BRI, ABM Investama, Indofood dan Pupuk Kaltim Jadi Pemuncak di ESG Disclosure Awards 2022

ulinulin.com – JAKARTA, Investor.id – Majalah Investor bekerja sama dengan Bumi Global Karbon Foundation kembali menyelenggarakan ESG Disclosure Awards 2022. ESG Disclosure Awards ini merupakan bukti komitmen kedua pihak, dalam menjaga bumi sekaligus mendorong dunia usaha untuk mengimplementasikan green economy.

Tahun ini merupakan tahun ke-3 ESG Awards diselenggarakan atas kerjasama lembaga riset independen Bumi Global Karbon dan Majalah Investor, dengan jumlah korporasi yang dinilai sebanyak 135 perusahaan, dengan rincian emiten sebanyak 120 perusahaan, lalu 15 korporasi non BUMN, diikuti 19 BUMN, dan 11 Anak usaha BUMN.

Pada ajang penghargaan ini, empat korporasi menjadi pemuncak ranking perusahaan yang melaksanakan ESG dan memberikan laporan keberlanjutan sesuai standar. Keempatnya berhak mendapatkan predikat Leadership AAA, yang bisa dianalogikan dengan triple A pada korporasi.

PT Timah Raih Penghargaan ESG Disclosure Awards 2022

Empat korporasi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT ABM Investama Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, dan PT Pupuk Kaltim.

Melansir data Bursa Efek Indonesia, 594 emiten menyampaikan sustainability report. Hanya saja dikatakan Founder Bumi Global Karbon Deni Daruri pada acara ESG Disclosure Awards 2022 Rabu (26/10), berdasarkan parameter penilaian yang ditetapkan Bumi Global Karbon (BGK) hanya 120 yang bisa dinilai.

Dikatakan Deni, penilaian BGK mengacu pada 33 indikator utama. Adapun standar umum yang digunakan adalah Global Reporting Initiative (GRI). Nama ini merupakan organisasi non-pemerintah yang mengembangkan dan menyebarluaskan pedoman pelaporan ESG secara global. Selain menjadi menjadi anggota GRI, BGK juga tercatat sebagai Task Force on Climate-related Financial Disclosure (TCFD) dan Partner Silver pertama dari Carbon Disclosure Project (CDP) di Indonesia.

Apresiasi terhadap Perusahaan yang Terapkan ESG

“Meski jumlah yang bisa dinilai relatif sedikit, ada beberapa catatan yang menggembirakan dari evaluasi SR 2022. Ada 63 perusahaan yang mengalami kenaikan skor jika dibandingkan dengan laporan tahun 2021. Rata-rata kenaikan skor sebesar 10%,” ujar Deni Daruri.

Sebaliknya terdapat 41 perusahaan justru mengalami penurunan skor, dengan rata-rata penurunan sebesar 5%. Ada pula 5 perusahaan yang tidak mengalami kenaikan maupun penurunan skor, atau sama dengan tahun lalu, dan terdapat 25 perusahaan yang baru dinilai dalam ESG disclosure award tahun 2022.

Deni menyatampaikan apresiasinya untuk 4 korporasi dengan kualitas pelaporan sustainability report (SR) tertinggi.

Pada level di bawahnya, dengan rentang poin ESG 81-90, mendapat predikat Leadership AA. Predikat ini hanya diraih dua perusahaan yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten (Bank bjb). Bagi Bank bjb, capaiannya merupakan level tertinggi yang diraih kalangan BPD, sekaligus mengungguli banyak emiten lainnya.

bank bjb Raih Penghargaan ESG Disclosure Awards 2022

Berikutnya level Leadership A diberikan untuk perusahaan dengan skor ESG pada kisaran 71-81. Terdapat 5 perusahaan yang mencapai level ini yaitu PT Pertamina (Persero), PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Indika Energy Tbk, serta PT Kencana Hijau Bina Lestari.

Selanjutnya, terdapat 10 perusahaan dengan predikat Management BBB atau triple B. Kelompok ini mengantongi nilai pada kisaran 61-70. Sedangkan Management BB dengan kisaran nilai 51-60, terdapat 4 perusahaan. Salah satu nama besar di kelompok ini adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk. Ada 6 perusahaan meraih predikat Management B atau single B. Nama yang familiar di kelompok perusahaan dengan kisaran nilai ESG 41-50 seperti PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

KLHK: ESG Disclosure Awards 2022 Bantu Tingkatkan Literasi Masyarakat

Commitment CCC atau triple C diberikan pada 7 korporasi dengan skor ESG 31-40. Sedangkan 28 perusahaan dengan skor 21-30 mendapat predikat Commitment CC. Porsi terbanyak pada penilaian tahun ini pada kelompok Managemen C atau single C yang diberikan pada 57 perusahaan. Kelompok ini mengantongi skor ESK berkisar 11-20. Ada pula korporasi yang baru pada level awareness dengan skor maksimal 10. Tahun ini, ada 10 korporasi dengan predikat awareness, di arrant PT Aneka Gas Industri Tbk dan PT Jasa Marga Indonesia Tbk.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Laksmi Dhewanthi, mengatakan penghargaan ini merupakan kontribusi nyata dari kalangan media dalam meningkatkan literasi kepada masyarakat khususnya di bidang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.

Lewat Role Modeling, BRI Jadi Akselerator Implementasi ESG

“Dengan memperhatikan ESG, investasi didorong untuk mempertimbangkan beberapa kriteria lingkungan hidup, diantaranya penggunaan sumber energi baru dan terbarukan, program dan pengelolaan limbah dan sampah,” kata Laksmi saat menyampiaikan sambutannya, pada acara ESG Disclosure Awards yang diselenggarakan secara daring dari Jakarta pada, Rabu (26/10/2022).

Selain itu, lanjut Laksmi upaya-upaya untuk menangani potensi masalah-masalah pencemaran baik udara atau air juga sangat penting dilakukan oleh semua pihak. Dikatakannya, undang-undang mengamanatkan, setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat. Mandat tersebut mendorong komitmen Indonesia mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sehingga Indonesia turut bersama negara-negara global mengikuti agenda lingkungan hidup secara global dalam memperkuat komitmen dan meningkatkan target-targetnya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website investor.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”