Evolusi Setir Dari Masa ke Masa, Seperti Apa Wujud Setir Masa Depan?

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/10/29/6kDubyiR/audi-motorsport-1306-8f5e.jpg”>

Sejak awal kehadiran mobil di dunia, setir menjadi instrumen yang berinteraksi langsung antara manusia dengan mobil. Melalui setir, pengemudi dapat mengarahkan hendak kemana arah yang dituju. Sensasi berkendara juga bisa lebih intim melalui getaran pada setir. Teknologi yang semakin maju membuat mobil kini semakin canggih. Sebut saja teknologi otonom yang membuat mobil bisa bergerak sendiri seperti halnya robot. Meski begitu mobil masih butuh setir dan seperti apa wujudnya?

Fungsi dasar setir sebagai pengendali mobil berbelok ke kanan dan ke kiri

Sejarah Setir

Sebelum ditemukannya mobil, pengemudi membelokkan roda menggunakan tuas. Mobil yang tercatat menggunakan setir pertama kalinya adalah Parnhard 4hp pada tahun 1898. Berawal dari Alfred Vacheron dimana saat mengikuti balap di Paris,-Rouen tahun 1894 memasang setir pada mobilnya. Namun setengah abad berlangsung, teknologi setir tidak ada kemajuan. Ford menjadi pelopor dengan menyematkan Highway Pilot Speed Control sebagai teknologi baru pada setir di produknya, Thunderbird.

Untuk menunjang ergonomi dan keselamatan, pada tahun 1990-an mulai banyak fitur-fitur yang disematkan pada setir Seperti mengatur volume audio, akses MID (multi-information display_ dan juga cruise control. Fitur tombol di setir pun masih digunakan dan semakin bervariasi saat ini. Perkembangan teknologi setir pun semakin pesat dengan kehadiran tombol Manettino pada Ferrari F430 yang diambil dari teknologi F1. Teknologi pada setir ini berfungsi untuk mengatur kedinamisan mobil. Sehingga ketika fitur ini difungsikan, karakter mobil menjadi lebih liar.

Seiring perkembangan teknologi, setir bertambah fungsinya dengan akses tombol untuk audio atau mengendalikan performa mesin

Desain Altenatif

Beberapa pabrikan pernah berupaya untuk mengganti setir dengan komponen lain untuk mengendalikan mobil. Pada tahun 1996, Mercedes-Benz melalui mobil konspenya, F200 Imaginantion membuat mobil dengan dasbor polos tanpa setir. Seluruh pengendalian mobil melalui sepasang joystick yang terletak di tengah sehingga seperti memainkan mobil dalam games. Tidak hanya Mercedes, Honda pun melalui konsep EV-Ster pada tahun 2011 menampilkan ide serupa. Pengemudi cukup mendorong dan menarik tuas untuk membelokkan mobil ketika berjalan.

Ide paling ekstrem ditawarkan oleh pabrikan asal Jerman, Volkswagen (VW). Secara frontal pabrikan ini menganggap bahwa mobil masa depan tidak memerlukan setir. Melalui mobil konsepnya, Sedric, VW hanya menyediakan kontrol mirip kunci mobil modern. Cukup dengan menekan tombol, Sedric akan menjemput Anda. Mobil ini mirip sebuah mobil otonom namun dikendalikan penuh oleh komputer melalui sistem AI (artificial-intelligence) membawa ke tujuan Anda.

VW Sedric menjadikan mobil tidak perlu setir dan sepenuhya dikendalikan oleh komputer

Setir Sayer

Jaguar Land Rover juga mengungkapkan visinya untuk bentuk setir masa depan. Teknologi bernama Sayer ini dipamerkan pada ajang Jaguar Land Rover Tech Fest. Direncanakan Sayer menjadi bagian dari konsep Jaguar Future-Type untuk mengeksplorasi mobilitas pada tahun 2040 keatas. Namun Sayer bukanlah setir pada umumnya karena tidak melekat pada mobil. Justru bisa Anda bawa turun ke rumah layaknya sebuah remote control. Tidak hanya berfungsi sebagai pengendali mobil, Sayer juga menjadi asisten pribadi virtual. Anda dapat memanggil “mobil” untuk segera menjemput Anda ke lokasi. Ketika sudah masuk ke dalam mobil, Anda cukup memasang pada dasbor dan diatur sepenuhnya oleh komputer.

Konsep setir masa depan lainnya juga pernah dipamerkan oleh perusahaan desain Rinspeed melalui ajang Geneva Motor Show 2016. Setir rancangan ZF TRW ini dapat menghilang dan masuk ke dalam dasbor saat mobil berada dalam mode otonom. Sehingga menciptakan ruang lega untuk pengemudi untuk melakukan kegiatan lain seperti membaca buku atau sekadar beristirahat ditengah kemacetan. Namun konsep setir timbul-tenggelam ini juga pernah ditampilkan oleh Mercedes melalui mobil konsep Vision Tokyo 2015.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”