Berikut Tips Penempatan Lampu Tambahan Yang Aman Agar Tak Membahayakan Pegguna Jalan Lainnya

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2019/04/13/ifxlHGF3/offroad3-50-e309.jpg”>

Pemasangan lampu tambahan pada SUV, jip atau pick-up double cabin sangat berguna untuk memberikan pencahayaan tambahan ketika sedang off-road atau melakukan kegiatan outdoor lainnya. Selain itu, lampu tambahan juga bisa membuat tampilan mobil Anda menjadi lebih sangat. Jenis lampu tambahan juga berkembang dari jenis bohlam neon atau HID ke lampu jenis LED, karena memiliki keunggulan seperti memiliki cahaya lebih terang sekaligus lebih hemat daya karena lampu LED hanya membutuhkan daya lebih kecil ketimbang lampu pada umumnya.

Lampu tambahan tak bisa sembarangan penempatannya karena akan membahayakan pengguna jalan lainnya

Namun yang paling krusial adalah soal penempatan lampu tambahan. Karena jika keliru dalam penempatannya, selain pencahayaannya tak maksimal, juga berpotensi membahayakan pengemudi atau pengguna jalan lainnya lantaran pancaran sinarnya yang terlalu terang dan sangat menyilaukan. Untuk itu, Cintamobil.com akan memberikan tips seputar penempatan lampu tambahan yang optimal dan aman.

Beberapa tipe lampu tambahan memiliki jangkauan sinar hingga lebih dari 1 kilometer, sehingga bisa merusak pengelihatan jika langsung tersorot ke arah mata

Bumper

Bumper menjadi tempat paling umum untuk meletakkan lampu tambahan

Penempatan lampu tambahan di bumper merupakan cara paling umum dilakukan. Namun agar pencahayaannya maksimal, hanya lampu tambahan tipe driving, spot dan fog lamp sajalah yang disarankan hanya untuk dipasangkan di bumper. Ketika lampu tersebut mampu memberikan pencahayaan maksimal dengan posisi yang relatif lebih rendah atau sejajar dengan lampu depan. Namun untuk lampu tipe flood (menyebar), kurang maksimal lantaran pencahayaannya yang terlampau terang dan melebar dan sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Atap

LED bar menjadi salah satu model lampu tambahan yang umum diletakkan di atap

Pada bagian atap, hanya lampu tambahan tipe spot (sorot) dan flood saja yang direkomendasikan untuk dipasang pada bagian atap. Alasannya, kedua tipe lampu ini memiliki pencahayaan yang terang dengan formasi menyorot (spot) dan melebar (flood). Sehingga, posisi penempatan atap yang lebih tinggi, membuat pencahayaan lebih terdistribusi dengan baik. Namun patut diingat, penempatan lampu tambahan di atap akan membuat pencahayaan akan silau di bagian kap mesin, sehingga perlu diperhatikan arah sorotnya agar jangan terlalu menyorot ke arah bawah.

Pilar A

Lampu sorot model LED cree terpasang di pilar A

Lampu tambahan tipe flood paling ideal ditempatkan pada pilar A, karena akan membuat pencahayaan lebih menyebar. Sehingga, sangat berguna untuk membantu pengemudi dan penumpang di depan dalam mengenali objek pada sisi jalan atau objek yang terletak di samping mobil.

Jenis lampu tambahan untuk offroad

Lampu tambahan memiliki jenis dan daya sinar yang berbeda, sehingga tak bisa ditempatkan di tempat yang sama

Selain penempatannya, sangat penting pula untuk mengetahui jenis lampu tambahan yang umum digunakan saat kegiatan off-road atau outdoor. Tujuaannya agar tak salah pilih yang menyebabkan penyebaran cahayanya tak maksimal dan menyilaukan pengemudi atau pengguna jalan lainnya. Berikut jenis-jenis lampu tambahan yang kerap digunakan saat off-road.

Fog lamp

Fog light untuk keperluan off-road memiliki daya lebih besar dan jangkauan lebih lebar ketimbang fog light bawaan mobil

Tipe paling umum ditemui di mobil standar. Sesuai namanya, fog light ditujukan untuk menembus kepekatan kabut atau hujan deras. Namun untuk off-road, fog light memiliki spesifikasi berbeda, lantaran memiliki daya dan tingkat keterangan lebih besar dengan pancaran sinar warna kuning melebar, yang lebih efektif untuk menembus kabut tebal bahkan badai salju. Penempatannya umumnya dipasang pada bumper depan dengan arah sinar sedikit kebawah.

Driving lamp

Lampu tambahan jenis driving light paling mudah ditemui di pasaran

Lampu tambahan yang memiliki jangkauan sinar lebih jauh. Driving lamp memiliki dua tipe, spot dan flood. Tipe spot pancaran sinarnya lebih ramping namun dengan jangkauan cukup jauh, bahkan memiliki jangkauan sinar lebih dari 500 meter. Sementara tipe flood memiliki jangkau sinar lebih melebar namun tak sejauh tipe spot.

Pencil Beam

Lampu tambahan jenis pencil beam memiliki daya terbesar dari kesemua tipe lampu tambahan yang digunakan untuk off-road

Sesuai namanya, pencil beam memiliki pancaran sinar sangat fokus dan ramping namun dengan jangkauan sinar sangat jauh, bahkan bisa mencapai jarak 700 meter hingga 1,5 km. Sehingga pola sinarnya terlihat mirip pensil. Karena sangat terang, di beberapa negara, ada peraturan yang melarang pencil beam dipasang atau dinyalakan pada kawasan perkotaan dan pemukiman, karena sangat menyilaukan dan berpotensi merusak pengelihatan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”