Hati-Hati, Menerobos Rombongan Presiden Bisa Dibui Satu Bulan

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/09/27/Ay6TmsFs/tribunews-6bd8.jpg”>

Kejadian ini menjadi perhatian media setelah pada hari Senin (24/9) pada pukul 08.40 WIB di ruas Jalan Tol Cimanggis km 18 arah Jakarta, seorang pengemudi mobil menerobos rombongan Presiden Joko Widodo. Pengemudi wanita berusia 27 tahun berinisial A ini terancam kurungan penjara paling lama satu bulan atau denda Rp 250 ribu.

Rombongan Presiden yang melintas diatur dalam Undang-Undang (Foto: Tribunnews)

“Sesuai yang diatur Pasal 282 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat,” sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto di Jakarta, Kamis (27/9), seperti dilansir Antara.

Sebenarnya, peraturan tentang prioritas rombongan Presiden ketika berkendara di jalanan sudah diatur dalam Pasal 134 dan Pasal 135 UU Nomor Tahun 2009. Petugas Kepolisian bisa dengan tegas mengatur dan mengalihkan lalu lintas untuk memberikan prioritas pada rombongan presiden. Bahkan pengemudi yang tidak mematuhi bisa ditilang sesuai dengan Pasal 282 UU Nomor 22/2009.

Pengendara A yang menerobos rombongan Presiden Jokowi (Foto: Tribun Wow)

Sebelumnya seorang pengemudi memasuki Jalan Tol Cimanggis Jakarta TImur dan menerobos rombongan Presiden Jokowi yang sedang melintas. A yang saat itu sedang dalam pengaruh obat penenang yang mengandung “benzodiazepine” mengungkapkan alasanya, yaitu ingin cepat tiba di kantornya.

Untung obat penenang yang dikonsumsi oleh A, menurut Kepala Kesatuan Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Agus Suparyanto, tidak termasuk dalam kategori narkotik. “Dia hanya memakai [Benzodiazepine] semacam obat kecantikan, obat pemutih kulit. Masuknya daftar G,” ungkap Ajun Agus.

Kejadian tersebut membuat rombongan Presiden Jokowi terhenti (Foto: CNN Indonesia)

Menanggapi pengemudi A yang menerobos rombongan presiden oleh pengemudi A, Komandan Paspampres Mayor Jenderal (Mar) Suhartono menegaskan bahwa pihak Kepolisian akan selalu mengutamakan prosedur tetap (Protap) saat mengawal Presiden. “Paspampres selalu berpedoman kepada Protap dan senantiasa meningkatkan sistem pengamanan,” jelasnya ketika diwawancarai CNN Indonesia.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”