Berkenalan dengan Cloud Service, dari Pengertian hingga Jenis-jenisnya

ulinulin.com – Untuk memudahkan kolaborasi dalam bekerja, menggunakan cloud service adalah salah satu solusi.

Meski demikian, belum banyak yang mengetahui apa itu cloud service serta mengapa menggunakannya menjadi penting untuk memudahkan kerja.

Padahal, dengan menggunakan layanan tersebut, kamu dapat mengerjakan suatu pekerjaan dengan lebih mudah tanpa mengganggu mobilitasmu.

Selain itu, kamu juga dapat lebih mudah berinteraksi dengan rekan kerja atau timmu dalam melakukan suatu pekerjaan.

Agar kamu tidak semakin penasaran, pada artikel ini Glints akan berikan penjelasannya untukmu.

Yuk, langsung saja simak penjelasan lengkapnya!

Baca Juga: 5 Alternatif Office Suite yang Tidak Kalah Menarik dari Microsoft Office

Penjelasan Cloud Service

© Freepik.com

Bersumber dari Citrix, cloud service merupakan sebuah layanan yang diberikan kepada konsumen melalui koneksi internet dan komputasi awan.

Adanya pelayanan ini ditujukan agar perusahaan dapat lebih mudah, cepat, serta murah dalam melakukan kegiatannya tanpa memerlukan infrastruktur yang rumit.

Dengan menggunakan cloud service, sebenarnya perusahaan dapat lebih menghemat pengeluaran.

Contohnya, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya berlebih seperti pengadaan server untuk menjalankan kegiatannya.

Cukup dengan menggunakan cloud service, kebutuhan server bisa teratasi dengan lebih mudah dan murah.

Pentingnya Cloud Service

© Shutterstock.com

Ada beberapa alasan mengapa penggunaan cloud service menjadi penting, di antaranya adalah:

1. Pengembangan bisnis lebih baik

Dengan menggunakan cloud service, perusahaan tidak perlu terlalu memikirkan mengenai infrastruktur yang dibutuhkan.

Oleh karenanya, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber dayanya untuk meningkatkan kualitas produk, serta pengembangan bisnis ke depannya.

2. Mengurangi biaya

Salah satu biaya yang terkurangi dengan menggunakan cloud service adalah biaya perawatan atau pembaruan baik software atau hardware.

Hal ini karena perusahaan sudah membayar berbagai fasilitas yang disediakan oleh layanan ini, sehingga setiap permasalahan seperti perawatan menjadi urusan penyedia jasa.

Bahkan, beberapa penyedia layanan menawarkan fitur berlangganan.

Jadi, perusahaan dapat lebih leluasa mengatur pengeluarannya. Saat perusahaan merasa sudah tidak membutuhkan layanan tersebut, perusahaan dapat berhenti berlangganan sehingga pengeluaran lebih hemat.

3. Meningkatkan fleksibilitas

Berhubungan dengan poin sebelumnya, perusahaan bisa saja menghentikan berlangganan dengan suatu layanan jika dirasa sudah tidak membutuhkannya.

Tentu, ini akan menambah fleksibilitas perusahaan jika harus mengganti atau menambah lini bisnisnya.

Baca Juga: 6 Software Absensi Online Berbasis Cloud

Tipe-Tipe Komputasi Awan

© Freepik.com

Pelayanan cloud service tentu menggunakan komputasi awan (cloud computing) dalam pelayanannya. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui berbagai jenis komputasi awan yang dapat digunakan perusahaan.

Bersumber dari Microsoft, terdapat tiga jenis komputasi awan yang dapat digunakan.

1. Public cloud

Jenis yang pertama, yaitu public cloud. Sesuai dengan namanya, pelayanan yang digunakan berasal dari pihak ketiga ini menyediakan berbagai kebutuhan seperti server, penyimpanan, melalui internet kepada perusahaan.

Dengan infrastruktur yang dimiliki oleh pihak ketiga, perusahaan dapat mengaksesnya melalui browser.

Contoh public cloud adalah Amazon Web Service, Google Cloud, AliCloud, serta Microsoft Azure.

2. Private cloud

Selanjutnya adalah private cloud, di mana komputasi awan ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan kriteria khusus dan tidak disediakan oleh penyedia public cloud.

Beberapa pemain besar yang menyediakan private cloud adalah Hewlett Packard, Dell, Oracle, dan IBM.

3. Hybrid cloud

Jenis terakhir yaitu hybrid cloud. Sistem ini memungkinkan sebuah perusahaan menggunakan private cloud namun tetap terintegrasi dengan infrastruktur dari public cloud.

Penyedia public cloud biasanya juga menyediakan layanan untuk hybrid cloud.

Jenis-Jenis Layanan Cloud Service

© Freepik.com

Setelah mengetahui berbagai jenis komputasi awan, selanjutnya kamu harus mengetahui mengenai tipe-tipe layanan yang dapat digunakan oleh perusahaan.

1. Software as a Service (SaaS)

Jenis layanan yang pertama ini justru yang paling banyak disediakan. Kamu mungkin cukup familiar dengan penggunaan GSuite, Dropbox, hingga Slack.

Mereka adalah beberapa contoh layanan pada jenis ini. Mereka menyediakan software-nya untuk dapat digunakan dan mempermudah proses bekerja.

2. Infrastructure as a Service (IaaS)

Jenis selanjutnya, yaitu menyediakan infrastruktur yang dapat digunakan untuk bekerja seperti server, penyimpanan, sistem operasi dan sebagainya.

Beberapa penyedia SaaS juga dikenal memiliki layanan pada IaaS. Beberapa yang terkenal yaitu Amazon Web Service (AWS), Google Cloud, dan Microsoft Azure.

3. Platform as a Service (PaaS)

PaaS adalah layanan yang meyediakan platform untuk dimanfaatkan pengguna untuk membuat atau menjalankan aplikasi di atasnya.

PaaS memungkinkan developer dapat membangun dan membuat aplikasi yang telah disesuaikan.

Baca Juga: Benarkah Cloud Engineer Adalah Profesi Masa Depan?

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu mengenai cloud service.

Selain informasi ini, kamu juga bisa mendapatkan informasi mengenai teknologi lainnya, lho! Caranya mudah, cukup berlangganan newsletter Glints secara gratis.

Yuk, langsung saja daftarkan dirimu dan dapatkan beragam informasi menarik langsung ke inbox-mu!

Sumber

    What is a cloud service?

    What is cloud computing?

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”