EV Mungil Toyota C+Pod Akhirnya Rilis ke Pasar Retail, Ideal Untuk Mobilitas Dalam Kota

ulinulin.com – TOKYO – Toyota Motor Corporation akhirnya memutuskan untuk melepas mobil listrik mungilnya, C+Pod untuk dipasarkan secara retail. Artinya, konsumen biasa kini bisa memiliki Toyota C+Pod sebagai kendaraan pribadi. Ini artinya akses masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik yang ramah lingkungan dibuat semakin mudah oleh Toyota, di Jepang.

Toyota C+Pod merupakan kendaraan ultra kompak dengan tenaga baterai atau battery electric vehicle (BEV). Kendaraan ini diperkenalkan pertama kali pada tahun lalu untuk konsumen di wilayah pemukiman di Jepang. Nantinya, calon konsumen yang tertarik menggunakan C+Pod harus melalui proses peminjaman. Ini dilakukan lewat dealer Toyota dan Toyota Rental & Lease yang ada di seluruh Jepang.

Mobil yang sudah hadir di Indonesia beberapa waktu lalu dan digunakan pada area wisata di Bali ini, merupakan kendaraan ramah lingkungan dengan dua tempat duduk bertenaga murni baterai. Toyota mendesain C+Pod sebagai opsi mobilitas untuk masyarakat yang kerap bepergian ke berbagai tempat dengan jarak yang relatif pendek dengan sedikit penumpang. Kendaraan ini awalnya ditujukan untuk pengemudi berusia muda, single atau orang tua yang mungkin masih merasakan gugup saat berkendara di jalan raya.

C+Pod diklaim telah diterima dengan baik oleh konsumen yang sudah menjajalnya. Catatan khusus diberikan pada kemudahan berkendara, ramah lingkungan serta faktor keamanan dan keselamatan meski hadir dengan ukuran yang sangat kecil. Alasan ini juga yang membuat Toyota yakin untuk menawarkan C+Pod pada masyarakat Jepang yang lebih luas.

Skema peminjaman C+Pod termasuk dengan upaya untuk reduce, reuse, dan recycle baterai kendaraan yang digunakan. Ini merupakan tujuan Toyota untuk mencapai masyarakat yang menghasilkan netralitas karbon dalam setiap kegiatannya.

Siapkan Model Lain

Ke depan, Toyota akan terus menawarkan beragam lini kendaraan ramah lingkungan termasuk C+Pod dan C+Walk T3 untuk menyediakan mobilitas yang aman dan sesuai kebutuhan masyarakat, dimanapun tahapan kehidupan dan kemampuan. Mulai dari pengemudi yang baru memegang lingkar kemudi, pengemudi manula hingga pengguna kursi roda.

C+Pod memiliki ukuran dimensi panjang 2.490 mm, lebar 1.290 mm, dan tinggi 1.550 mm. Sementara radius putarnya sekitar 3,9 m, sehingga mampu bermanuver di jalanan sempit dan mudah ketika parkir.

Mobil compact ini dibekali motor listrik 1RM atau magnet permanen dengan daya maksimum 9,2 kW (setara dengan 12,3 hp dan torsi maksimum 56 Nm. C+pod memiliki kecepatan 60 km/jam yang diperkuat dengan baterai Lithium Ion 51 Ah / 177,6 Volt / 9,06 kWh. Daya jelajah baterai tersebut sekitar 150 km dalam sekali pengisian daya (WLTC mode).

Baterai dapat diisi ulang dalam waktu 5 (lima) jam pengisian daya standar yaitu 200V/16A dan 16 jam pengisian daya 100V/6A. Kabel pengisi dayanya adalah 100/200 VAC yang dapat terhubung langsung ke stopkontak.

Menariknya, mobil C+pod dapat dimanfaatkan sebagai genset darurat saat terjadi pemadaman listrik atau saat bencana alam. Pasokan listrik yang didapat bisa mencapai 10 jam lamanya, terhitung dari konsumsi daya hariah 10 kWh. C+Pod hadir dengan fitur Dual Airbags, ABS+EBD, VSC, TRC, Pre-Collision Safety System, dan Intelligent Clearance Sonar with Parking Support Brakes.

Saat ini, Toyota menetapkan harga Toyota C+pod tipe X senilai 1,650 juta Yen atau setara dengan Rp224,7 juta dan harga Toyota C+pod tipe G senilai 1,716 juta Yen atau setara dengan Rp233,7 juta.

Pada Maret 2021, Toyota memberi kesempatan setiap masyarakat untuk mencoba C+Pod di wilayah The Nusa Dua, Bali. Ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman berkendara dengan mobil listrik. Rute yang ditawarkan mulai dari stasiun di depan central parkir The Nusa Dua atau datang ke stasiun di area pintu masuk Pulau Peninsula The Nusa Dua.SETYO ADI / WH

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”