Daihatsu Pertahankan Urutan 2 Mobil Terlaris selama 13 tahun

ulinulin.com – JAKARTA – Tren penjualan kendaraan di Indonesia sepanjang 2021 menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukan melalui data Gaikindo sepanjang 2021 yang mencatatkan penjualan 863 ribu unit atau naik 49,2% dibandingkan tahun 2020 dengan total penjualan sekitar 578 ribu unit.

Peningkatan penjualan ritel juga berimbas pada beberapa brand terlaris di tanah air salah satunya Daihatsu, yang juga mengalami kenaikan menjadi 151 ribu unit, atau naik 51,1% dibandingkan tahun 2020 lalu sekitar 100 ribu unit. PT Astra Daihatsu Motor menyatakan bahwa capaian positif ini berkat berbagai faktor salah satunya dukungan pemerintah melalui PPnBM DTP yang berlangsung sejak Maret-Desember 2021.

Lewat capaian tersebut pula Daihatsu berhasil meraih market share sebesar 17,5% dan menjadikannya sebagai kendaraan terlaris kedua di Indonesia setelah Toyota yang dipertahankan sejak tahun 2009.

Faktor lain yang turut berkontribusi pada peningkatan penjualan otomotif sepanjang tahun 2021 adalah kemunculan puluhan produk baru yang mewarnai industri otomotif tanah air, khususnya Daihatsu dengan kehadiran Rocky pada April, Terios Eco Idle (September), dan All New Xenia (November).

Ada pun selama 2021, model Daihatsu yang paling menjadi favorit pelanggan adalah Gran Max Pick Up sekitar 39 ribu unit, dan Sigra sekitar 38 ribu unit, disusul model Daihatsu lainnya seperti Ayla dan Terios 18 ribu unit.

Selain itu 2021, menurut catatan Gaikindo terdapat 10 mobil berpenumpang paling laris, yang 50% di antara model tersebut merupakan hasil produksi ADM (PT Astra Daihatsu Motor), seperti pada Avanza, Rush, dan Calya untuk brand Toyota, serta Sigra, dan Ayla untuk brand Daihatsu. Mengingat pada tahun lalu, Daihatsu cukup masif dalam menghadirkan model terbarunya.

Sementara itu dengan melihat sektor otomotif yang terus bertumbuh, diprediksi pasar otomotif tahun ini dapat mencapai 900 ribu unit. Namun Gaikindo juga mengingatkan proyeksi pasar otomotif tanah air tergantung dari persetujuan mobil rakyat yang tentunya akan berdampak positif di tahun 2022.

“Daihatsu bersyukur dapat mempertahankan peringkat 2 penjualan ritel otomotif nasional selama 13 tahun berturut-turut. Semoga capaian positif ini dapat terus berlangsung, dan pasar otomotif nasional tahun 2022 ini dapat terus bergairah,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Rencana Mobil Rakyat

Belakangan ini muncul wacana dari pemerintah untuk menjalankan konsep mobil rakyat, agar mobil dengan kapasitas mesin maksimal 1.500 cc dan harga di bawah Rp 240 juta bisa bebas PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) selamanya. Selain itu, syarat lainnya juga harus memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 80 persen. Beberapa model andalan Daihatsu di Indonesia termasuk dalam persyaratan wacana ini.

Menanggapi wacana tersebut, PT ADM selaku pemegang merek mobil Daihatsu di Indonesia menyatakan masih menunggu keputusan final dan turunan yang detail terkait rencana mobil rakyat yang dilontarkan oleh Menteri Perindustrian.

“Update perkembangan terakhir soal mobil rakyat sampai sekarang kami juga masih menunggu realisasinya seperti apa. Saya tidak bisa banyak jawab soal itu, begitu juga untuk model-model Daihatsu yang akan memenuhi persyaratan tersebut,” kata Budi Mahendra, Marketing Product Planning Division Head PT ADM, saat bincang virtual pada Kamis (13/1/2022).

Dirinya juga belum bisa memastikan model mobil Daihatsu apa saja yang sekiranya akan menikmati rencana aturan tersebut. Saat ini hal yang dilakukan ADM adalah terus berkomunikasi dengan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) dan berharap program tersebut bisa segera diwujudkan.

Sejauh ini, produk Daihatsu di Indonesia yang paling berpotensi mendapat keringanan menjadi mobil rakyat adalah Ayla, Sigra, dan Xenia.ALVANDO NOYA / WH

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”