GIIAS 2022: Porsche Hadir Lagi, Pamer Sportscar, SUV, dan Mobil Listrik

ulinulin.com – ICE BSD CITY – Setelah absen selama beberapa tahun belakangan, Porsche tahun ini kembali hadir di GIIAS 2022. Porsche Indonesia tampil dengan tema berorientasi masa depan. Salah satunya memamerkan teknologi elektrifikasi. Tiga unit model dipamerkan pada kesempatan ini.

Apa mobil model baru yang dipamerkan Porsche di GIIAS 2022?

Apa sportscar yang dipajang Porsche di GIIAS 2022?

Booth Porsche bertempat di Hall 3 ICE (Indonesia Convention & Exhibition) BSD City, Tangerang Selatan. Menampilkan Taycan Turbo, Cayenne Turbo S E-Hybrid, dan 718 Cayman GT4. Ketiganya mewakili masing-masing segmen mobil listrik, SUV, dan mobil sport dari pabrikan Jerman tersebut.

GIIAS 2022 menjadi partisipasi pertama Porsche di pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara ini sejak debutnya tahun 2015 lalu. Tema yang diusung Porsche adalah “The Future is Bright”. Menyoroti perkembangan industri otomotif Indonesia menyambut teknologi canggih yang lebih ramah lingkungan.

“Elektrifikasi adalah masa depan pengembangan otomotif. Sejak diperkenalkannya mobil sport all-electric pertama kami di Indonesia yaitu Taycan, kami telah menerima feedback yang sangat positif. Angka penjualan kami menunjukkan permintaan yang kuat untuk Taycan serta model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang baru-baru ini diperkenalkan, Cayenne dan Panamera E-Hybrid,” kata Michael Vetter, Managing Director Porsche Indonesia.

“Hari ini, kami sangat antusias untuk memperkenalkan serangkaian karakter Porsche kepada audiens yang lebih luas di pameran mobil terbesar di Indonesia. Kami juga bangga mendukung komitmen pemerintah Indonesia terhadap elektrifikasi dengan menghadirkan kehadiran Porsche E-Performance yang kuat di dalam line-up kami,” tambahnya.

Taycan Turbo mewakili model full electric pertama Porsche yang diproduksi dan dipasarkan secara massal. Mobil berwujud coupe 4 pintu ini menjadi terjemahan dari konsep Mission-E, yang versi produksinya meluncur tahun 2019 lalu. Di Indonesia sendiri, Taycan meluncur awal tahun 2021.

Varian Taycan Turbo yang dipamerkan memiliki motor listrik yang menggerakkan seluruh roda, menghasilkan tenaga 680 hp. Kemampuan akselerasi 0-100 km/jam sanggup dilakukan dalam waktu 3,2 detik. Keistimewaan lain Taycan adalah bisa menerima aliran listrik 800 volt untuk charging alias pengisian ulang baterainya, sehingga proses fast charging bisa lebih singkat.

Sementara Cayenne Turbo S E-Hybrid mewakili segmen SUV dan hybrid dari line-up Porsche. Kepraktisan dari sebuah SUV pada Cayenne dipadukan dengan teknologi powertrain yang powerful sekaligus ramah lingkungan. Mesin V8 4.0 liter digabung dengan motor listrik yang menghasilkan total torsi sampai 900 Nm. Sistem hybrid bisa dimanfaatkan untuk berkendara hanya dengan tenaga listrik, sampai sejauh 40 km.

Sementara model ketiga yaitu 718 Cayman GT4 merupakan interpretasi mobil balap kelas GT4 untuk dipakai di jalan raya. Ini adalah salah satu varian terganas berbasis 718 Cayman. Gaya mobil balap kental diterapkan pada eksterior melalui permainan body kit yang agresif. Spoiler depan diberikan splitter lebih besar dan intake yang membesar.

Perubahan eksterior paling mencolok ada pada velg dengan single nut dan sayap GT di belakang yang tinggi. Mesinnya mengadopsi unit enam silinder 4.0 liter boxer yang punya tenaga 420 hp yang bisa berteriak sampai 8.000 rpm.

Bagi pengunjung GIIAS 2022 yang ingin merasakan pengalaman Porsche, tersedia dua model untuk test drive. Satu unit Macan terbaru bisa dicoba di arena test drive. Sementara Taycan bisa dicoba juga di arena test drive indoor yang khusus didedikasikan untuk kendaraan listrik. (WAHYU HARIANTONO/EK)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”