Demi Ekslusivitas, Bugatti Batal Bikin Model SUV

ulinulin.com – MOLSHEIM – Rencana Bugatti untuk membuat kendaraan harian nampaknya batal diwujudkan. Isu tersebut berkembang setelah pabrikan tersebut bergabung dengan Rimac tahun lalu. Bugatti digadang-gadang akan memproduksi sebuah kendaraan yang praktis untuk digunakan harian oleh konsumen. Sejumlah kalangan menyatakan bahwa kendaraan itu akan hadir dalam konsep SUV atau Grand Touring dengan performa yang khas Bugatti.

Sebenarnya perdebatan ini sudah terjadi sebelum Stephan Winkelmann melepas jabatan CEO Bugatti. Saat itu ia melontarkan ide untuk membuat kendaraaan yang bisa digunakan setiap hari dan memiliki bentuk serta desain yang berbeda dengan Chiron. Bahkan Winkelmann juga merencanakan model tersebut tidak hanya ditenagai oleh mesin W16 tetapi juga hadir dalam varian listrik. Ide tersebut terus berkembang hingga rencana untuk berbagi komponen dengan merek lain di bawah payung Volkswagen.

Namun rencana tersebut juga dikhawatirkan oleh sebagian internal Bugatti dapat menurunkan nilai eksklusif yang selama ini melekat pada pabrikan. Pasalnya Bugatti selalu menghadirkan kendaraan yang bernilai seni tinggi ditambah dengan performa yang tidak main-main serta diproduksi dalam jumlah yang sangat sedikit. Di samping itu, karena racikan yang serius tersebut membuat banderol kendaraan Bugatti hanya ditujukan pada kaum jetset.

“Kami selalu memiliki gagasan tentang model lini kedua (kendaraan harian). Tapi kemudian kami juga berpikir pada satu titik, apakah kita mulai menjual merek? Apa yang kami lakukan dengan logo berharga ini? Akankah langkah seperti ini terlalu brutal, dengan menjual logo tersebut dengan harga tertentu? Jika seseorang mengeluarkan model sehari-hari/kedua, saya selalu menjadi penggemar berat untuk menyeimbangkan ini, tidak melupakan akar perusahaan atau menciptakan sesuatu yang lebih eksklusif. Ini berarti bahwa jika Anda masuk ke volume yang sedikit lebih banyak, Anda harus menjadi lebih eksklusif di sisi lain, jadi ini tetap menjadi produk inti dan menyeimbangkan ini,” kata Anchim Anscheidt, Director Design of Bugatti.

Menurut Anchim, jika perusahaan telah memutuskan memproduksi kendaraan harian berarti harus ada nilai eksklusif lain yang ditanamkan pada model tersebut. Komentarnya tersebut seperti menyindir pabrikan lain yang “latah” ikut memproduksi SUV ke pasar global dalam jumlah yang masif. Pasalnya Ekslusivitas adalah sesuatu yang dimiliki dan dihargai oleh Bugatti hingga saat ini. Salah satunya diterapkan pada roadster Mistral yang belum lama ini diumumkan pada publik.

Bugatti Mistral memiliki desain yang sangat agresif jika dibandingkan dengan model lainnya. Selain itu pabrikan juga menjadikan Mistral sebagai model terakhir yang menggunakan mesin W16 sebelum perusahaan beralih ke hypercar hybrid yang segera rampung dalam waktu dekat. Mengenai nilai eksklusif yang dimiliki Mistral, pabrikan telah memutuskan hanya akan memproduksi 99 unit untuk konsumen di seluruh dunia.(ALVANDO NOYA / WH)

Sumber: Autocar

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”