Fakta Menarik Seputar GR Supra, Mobil Sport Toyota yang Dirakit BMW

ulinulin.com – Salah satu mobil keluaran Toyota yang mencuri perhatian di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 adalah GR Supra. Mobil sport yang didatangkan dari Austria ini menggendong mesin 3.000 cc 6 silinder segaris yang dilengkapi dengan turbo.

Ada beberapa fakta menarik mengenai GR Supra. Pertama, meski memakai brand Toyota, GR Supra ternyata dirakit oleh BMW di Austria. Hal ini terlihat jelas dari stiker nomor serial yang berada di bagian pilar B bawah bagian pengemudi. Di stiker tersebut tertulis Made by BMW Toyota Supra serta tulisan Bayerische Motoren Werke AG yang merupakan manufaktur dari BMW Group. Sebagai informasi, Toyota Supra dirakit di pabrik Magna Steyr, Austria, yang juga menjadi lokasi manufaktur yang sama dengan BMW Z4.

Fakta menarik berikutnya yakni mengenai pemilihan mesin 3.000 cc. Ada alasan tertentu mengenapa PT Toyota Astra Motor (TAM) menawarkan Supra GR dengan mesin 3.000 cc di Indonesia. “Market di sini mengenal Toyota Supra sebagai mobil sportcar legendaris yang orientasinya adalah performa,” ujar Head of Media Relation PT TAM, Dimas Aska, seperti dilansir GridOto.

Supra GR, kata Dimas, diperuntukkan bagi para pecinta otomotif yang hobi membawa mobilnya ke sirkuit. Mesin 3.000 cc dipilih guna menjaga image Toyota Supra sebagai mobil sport yang dinamis dan memiliki performa tinggi. Jika dilihat dari basisnya yang menggunakan BMW Z4, ada juga mesin 2.000 cc 4 silinder segaris dengan turbo untuk pasar global. Namun jika mesin 2.000 cc masuk Indonesia, dikhawatirkan banyak yang meragukannya secara image.

“Toyota Supra di sini kan orang tahunya mobil kencang. Kalau pakai yang 2.000 cc, pasti banyak yang kecewa,” jelas Dimas. Selain perakitan dan besaran kubikasi mesin, fakta menarik berikutnya yakni mengenai stok jatah Supra GR untuk pasar Indonesia. Pihak TAM mengungkapkan stok Supra GR untuk pasar Indonesia tahun ini hanya berjumlah empat unit. Namun menurut mereka, sudah ada sepuluh calon konsumen yang tertarik.

“Indonesia baru datang dua unit ini. Mudah-mudahan ke depannya kami minta supply tambahan karena memang animo masyarakat cukup lumayan sejauh ini. Sejauh ini sudah sepuluh orang yang tertarik mau,” kata Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy.

Adapun mengenai harganya, Supra GR kemungkinan dibanderol sekitar Rp2 miliar. Anton menjelaskan harga resmi Supra GR belum bisa diumumkan karena masih menunggu besaran nilai pajak. Bagi calon pembeli yang tertarik, bisa mengisi formulir yang isinya menyatakan minat untuk membeli dikarenakan stok Supra GR yang terbatas. Sedangkan proses SPK akan dilakukan jika sudah keluar harga resminya. Dari beberapa calon pembeli, Anton mengatakan sebagian besar siap membayar secara tunai. Ada juga di antara mereka yang ingin melakukan pembayaran secara kredit.

Penulis: Danang Setiaji

Sumber gambar: momobil

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website momobil.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”