GIIAS 2022: Lebih Canggih, Blackvue Luncurkan Dashcam Baru Harga Rp 11 Jutaan

ulinulin.com – TANGERANG – Hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Blackvue meluncurkan produk andalan terbarunya. Produk dash camera dengan nama DR900-CH DMS Plus ini diklaim lebih canggih dengan kemampuan merekam (recording) lebih baik dan mendukung keamanan dalam berkendara.

Varian anyar dari Blackvue ini dilengkapi dengan teknologi cloud dan kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI). Rangkaiannya terdiri dari 2 kamera, yang mana 1 kamera diposisikan di depan dan 1 kamera lagi berada di interior mobil.

Direktur Pemasaran Blackvue Indonesia, Rudy Ham menyebutkan, Dashcam DR900-CH DMS Plus menjadi produk flagship dari perusahaan yang dibekali berbagai teknologi canggih. Peranti ini bisa diaplikasikan pada semua merek dan jenis mobil.

“Bersamaan dengan ajang GIIAS tahun ini, Blackvue memperkenalkan produk terbarunya yaitu DR900X-2CH DMS Plus. Tipe ini memberikan perlindungan penuh terhadap pengemudi dan kendaraan Anda dengan dilengkapi oleh teknologi Cloud dan Kecerdasan Buatan,” kata Rudy saat peluncuran belum lama ini.

Kamera depan yang dimilikinya punya keunggulan kualitas rekam 4K HDR Night Vision. Dengan spesifikasi tersebut perusahaan mengklaim bisa menangkap nomor pelat kendaraan dengan fitur kompresi tingkat tinggi H265. Lantas meski mampu merekam secara 4K ruang penyimpanan pada memori bisa dihemat.

Sementara kamera interior difungsikan untuk menangkap seluruh keadaan di dalam kabin mobil. Tak cuma itu saja, dashcam ini juga berfungsi untuk mengingatkan pengemudi apabila mendeteksi cara berkendara yang tidak fokus.

“Kamera interior ini dilengkapi dengan lampu Infrared untuk mendapatkan hasil yang maksimal baik siang maupun malam hari. Untuk menambah kenyamanan penggunaan, tipe produk ini dilengkapi juga dengan WiFi berkecepatan tinggi 5GHz, sehingga ketika melihat hasil rekaman menjadi lebih cepat,” pungkas Rudy.

Dengan sistem pemantauan pengemudi berbasis AI yang kemudian dilengkapi dengan cloud, pengemudi akan menerima laporan secara real time (langsung) ke smartphone ketika pengemudi mengalami gangguan di jalan, ketika mengantuk, tidak fokus, menelepon sambil mengemudi, atau melebihi batas kecepatan.

“Dengan mempelajari kebiasaan pengemudi, tipe Blackvue ini akan melaporkan kepada pemilik jika mobil Anda berisiko dikarenakan kelalaian pengemudi dan menilai tingkat keselamatan mobil. Sementara Cloud mampu memantau mobil dengan membuka video secara langsung dan melihat situasi di sekitar kendaraan Anda,” jelasnya lagi.

Tak cuma teknologi AI dan Cloud, dash cam Blackvue terbaru ini turut dibekali dengan modus parkir cerdas yang dinamai Timelapse + Buffer. Ketika aktif, sistem secara otomatis akan menghemat penyimpanan memori jika tak terjadi suatu kejadian.

Mekanismenya dengan merekam 1 frame per detik (timelapse) dan ketika terjadi suatu kejadian, misalnya mobil ditabrak di area parkir, dashcam ini akan merekam secara normal dan mampu memundurkan hasil rekaman di 5 detik sebelum terjadi tabrakan (buffer).

“Fungsi dan tujuannya untuk melihat kejadian dengan lebih jelas dan menjaga agar bukti tabrakan tetap utuh dan tidak terpotong,” ungkapnya.

Untuk memberikan kepuasaan kepada pelanggan, setiap pembelian seluruh produk dashcam Blackvue di pameran GIIAS 2022 perusahaan memberi garansi tambahan hingga 18 bulan.

“Blackvue bekerja layaknya blackbox di dalam mobil, sehingga tidak ada rasa khawatir lagi bahwa kita akan kehilangan bukti ketika terjadi sesuatu di jalanan,” ucap Rudy.

Bila tertarik membeli dashcam Blackvue DR900X-2CH DMS Plus terbaru ini, harga ditawarkan menyentuh Rp 11 jutaan. Bagaimana, tertarik?(BANGKIT JAYA / WH)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”