Gunung Cikuray, Gunung Stratovolcano dengan Panorama Memukau di Garut

ulinulin.com – Gunung Cikuray di Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki ketinggian 2.821 mdpl. Terkenal sebagai gunung tertinggi di Kabupaten Garut. Selain itu, gunung yang masuk daftar gunung tertinggi di Jawa Barat ini juga terkenal di kalangan pendaki dengan jalur trekking yang menegangkan.

Medan curam, tanjakan ekstrem, dan jurang menjadi santapan untuk setiap pendaki yang ingin mencapai puncaknya. Ada beberapa jalur pendakian dengan track yang berbeda yang bisa Anda pilih. Dari pos 1 hingga puncak akan membutuhkan waktu kurang lebih 6 jam melewati beberapa pos.

Gunung yang tidak memiliki kawah aktif ini memang cukup menantang bagi para pendaki. Namun semuanya akan terbayar saat sudah sampai di puncak gunung yang menyajikan keindahan alam yang sangat memukau. Lantas apa saja daya tarik dari Gunung Cikuray? berikut ulasan selengkapnya.

Daya Tarik yang Dimiliki Gunung Cikuray

1. Pemandangan dari Puncak yang Menakjubkan

Panorama alam yang tersaji indah di puncak gunung memang menjadi daya tarik bagi para traveller untuk bisa sampai ke atas. Puncak Gunung Cikuray yang berada di ketinggian hampir 3000mdpl ini menawarkan lanskap yang sangat menakjubkan. Pemandangan hijau dari lembah-lembah yang ada di sekitarnya terhampar jelas di ketinggian ini.

Pemandangan dari Kabupaten Garut dan Tasikmalaya juga terlihat indah dari puncak gunung. Beberapa perkebunan teh warga dan juga perkebunan sayur yang hijau menyegarkan. Adakalanya juga semua pemandangan itu tidak terlihat namun tergantikan dengan keindahan lautan awan yang putih bersih.

2. Jalur Pendakian yang Ekstrem

Track yang ekstrem terkadang menjadi kesenangan tersendiri untuk para pendaki. Bagi traveller yang hobi menaklukan gunung, maka Cikuray ini bisa masuk daftar gunung yang perlu Anda kunjungi.

Ada beberapa pilihan jalur pendakian seperti jalur Bayongbong, jalur stasiun pemancar, dan jalur Kiara Janggot. Masing-masing memiliki tantangan medan yang berbeda untuk Anda taklukan. Namun pendakian melalui Bayongbong menjadi yang terkenal sebagai jalur paling ekstrem.

Sedangkan untuk pendaki yang lebih suka jalur yang lebih ramah, bisa memilih jalur stasiun pemancar. Jalur ini mungkin menjadi jalur favorit bagi para traveller yang datang ke Gunung Cikuray dengan rute melewati perkebunan teh yang sangat luas.

Ada juga jalur alternatif lainnya yakni melalui Kiara Janggot yang tidak terlalu ekstrem. Namun, jalur ini cukup sepi sehingga disarankan untuk membawa teman saat mendaki. Lebih baik lagi jika bisa mendaki dengan rekan yang sudah pernah melalui jalur Kiara Janggot.

Sebenarnya masih ada jalur lain selain tiga jalur populer Kiara Janggot, Bayongbong, dan Pemancar ini. Pendaki juga bisa melalui jalur Cikajang, Pamalayan, dan Tapak Geurot.

3. Suasana Hutan yang Masih Asri

Gunung tertinggi di Garut ini termasuk stratovolcano yang berarti belum pernah erupsi. Hutan di sekitar Gunung Cikuray pun masih sangat alami dengan vegetasi yang cukup rapat. Namun inilah yang menjadi daya tariknya sehingga banyak traveller yang datang untuk mendaki.

Kawasan hijau ini menjadi habitat dari berbagai hewan-hewan liar dan juga berbagai jenis tumbuhan. Di tengah pepohonan yang hijau dan lebat, wisatawan bisa melihat burung-burung yang terbang bebas di sekitar hutan.

Selain burung, beberapa monyet juga menjadikan hutan ini sebagai habitatnya. Jadi tidak heran jika beberapa pendaki melihat satwa pintar tersebut. Sedangkan untuk vegetasi di area ini banyak didominasi pepohonan besar dan bahkan akar-akar pohon yang banyak melintang di jalur pendakian.

4. Sunrise dan Sunset

Pesona keindahan yang menjadi magnet para traveller datang adalah sunrise dan sunset di puncak Gunung Cikuray. Pemandangan yang sering diburu oleh para wisatawan ini memang sangat bagus untuk dilihat dari ketinggian.

Matahari terbit menjadi momen yang ditunggu-tunggu para pendaki yang bermalam di puncak gunung. Cahaya pagi yang indah memberi warna hangat di tengah-tengah kumpulan awan putih yang mengelilingi puncak.

Pemandangan matahari terbenam pun tidak kalah indah dari puncak gunung ini. Apalagi saat cuaca sedang cerah, warna jingga akan menghiasi langit senja sebelum matahari menghilang di balik bukit.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Gunung tertinggi di Garut ini lokasinya tidak jauh dari Bandung. Jika Anda berasal dari luar daerah, maka bisa langsung saja mengambil rute ke arah Garut. Bagi yang menggunakan transportasi umum bisa memilih bis jurusan terminal Garut, Jawa Barat.

Selanjutnya pilih rute menuju daerah Cilawu yang terkenal dengan perkebunan teh. Transportasi yang tersedia untuk mencapai Cilawu adalah angkot dan ojek. Wisatawan yang akan masuk ke kawasan perkebunan teh di Cilawu biasanya dikenai biaya Rp 2.000,- untuk setiap orangnya.

Perjalanan berikutnya adalah menuju stasiun pemancar yang menjadi titik awal untuk pendakian Gunung Cikuray. Jalannya tidak terlalu lebar sehingga lebih mudah diakses dengan kendaraan roda dua. Anda bisa naik ojek dari Cilawu ke stasiun pemancar dengan jarak sekitar 1 jam perjalanan.

Stasiun pemancar tv inilah yang menjadi titik awal untuk pendakian via jalur pemancar. Anda bisa mulai bersiap-siap untuk mendaki gunung. Pastikan fisik dan perbekalan Anda sudah disiapkan untuk menaklukan tantangan yang akan Anda temui di dalam hutan.

Harga Tiket Masuk Wisata Alam

Wisatawan yang ingin mendaki bisa memilih rute atau jalur pendakian sesuai keinginan. Pada pos pertama, pendaki bisa mengisi data diri dan membayar tiket masuk sekitar Rp 10.000,- per orang.

Di pos satu ini juga, Anda bisa membeli air minum untuk perjalanan mendaki gunung. Perlu diingat untuk pos-pos selanjutnya tidak tersedia air minum. Jadi sebaiknya Anda sudah siapkan air minum secukupnya dari bawah.

Gunung Cikuray buka setiap hari selama 24 jam. Wisatawan bisa memilih waktu sendiri untuk memulai pendakian dengan mendaftar di pos paling bawah.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Gunung Cikuray

1. Trekking Via Pemancar

Jalur pendakian ke Gunung Cikuray via stasiun pemancar masih menjadi yang paling ramai oleh traveller. Track yang lebih ramah dan juga mudah untuk transportasinya. Perjalanan menuju stasiun pemancar akan didominasi dengan pemandangan hijau dari kebun teh yang begitu luas.

Suasananya mulai sejuk walaupun saat cuaca sedang terik. Sampai di sebuah stasiun pemancar, Anda bisa beristirahat sebentar dan mempersiapkan diri untuk pendakian. Gunakan alas kaki yang nyaman dan bawa perlengkapan secukupnya, jangan terlalu berat agar tidak membebani saat Anda mendaki.

Beberapa tanjakan ekstrem dengan kemiringan hingga 40 derajat akan ditemui di jalur ini. Siapkan fisik kuat untuk melewati beberapa jalan yang bisa berubah licin setelah turun hujan. Jalur ini akan melewati 6 pos pendakian hingga sampai di puncak yang cukup landai untuk basecamp para pendaki.

2. Menikmati Kopi di Pagi Hari

Pendaki bisa beristirahat dan tidur untuk menunggu waktu pagi. Namun jangan terlalu lama tidur karena rugi tidak bisa menikmati puncak gunung lebih lama. Bangunlah pagi-pagi untuk menyalakan pemanas air dan membuat secangkir kopi.

Menikmati kopi di Gunung Cikuray pastinya akan menghangatkan tubuh di tengah udara dingin. Hirup aroma wangi kopi sambil menikmati pemandangan di sekitar gunung. Pada dini hari saat hari mulai terang, Anda bisa bersantai dengan secangkir kopi yang sudah Anda seduh tersebut.

3. Camping

Walaupun gunung ini terkenal dengan jalur pendakian yang menegangkan dengan medan yang curam, namun saat sampai di puncak tempatnya justru landai dan cukup luas. Tempat inilah yang menjadi basecamp untuk para pendaki yang ingin menikmati malam di puncak gunung.

Wisatawan dapat mendirikan tenda untuk beristirahat setelah mendaki Gunung Cikuray. Basecamp di sini cukup luas sehingga bisa digunakan untuk beberapa tenda. Anda juga bisa membuat api unggun di area ini untuk menikmati suasana malam dengan lebih hangat.

4. Menunggu Sunrise

Jangan sampai Anda bangun kesiangan saat camping di gunung indah ini. Jika kesiangan, Anda akan melewatkan pemandangan memukau saat matahari terbit. Kebanyakan pendaki memang bangun lebih pagi sekitar jam 3 atau jam 4.

Langit gelap yang perlahan terang membuat wisatawan dapat melihat gumpalan awan putih di bawahnya. Memberikan suasana yang berbeda seperti berada di negeri atas awan. Matahari yang mulai terlihat di balik awan akan menyinari seluruh area puncak secara perlahan.

Momen inilah yang ditunggu oleh pendaki yang berhasil menaklukan jalur menantang di Gunung Cikuray ini. Pemandangan matahari terbit dan suasana syahdu menjadi hadiah untuk para pendaki yang setia menunggu dari malam.

5. Berfoto

Berfoto-foto sepertinya menjadi cara asyik sebelum Anda turun gunung. Manfaatkan pemandangan hijau di sekitarnya sebagai latar foto Anda agar terlihat lebih bagus. Awan-awan putih saat pagi hari juga menjadi pemandangan indah untuk background foto Anda.

Bagi pendaki yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi, mengibarkan bendera di puncak gunung ini mungkin menjadi pose wajib untuk dilakukan. Pemandangan indah di sekelilingnya akan menjadi saksi perjalanan menaklukan gunung tertinggi di Garut ini melalui jepretan kamera.

6. Menikmati Mie Instan

Sebelum turun Gunung Cikuray, mungkin Anda perlu mengisi tenaga terlebih dahulu dengan sarapan. Cara praktis dan enak tentu saja dengan makan mie instan. Kegiatan ini menjadi rutinitas wajib bagi sebagian besar pendaki sebelum melakukan perjalanan menuruni gunung yang tidak kalah menguras energi.

Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal di basecamp. Bawa sampah Anda turun untuk dibuang di tempat sampah. Rapikan perbekalan Anda untuk siap melanjutkan petualangan berikutnya yakni menuruni gunung.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Gunung

Fasilitas transportasi umum yang melewati kawasan gunung ini memang tidak tersedia. Jadi pilihannya adalah ojek yang bisa mengantar Anda sampai ke pos pertama sebelum pendakian. Fasilitas toilet juga tersedia di pos paling bawah ini, namun wisatawan akan dikenai biaya sekitar Rp 3.000,- jika ingin menggunakannya.

Fasilitas warung makan juga tersedia di pos pertama yang menjual beberapa keperluan pendaki. Anda juga bisa membeli air mineral untuk bekal saat menaiki gunung.

Sedangkan untuk fasilitas tempat parkir, sudah tersedia di sekitar warung atau pos pertama. Sepeda motor atau kendaraan wisatawan dapat diparkir di area ini dengan aman.

Itulah beberapa informasi menarik seputar Gunung Cikuray yang perlu Anda ketahui. Sebelum melakukan pendakian, sebaiknya Anda sudah menyiapkan fisik, mental, dan juga perlengkapan yang cukup.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website javatravel.net. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”