Cara Menghitung Biaya Katering untuk Pernikahan

ulinulin.com – Bagaimana cara perhitungan biaya katering untuk pesta pernikahan? Ya, salah satu pos dana terbesar yang dibutuhkan pada sebuah pernikahan adalah biaya katering.

Tetapi, jika menetapkan anggaran terlalu besar, keperluan pernikahan lainnya bisa terbengkalai.

Namun, tak perlu khawatir, karena dalam artikel ini, Finansialku akan membantu Anda menghitung biaya katering dan tips untuk menghemat pengeluaran Anda.

Katering Pernikahan

Di hari bahagia Anda, tentu Anda ingin mengadakan acara yang lancar hingga akhir. Kelancaran acara pastinya ada pengaruh dari banyak faktor, salah satunya yaitu kenyamanan tamu undangan melalui jamuan makan yang Anda sediakan.

Dikarenakan katering merupakan faktor utama dalam sebuah pernikahan, Anda harus bisa menghitung biaya yang dibutuhkan agar dapat disesuaikan dengan anggaran.

Rumus Perhitungan Jumlah Makanan Katering

Mulai dari yang paling sederhana, yaitu cara untuk menghitung jumlah makanan yang Anda butuhkan untuk menjamu tamu undangan. Anda dapat menghitungnya dengan rumus standar seperti berikut:

Jumlah undangan x 2

Alasan kita kalikan dengan 2 adalah karena kita berasumsi, bahwa tamu undangan akan membawa pasangannya (berjumlah minimal 1 orang).

[Baca Juga: DIY: Ide Souvenir Pernikahan Menawan Tanpa Mengganggu Anggaran Biaya Lain]

Akan tetapi, zaman sekarang, katering tidak hanya meliputi makanan tengah (buffet) tetapi juga makanan pondokan (stall).

Persentase di antara kedua jenis makanan ini dapat disesuaikan dengan anggaran yang Anda miliki.

Normalnya, perbandingan makanan buffet dengan makanan stall adalah 60:40.

Karena bersifat ‘makanan kecil’, asumsi normal adalah setiap tamu undangan yang datang, memakan minimal 4 atau 5 porsi makanan stall agar mereka kenyang.

Jadi, perbandingan 40% tersebut masih harus dikalikan dengan 4 atau 5 untuk mendapatkan jumlah makanan yang tepat.

Jumlah pondokan ini juga harus disesuaikan dengan jenis makanan yang dipilih, apakah mengenyangkan atau tidak. Jika makanan stall tersebut mengenyangkan (nasi-nasi atau mie) maka angka 4 sudah sesuai.

[Baca Juga: Cara Menyiapkan Biaya Pernikahan Dalam Waktu 1 Tahun]

Contoh Kasus Perhitungan Jumlah Makanan Katering

Untuk memudahkan perhitungan, mari kita mulai dengan sebuah contoh di mana Anda menyebarkan 500 undangan. Dalam hal ini, berarti Anda harus menyiapkan makanan sejumlah:

500 x 2 = 1.000 porsi makanan

Kemudian, mengikuti perbandingan 60:40, maka Anda membutuhkan makanan buffet sebanyak:

60% x 1.000 = 600 porsi makanan buffet

Lalu sejumlah makanan stall sebanyak:

40% x 1.000 = 400 porsi makanan untuk setiap pondok

Dengan asumsi makanan stall cukup mengenyangkan maka, secara total, dibutuhkan:

400 x 4 = 1.600 porsi makanan stall

Maka Kesimpulannya yaitu, dengan Anda menyebar undangan sebanyak 500 lembar, maka sebaiknya Anda menyiapkan 600 porsi makanan buffet dan 1600 porsi makanan stall (dengan rasio 60:40).

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Contoh Perhitungan Anggaran Katering

Setelah Anda mengetahui perkiraan jumlah makanan yang Anda butuhkan, maka selanjutnya adalah menghitung biaya yang Anda butuhkan.

Ambil contoh Perusahaan Katering “AAA” dengan daftar harga untuk setiap orangnya sebagai berikut:

Dengan porsi makanan yang telah Anda hitung barusan, maka total biaya yang untuk makanan buffet adalah:

Rp25 ribu x 600 = Rp15 juta

Dan untuk makanan stall dengan perhitungan jumlah porsi di atas, maka dibutuhkan biaya sejumlah:

Dengan perhitungan di atas, maka dibutuhkan total biaya Rp41 juta untuk 500 undangan yang tersebar.

Tips untuk Menyiasati Anggaran Katering

Sebenarnya terdapat banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menghemat biaya pernikahan terutama pada pos dana katering.

Berikut adalah beberapa cara untuk menyiasati anggaran.

#1 Tentukan Anggaran

Yang pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan jumlah anggaran yang sanggup Anda keluarkan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Jangan karena gengsi atau tren, Anda memaksakan anggaran yang terlalu besar dan pusing memikirkan utang dan biaya setelah pernikahan.

[Baca Juga: Kehabisan Ide? Ini Dia Konsep Pernikahan Murah yang Tidak Akan Terlupakan]

#2 Sesuaikan Proporsi Makanan Stall dengan Makanan Buffet

Walaupun terdengar sederhana, sebenarnya bermain dengan proporsi makanan prasmanan dan pondokan dapat sangat membantu penghematan biaya.

Sebagai contohnya, mari kita hitung biaya katering yang dibutuhkan dengan mengambil harga makanan dan jumlah tamu di atas, tetapi dengan proporsi 70:30.

Perbandingan 70:30

Jumlah makanan buffet yang dibutuhkan menjadi 700 porsi makanan, dengan makanan stall adalah 300 porsi makanan untuk masing-masing pondok.

Ternyata dengan proporsi makanan buffet yang lebih banyak, Anda dapat menghemat anggaran yang lumayan.

Selain bermain dengan perbandingan makanan prasmanan dan pondokan, Anda dapat bermain dengan jumlah makanan setiap pondoknya, selama total yang dibutuhkan masih sama.

Proporsi makanan pondokan

Dengan mengambil contoh perbandingan makanan stall 60:40, maka total porsi makanan stall yang dibutuhkan adalah 1600 porsi.

Dengan menyiasati jumlah makanan pondokan, maka Anda dapat menghemat Rp1,5 juta. Mengurangi jenis makanan pondokan juga dapat menghemat biaya katering.

Yang terpenting adalah dengan cermat menyiasati porsi makanan agar tamu tetap kenyang dan dompet Anda tetap senang.

#3 Jangan Mengundang Melalui Sosial Media atau SMS

Alasan hal ini jangan Anda lakukan karena Anda akan kesulitan menghitung jumlah tamu undangan yang mungkin akan datang.

Hal ini akan berdampak buruk seperti misalnya jumlah makanan yang terlalu sedikit atau terlalu banyak. Selain itu, undangan Anda juga terlihat kurang sopan.

[Baca Juga: 10 Inspirasi Undangan Pernikahan Digital Unik untuk Pasangan Muda]

#4 Kurangi yang Tidak Perlu

Sebenarnya banyak hal yang dapat Anda hemat di dalam sebuah biaya katering.

Yang pertama adalah jumlah porsi nasi putih. Tamu undangan cenderung lebih gemar mengambil makanan pondok daripada makanan buffet. Bahkan jika mengambil pun, biasanya mereka akan lebih memilih makanan lain seperti mie atau bihun daripada nasi putih.

Dengen demikian, Anda dapat mengurangi jumlah nasi putih untuk menghemat biaya.

Selain nasi putih, minuman pun juga memengaruhi jumlah biaya yang Anda keluarkan. Jika Anda menyediakan minuman seperti soft drinks, maka harganya pasti akan lebih mahal daripada air putih.

Sebaiknya Anda mencari pilihan minuman yang paling murah untuk menghemat pengeluaran.

Kesimpulan

Walaupun menyesuaikan anggaran adalah hal yang mutlak, jangan menghemat hingga tamu undangan kehabisan makanan.

Acara pernikahan adalah acara yang berlangsung sekali seumur hidup, maka itu, sudah tentu Anda ingin kesan yang Anda berikan adalah kesan positif.

Apakah Anda sudah punya tujuan untuk melangsungkan pernikahan? Yuk, diskusikan keuangan Anda bersama Perencana Keuangan Finansialku untuk dapat solusinya. Gunakan fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku.

Pilih jadwal konsultasi keuangan Anda atau hubungi kami melalui WhatsApp sekarang juga.

Apakah Anda sudah mengerti cara perhitungan jumlah porsi makanan serta biaya katering?

Silakan bagikan link artikel ini untuk teman atau keluarga Anda yang sedang merencanakan pernikahan. Jika ada pertanyaan, kritik atau saran, silakan Anda tulis di kolom komentar di bawah ini.

Sumber Referensi:

    Diany Pranata Chandra. 24 September 2016. Ini Perhitungan Biaya Catering Pesta Pernikahan. Thewedding.id – https://goo.gl/TEqxcY

    Admin. 15 Juli 2016. Harga Paket Katering Pernikahan Memang Mahal, Siasati dengan 5 Cara Ini Saja. Moneysmart.id – https://goo.gl/uEaW9K

    Fitri Harini. 22 Mei 2011. Perhitungan Porsi Makanan Katering. Weddingku.com – https://goo.gl/eTBLQJ

Sumber Gambar:

    Perhitungan Biaya Katering – https://goo.gl/1A5uNs

    Perhitungan Biaya Katering Pesta Pernikahan – https://goo.gl/ATCEFx