Full Senyum, Saham Ini Cuan 104% Sepekan! Giliran POLA Apes..

ulinulin.comJakarta, CNBC Indonesia – Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mampu memimpin jajaran top gainers pada perdagangan sesi I siang ini Rabu (2/11/2022), sementara saham PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) memimpin jajaran top losers kali ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,43% ke 7.021,72 pada penutupan perdagangan sesi I, setelah sempat menghijau sesaat tadi pagi. Melemahnya IHSG sejalan dengan ambrolnya bursa saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan semalam.

Nilai perdagangan tercatat turun ke Rp 7,27 triliun dengan melibatkan lebih dari 14 miliar saham yang berpindah tangan 788 kali.

Sementara, mayoritas saham siang ini terpantau mengalami penurunan. Statistik perdagangan mencatat ada 252 saham yang melemah dan 247 saham yang mengalami kenaikan, serta sisanya sebanyak 184 saham stagnan.

Di tengah melemahnya IHSG siang ini, terdapat 5 saham yang tampil perkasa masuk jajaran top gainers dan 5 saham yang terkena aksi jual signifikan dan menjadi top losers

Berikut lima saham top gainers pada perdagangan sesi I siang ini, Rabu (2/11/2022).

1. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), naik +16,99%, ke Rp 482/unit

2. PT Gozco Plantation Tbk (GZCO), naik +11,4%, ke Rp 127/unit

3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), naik +10,12%, ke Rp 370/unit

4. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), naik +9,21%, ke Rp 332/unit

5. PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO), naik +8,07%, ke Rp 174/unit

Saham Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) memimpin deretan top gainers pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 27,43 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 58,28 juta unit saham.

Pada perdagangan intraday hari ini, harga saham SRAJ bergerak di rentang Rp 408-492/unit. Hingga istirahat siang, nilai kapitalisasi pasar saham SRAJ mencapai Rp 5,78 triliun.

Jika melihat data perdagangan sejak perdagangan 24 Oktober hingga Selasa (1/11/2022), saham SRAJ tercatat tidak pernah merah. Dengan ini saham SRAJ sudah naik 104% sepekan, dan melesat 208% sebulan terakhir.

Jika menilik kinerja laporan keuangannya per semester I-2022, SRAJ masih mencatatkan rugi bersih mencapai Rp 24 miliar.

Kendati demikian, saham SRAJ telah mengalami kenaikan pasca kabarnya akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 950 miliar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencabut penghentian sementara perdagangan saham (unsuspensi) SRAJ setelah sempat dihentikan sementara pada 31 Oktober 2022.

Pembukaan kembali suspensi perdagangan saham SRAJ secara efektif berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu 2 November 2022. Kendati demikian, saham SRAJ sepertinya masih optimis melanjutkan penguatan.

Selain beberapa saham menjadi top gainers, terdapat beberapa saham yang menjadi top losers, berikut 5 saham top losers pada sesi I siang ini, Rabu (2/11/2022).

1. PT Pool Asvista Finance Tbk (POLA), turun -6,61%, ke Rp 113/unit

2. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), turun -5,2%, ke Rp 3.100/unit

3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), turun -4,71%, ke Rp 2.630/unit

4. PT United Tractors Tbk (UNTR), turun -3,18%, ke Rp 30.450/unit

5. PT Astra International Tbk (ASII), turun -3,04%, ke Rp 6.375/unit

Saham Pool Asvista Finance Tbk (POLA) menjadi emiten yang bercokol di daftar top losers pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,14 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 101,84 juta unit saham.

Pada perdagangan intraday hari ini, harga saham POLA bergerak di rentang Rp 113-145/unit. Hingga istirahat siang, nilai kapitalisasi pasar saham POLA mencapai Rp 308,42 triliun.

Jika melihat data perdagangan sejak perdagangan 24 Oktober hingga Selasa (1/11/2022), saham POLA sudah 2 kali menghijau, dengan 1 kali merah, dan 4 kali stagnan. Dengan ini saham POLA masih mengalami kenaikan mencapai 22,83% sepekan, dan naik 25,56% dalam 3 bulan terakhir.

Belum diketahui penyebab turunnya harga saham POLA. Dari kinerja keuangannya pada semester I-2022, rugi tahun berjalan POLA mulai berkurang yakni menjadi Rp 2,05 miliar, dari sebelumnya pada semester I-2022, rugi tahun berjalan POLA mencapai Rp 4,33 miliar.

Diketahui, saham POLA merupakan portofolio dari ASABRI dengan kepemilikan saham di atas 7,43%.

TIM RISET CNBC INDONESIA