah 40-50 cm dari panjang mobil,” ujar Arief Mulyana, salah satu praktisi safety driving. Gunakan spion dalam dan luar untuk membantu Anda mengamati posisi mobil dan keadaan sekitar ketika mundur. Bila mobil Anda sudah tersedia rear view camera akan sangat membantu sekali. Perhatikan juga posisi pilar A, B dan C.

Langkah 2:

Lakukan langkah parkir paralel dengan perlahan

Tips parkir paralel kedua adalah posisikan mobil sejajar dengan mobil di depan, atur jarak antara mobil Anda dan mobil di samping sekitar 40-70 cm. Pindahkan persneling pada posisi mundur (R). “Saat sumbu roda belakang sudah di posisi akhir mobil, putar setir ke arah ruang parkir,” tambah Arief, panggilan akrabnya. Perhatikan sudut bagian belakang mobil yang parkir.

Langkah 3:

Saat pilar B mobil kita berada sejajar dengan bagian belakang dari mobil di depan atau atau sudah dalam posisi miring 45 derajat, luruskan setir sambil mundur perlahan. “Pastikan mobil tetap bergerak secara perlahan saat lingkar kemudi diputar,” tambahnya.

Langkah 4:

Ketika pilar A mobil sejajar dengan ekor mobil di depan atau mobil mendekati trotoar, putar setir berlawanan sambil mundur perlahan. “Untuk mobil jenis minibus patokannya bukan pilar A. Tapi kira-kira saja tengah-tengah antara sumbu roda depan dan belakang,” wantinya lagi. Untuk mobil bertransmisi manual, jaga kombinasi gas dan kopling agar mobil tetap dapat parkir perlahaan dan mencegah mesin mati atau stall.

Langkah 5:

Posisikan persneling pada gigi 1 atau D untuk transmisi matik, putar setir ke sisi dalam untuk meluruskan posisi mobil. lakukan dengan perlahan dan setenang mungking. Oiya, posisikan kendaraan Anda agar jangan terlalu mepet dengan mobil di depan dan belakang, agar Anda dan mobil lainnya memiliki cukup ruang untuk akses keluar.

Langkah 6:

Berikan jarak untuk kendaraan di depan dan belakang agar memudahkan akses Anda saat ingin keluar

Untuk mendapatkan posisi parkir yang rapi, mundurkan kembali agar didapat jarak yang sama antara bodi depan dan belakang. Tips parkir paralel terakhir adalah ketika dirasa posisi dirasa sudah rapi, cek kembali kondisi sekitar sebelum keluar dari mobil.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”