GAC Aion Hyper SSR, Supercar Pertama Buatan Cina Torsinya 12.000 Nm

ulinulin.com – GUANGZHOU – Bagi beberapa pengamat, predikat supercar listrik terbaik saat ini masih dipegang oleh Rimac Nevera. Hal tersebut dilihat dari rancang bangun yang dibuat, performa hingga pada kemampuannya di jalan raya serta dukungan fitur yang terbilang lengkap di dalamnya. Namun baru-baru ini, sebuah perusahaan otomotif asal Cina GAC Aion baru saja merilis sebuah supercar listrik yang juga memiliki performa “buas.”

Supercar tersebut hadir dengan nama Hyper SSR dan diluncurkan pada sebuah acara di Guangzhou, Cina, pekan lalu. Hal menarik yang terdapat pada Hyper SSR ini adalah kemampuan motor listriknya yang menghasilkan tenaga hingga 1.225 hp dengan torsi puncak yang mencapai 12.000 Nm. Bahkan di atas kertas, Hyper SSR dapat berakselersi dari 0–100 km/jam hanya dalam 1,9 detik lebih lambat 0,1 detik dari Rimac Nevera.

Di samping angka performanya yang cukup fantastis, Hyper SSR juga menawarkan tampilan eksterior yang cukup intimidatif. Seluruh bodinya didominasi oleh guratan garis tegas serta fascia depan yang menampilkan lampu LED dengan desain modern. Selain itu, untuk mencapai performa yang maksimal Hyper SSR juga dibangun dengan material serat karbon dan terdapat diffuser berukuran besar di bagian belakang.

Bagian yang tidak kalah menarik pada Hyper SSR juga terdapat pada desain butterfly door dan membuatnya terlihat lebih seksi ketika kedua pintu dibuka ke atas. Beralih ke bagian dalam dari Hyper SSR kita akan disajikan dengan nuansa supercar mewah dengan aksen biru cerah di seluruh bagian kabin. Mengusung konfigurasi dua penumpang, Hyper SSR menghadirkan jok bucket dengan tema two-tone serta lingkar kemudi berbentuk persegi.

Sementara pada urusan kenyamanan pengendara akan disajikan oleh layar sentuh berukuran 14,6 inci di tengah dashboard dengan beberapa fasilitas standar seperti pemutar musik, radio dan maps. Sedangkan untuk informasi kendaraan dan tampilan performa akan disajikan pada layar cluster meter berukuran 8,8 inci. Belum diketahui apakah Hyper SSR juga dibekali dengan fitur-fitur mutakhir semi otonom, tapi melihat konsep yang ditawarkan rasanya ini lebih cocok untuk dikendarai di sirkuit.

Dikutip dari Inside EV, GAC Aion akan menghadirkan dua pilihan varian Hyper SSR yakni dengan sistem penggerak all-wheel drive dan penggerak roda belakang. Pada varian AWD konsumen harus menebusnya dengan harga 1,7 juta Yuan atau sekitar Rp 3,6 miliar. Sementara varian RWD atau penggerak roda belakang dibanderol dengan harga 1,3 juta Yuan atau sekitar Rp 2,7 miliar. Namun varian RWD memiliki akselerasi yang lebih lambat sekitar 1 detik dari varian AWD-nya.

Pada acara pengenalan pekan lalu tersebut, sejumlah konsumen juga sudah bisa memesan Hyper SSR dan GAC Aion dikabarkan memulai proses produksi pada Oktober 2023 mendatang. Belum ada informasi detail juga apakah kendaraan ini akan dipasarkan di luar Cina dalam waktu dekat.(ALVANDO NOYA / WH)

Sumber: Jalopnik

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”