Dampak Pandemi, Ini 7 Tren Baru di Dunia Kerja Tahun 2021

ulinulin.com – Pandemi COVID-19 telah mengubah hampir sebagian besar aspek kehidupan kita, termasuk dunia kerja. Beberapa ahli bahkan telah memprediksi berbagai perubahan pada tren dunia kerja di tahun 2021.

Sejak awal pandemi, working from home telah menjadi tren kerja di hampir sebagian besar jenis industri.

Berbagai tools produktivitas juga mengalami peningkatan pengguna akibat mode kerja yang berubah menjadi digital.

Lalu, tren apa saja yang akan muncul di tahun 2021 ini? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut.

1. Keamanan di tempat kerja

Tren dunia kerja pertama yang akan berubah di tahun 2021 adalah keamanan di lingkungan kerja.

Pada tahun 2021, menurut U2B, keamanan dan protokol kesehatan akan menjadi prioritas utama perusahaan bagi karyawan untuk meminimalisir penularan COVID-19 di tempat kerja.

Sebagian besar perusahaan telah menerapkan skema 75% WFH dan 25% WFO.

Kemungkinan besar, skema ini akan terus berlanjut hingga pandemi terkendali untuk menjaga keamanan karyawannya.

Bahkan, beberapa perusahaan di berbagai industri diprediksi menerapkan skema remote working secara permanen demi keamanan karyawannya.

Terutama, untuk bidang industri atau profesi yang tidak harus berinteraksi langsung dengan konsumen.

2. Perusahaan akan lebih memperhatikan work life balance pekerja

© Pexels.com

Tren selanjutnya di dunia kerja yang akan berubah di tahun 2021 adalah work life balance.

Harvard Business Review memprediksi, perusahaan akan lebih memperhatikan work life balance karyawannya di tahun 2021.

Pandemi membuktikan bahwa mendukung karyawan dalam kehidupan pribadi, secara lebih efektif meningkatkan kualitas hidup serta produktivitas mereka.

Itulah sebabnya, 2021 akan menjadi tahun di mana perusahaan akan lebih banyak memberikan dukungan untuk menjaga work life balance karyawannya.

Mulai dari kesehatan mental, kesehatan finansial, dan bahkan hal-hal yang sebelumnya dianggap di luar batas, seperti tidur, akan menjadi tunjangan yang ditawarkan kepada karyawan.

3. Batas geografi tidak lagi menjadi masalah

Semenjak PSBB mulai diterapkan, tren bekerja jarak jauh meningkat sangat pesat.

Karyawan memanfaatkan fleksibilitas baru mereka untuk tinggal di daerah yang lebih terjangkau dan/atau lebih dekat dengan keluarga mereka.

Pada tahun 2021, tren ini akan semakin meningkat di dunia kerja.

Jarak tidak lagi menjadi masalah utama dalam terhambatnya pekerjaan atau bahkan perkembangan karier.

Dari sudut pandang rekrutmen, ini berarti merekrut bakat tanpa batasan lokasi.

Rekrutmen dapat memberikan menjaring calon karyawan dari area yang lebih luas dan menarik karyawan dari kumpulan demografi yang lebih besar.

4. Munculnya regulasi baru yang akan membatasi pengawasan karyawan

© Pexels.com

Menurut Harvard Business Review, satu dari empat perusahaan telah membeli teknologi baru, untuk pertama kalinya, untuk melacak dan memantau karyawannya secara pasif selama pandemi.

Namun, banyak dari perusahaan yang sama ini belum menentukan cara menyeimbangkan privasi karyawan dengan teknologi.

Ini menyebabkan banyak karyawan merasa terganggu dan menjadi frustrasi.

Berdasarkan temuan ini, diprediksi pada tahun 2021 muncul tren regulasi baru di dunia kerja yang diharapkan mulai membatasi apa yang dapat dipantau oleh perusahaan dari karyawan mereka.

5. Kemajuan digital di dunia kerja

CEO Microsoft, Satya Nadella, menjelaskan melalui U2B bahwa Covid-19 berdampak pada adopsi dan kemajuan teknologi di tempat kerja.

Menurutnya, selama pandemi terjadi transformasi digital di dunia kerja.

Kebanyakan dari teknologi ini adalah alat contact-tracing, alat kolaboratif, perangkat lunak berbasis AI, dan sebagainya.

Semuanya diadopsi secara luas untuk mendukung kesehatan mental karyawan, meningkatkan produktivitas, dan memungkinkan fleksibilitas dan keselamatan.

Pada tahun 2021 ini, diprediksi tren penggunakan alat digital di dunia kerja akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tren WFH dan remote working.

6. Sistem kerja akan lebih fleksibel

© Freepik.com

Memungkinkan karyawan untuk bekerja dari jarak jauh telah menjadi hal yang biasa di tahun 2020.

Namun, gelombang fleksibilitas berikutnya akan muncul saat karyawan diharapkan untuk bekerja di tahun 2021.

Berdasarkan survei yang dilansir oleh Harvard Business Review, hanya 36% karyawan yang berkinerja tinggi di perusahaan dengan standar 40 jam kerja per minggu.

Perusahaan yang menawarkan fleksibilitas kepada karyawan mengenai kapan, di mana, dan seberapa banyak mereka bekerja, melihat 55% dari angkatan kerja mereka sebagai yang berkinerja tinggi.

Pada tahun 2021, diprediksi peningkatan pekerjaan baru di mana karyawan akan diukur berdasarkan output mereka, sebagai lawan dari jam kerja yang telah disepakati.

7. Penerapan aturan wajib vaksinasi COVID-19 bagi karyawan

Tren selanjutnya yang akan muncul di dunia kerja tahun 2021 ini adalah aturan wajib vaksinasi COVID-19 bagi karyawan.

Berdasarkan Perpres No. 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi, pemerintah mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19.

Atas dasar aturan tersebut, diprediksi banyak perusahaan akan menerapkan aturan yang mewajibkan karyawannya melakukan vaksinasi COVID-19.

Bahkan, bukan tidak mungkin perusahaan akan mengambil langkah untuk memfasilitasi vaksinasi COVID-19 untuk karyawannya.

Sebagian besar tren dunia kerja di tahun 2021 merupakan dampak dari pandemi COVID-19. Mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan hingga penggunaan tools untuk meningkatkan produktivitas.

Menurutmu, tren apa lagi yang akan muncul di tahun 2021 ini? Yuk, diskusikan di Glints Komunitas!

Glints Komunitas merupakan forum tanya jawab tempat kamu bisa bertanya dan berdiskusi seputar dunia kerja dengan para profesional dan pengguna Glints lainnya.

Apakah kamu ingin mendiskusikan pendapatmu? Yuk, daftar di sini dan mulai berdiskusi di Glints Komunitas!

Sumber

    6 trends that will shape the workplace in 2021

    9 Trends That Will Shape Work in 2021 and Beyond

    Perpres No. 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”