Donatur Pertanyakan Dana Donasi yang Digalang oleh Cak Budi via Media Sosial

ulinulin.com – Beberapa hari ini sempat terjadi kontroversi dari para donatur yang memberikan donasi via media sosial. Donasi tersebut digalang oleh seorang penggiat sosial bernama Cak Budi. Bagaimana donasi dalam peraturan, pajak dan sudut pandang perencanaan keuangan?

Rubrik Finansialku

Kontroversi Donasi via Media Sosial dan Kasus Cak Budi

Beberapa hari ini, terjadi sebuah kontroversi donasi via media sosial yang disebabkan adanya anggapan miss management. Kasusnya berawal dari seorang penggiat sosial bernama Cak Budi yang dianggap menyalahgunakan penggunaan uang donasi. Beberapa orang donatur mulai mempertanyakan penggunaan dana donasi untuk membeli handphone iPhone 7 dan mobil merek Fortuner. Beliau mengatakan iPhone 7 bertujuan untuk mendokumentasikan penyampaian sumbangan. Pembelian mobil bertujuan untuk alasan operasional dan menjangkau daerah-daerah yang terpencil.

[Baca Juga: Mengharukan! 7 Orang Miskin Menjadi Dermawan]

Dalam tayangan Metro TV petang ini (2 Mei 2017), Cak Budi telah mengklarifikasi bahwa penggunaan uang tersebut bertujuan untuk operasional.

Apakah Ada Peraturan untuk Penggalan Dana Donasi?

Tahukah Anda sebuah Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur mengenai pengumpulan sumbangan, tepatnya: Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang PELAKSANAAN PENGUMPULAN SUMBANGAN. Terdapat beberapa aturan yang terkait dengan kasus di atas, khususnya Bab II Usaha Pengumpulan Sumbangan:

Pasal 2

Pengumpulan sumbangan dilaksanakan berdasarkan izin dari Pejabat yang berwenang.

Pasal 3

Pasal 4

Pasal 5

Pasal 6

Jadi secara peraturan, sudah ada Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai pengumpulan sumbangan. Namun belum ada aturan khusus pengumpulan sumbangan atau donasi dengan menggunakan media sosial.

Apa Saja Plus Minus Donatur yang Memberikan Donasi Melalui Media Sosial dan Website?

Dilihat dari segi sosial maupun keuangan, kegiatan donasi adalah hal yang sangat baik dan mulia. Finansialku.com sebagai perencana keuangan juga setuju dengan memprioritaskan donasi atau beramal, sebagai prioritas keuangan Anda. Coba perhatikan gambar di bawah ini:

[Baca Juga: Buktikan! Moms Ini Cara Mengurus Keuangan Keluarga yang Baik]

Jika Anda perhatikan, ada banyak sekali pihak-pihak yang tergerak untuk mengumpulkan sumbangan sosial. Pihak-pihak tersebut ada yang berbentuk offline maupun online. Seperti yang kita ketahui bersama, ada banyak lembaga resmi yang diizinkan untuk mengumpulkan donasi, contoh: Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Selain menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter, sekarang ini ada banyak website crowdfunding yang berfungsi untuk mengumpulkan sumbangan. Pada awalnya website crowdfunding digunakan untuk mengumpulkan modal oleh para calon entrepreneur. Salah satu kisah sukses pendanaan crowdfunding adalah smartwatch pebble di website Kickstarter.com. Di Indonesia website-website crowdfunding banyak yang memberikan ruang untuk mengumpulkan sumbangan, seperti:

KitaBisa.com

KitaBisa.com adalah sebuah situs crowdfunding yang berfokus pada proyek sosial, proyek teknologi, proyek kreativitas, bisnis dan pembayaran zakat. Di dalam website resmi KitaBisa.com dituliskan perusahaan berdiri pada tanggal 6 Juli 2013 dan bernaung di bawah Yayasan Rumah Perubahan (milik Prof. Rhenald Kasali).

[Baca Juga: 5 Pendidikan Keuangan yang Harus Diajarkan Seorang Ibu Kepada Anaknya, Salah Satunya Berdonasi]

Apakah Donatur Mendapat Keringanan Pajak Penghasilan, Jika Memberikan Donasi?

Mengutip dari sumber Baznas.go.id terdapat penjelasan bahwa pembayaran zakat dan sumbangan keagamaan yang bersifat wajib dikurangkan dari penghasilan bruto. Hal tersebut didasarkan pada UU no 36 tahun 2008 serta Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per – 6/Pj/2011.

Pasal 1

Zakat atau Sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan buto meliputi:

    Zakat yang dibayarkan oleh Wajib Pajak orang pribadi pemeluk agama Islam dan/atau oleh Wajib Pajak badan dalam negeri yang dimiliki oleh pemeluk agama Islam kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah; atau

    Sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi Wajib Pajak orang pribadi pemeluk agama selain agama Islam dan/atau oleh Wajib Pajak badan dalam negeri yang dimiliki oleh pemeluk agama selain agama Islam, yang diakui di Indonesia yang dibayarkan kepada lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan Pemerintah.

Pasal 2

Menurut peraturan di atas, tertulis Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat atau Lembaga Keagamaan yang dibentuk atau disahkan Pemerintah. Berikut ini daftarnya:

Badan Amil Zakat

Badan Amil Zakat Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2001 tanggal 17 Januari 2001.

Lembaga Amil Zakat

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shaaqah

Lembaga Sumbangan Agama Kristen

Badan Dharma Dana Nasional

Jika Anda mengetahui update mengenai Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat, atau Lembaga Keagamaan lainnya, silakan tulis dalam kolom komentar. Terima kasih.

Apakah Anda pernah mendapat pemotongan pajak penghasilan, setelah berdonasi? Kirim cerita dan pengalaman Anda pada kolom komentar di bawah ini, terima kasih.

Sumber Referensi:

    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan.

    Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.

    Peraturan Direktur Jenderal Pajak, nomor PER-6/PJ/2011 tentang Pelaksanaan Pembayaran dan Pembuatan Bukti Pembayaran atas Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto.

    Website Pajak.go.id. 16 Oktober 2015. Daftar Lembaga Keagamaan yang Disahkan. Pajak.go.id – https://goo.gl/tda5xg

    Emmy Hamidiyah, M.Si. 11 Maret 2016. Zakat Pengurang Penghasilan Kena Pajak. Baznas.go.id – https://goo.gl/eqSm01

    Faiq Hidayat. 1 Mei 2017. Heboh Pengakuan Cak Budi Pakai Uang Donasi untuk Beli Fortuner. Detik.com – https://goo.gl/wyebNk

    Tri Kurniawan. 2 Mei 2017. Cak Budi Kembali ke Masa Lalu. Metrotvnews.com- https://goo.gl/vbqj0G

Sumber Gambar:

    Cak Budi – https://goo.gl/kBiSjG dan https://goo.gl/siGuuj

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website finansialku.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”