Demi Kesehatan, Berikut 5 jenis Vitamin yang Harus Kita Konsumsi

ulinulin.com – Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh merupakan hal krusial di tengah situasi pandemi saat ini.

Selain rutin olahraga, mengonsumsi vitamin adalah cara terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh kita.

Namun, mengonsumsi makanan sehat saja terkadang tidak cukup untuk memenuhi asupan vitamin yang kita butuhkan.

Menurut ahli diet Mira Llic, kondisi medis tertentu, faktor ekonomi, atau demografi yang memengaruhi akses terhadap makanan, tahap kedhiupan, dan jenis diet tertentu juga bisa menignkatkan risiko seseorang kekurangan vitamin.

“Tentunya, hal ini bisa membahayakan kesehatan mereka,” ucapnya.

Menurut Illic, ada beberapa jenis vitamin yang umumnya dikonsumsi dalam kadar yang kurang.

Hal itu bisa menimbilkan risiko kesehatan. Berikut daftar vitamin yang harus kita konsumsi sebagai asupan harian:

1. Vitamin B12

Tubuh membutuhkan Vitamin B12 untuk membantu menjaga kesehatan saraf an sel darah.

Vitamin ini juga membantu produksi enerdi dan DNA tubuh. Seiring bertambahnya usia, tubuh memiliki lebih sedikit asam di perut untuk memecah protein dan melepaskan vitamin B12 dari makanan.

Kondisi ini juga bisa disebabkan faktor lain seperti penyakit Crohn atau obat-obatan tertentu – seperti inhibitor pompa proton, H2 blocker, dan metformin – yang dapat mengganggu penyerapan.

Untuk memenuhi asupan vitamin, ini, mereka yang telah berusia di atas 50 tahun atau berisiko kekurangan vitamin B 12 sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan cara tepat memenuhi asupan vitamin ini.

Selain itu, vitamin B 12 juga bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi makanan berikut :

  • ikan seperti tuna, salmon, dan trout
  • kerang
  • daging
  • telur
  • dusu
  • produk susu seperti keju atau yogurt Yunani
  • susu kedelai.

Mereka yang menerapkan gaya hidup vegan berisiko besar mengalami kekurangan vitamin B12.

Itu sebabnya, LLic menyarankan untuk mengonsumsi suplemen vitamin B 12 dan menghindari asupan makanan yang mengandung gula tinggi.

2. Asam folat dan asam folat

Folat adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan berbagai bentuk vitamin B9.
Vitamin B9 adalah salah satu dari delapan vitamin B, yang penting dalam pembentukan sel darah merah dan untuk pertumbuhan dan fungsi sel yang sehat.

Vitmain ini juga penting dikonsumsi selama tiga minggu pertama kehamilan untuk mencegah bayi cacat lahir.

Vitamin ini bisa kita dapatkans ecara alami dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • sayuran berdaun hijau
  • buah terutama buah jeruk, melon, dan stroberi.
  • kacang-kacangan.

3. Vitamin D

Vitamin D sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium yang membantu pembentukan tulang dan gigi yang sehat.

Kekurangan vitamin D juga bisa meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Berbeda dengan jenis vitamin lain yang bersumber dari makanan, sumber utama vitamin D adalah matahari. Itu sebabnya, kita disarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Selain itu, kita bisa memenuhi asupan vitamin ini dari makanan seperti jeruk, susu, sereal, telur, dan jamur.

Vitamin ini juga bisa kitadapatkan dnegan emngonsumsi ikan seperti salmon, tuna, haring, dan sarden.

4. Vitamin B6

Vitamin B6 adalah bagian dari sekitar 200 reaksi biokimia dalam tubuh manusia. Vitamin ini berfungsi untuk mengatur pola tidur, selera makan, dan suasana hati.

Vitamin ini juga memainkan peran kunci dalam kemampuan kognitif, fungsi kekebalan tubuh, dan membantu pembentukan sel darah merah.

Untuk mendapatkan asupan itamin ini, kita bisa mengonsumsi makanan seperti kentang, pisang, dan daging ayam.

5. Vitamin A

Vitamin A penting untuk menjaga fungsi penglihatan, kesehatan kulit, dan kekebalan tubuh.

Untuk memenuhi asupan vitamin ini, kita bisa mengonsumsi makanan berikut :

  • wortel
  • ubi jalar
  • bayam
  • brokoli
  • telur
  • susu
  • mentega
  • keju.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”