Hati-hati Terjebak, 3 Jenis Brain Teaser Ini Sering Ditanyakan dalam Interview

ulinulin.com – Pernahkan kamu mendapatkan pertanyaan wawancara yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan namun membuatmu berpikir? Pertanyaan seperti ini adalah brain teaser.

Biasanya, pertanyaan brain teaser diajukan rekruter sebagai ice breaker saat wawancara berlangsung.

Akan tetapi, pertanyaan ini juga memiliki tujuan tersendiri, lho.

Apa sebenarnya pertanyaan brain teaser ini? Seperti apa contoh-contoh pertanyaan brain teaser yang sering diajukan oleh rekruter? Yuk, simak selengkapnya!

Baca Juga: Ingin Sukses Wawancara? Kenali Dulu 5 Tipe Interviewer Berikut Ini

Apa Itu Brain Teaser?

Brain teaser adalah pertanyaan seperti teka-teki yang menantang keterampilan memecahkan masalah seseorang.

Pertanyaan ini sering kali membutuhkan pemikiran lateral atau “thinking out of the box“.

Ini karena menurut Indeed, jawaban dari pertanyaan brain teaser tidak dapat dicapai melalui metode konvensional.

Terkadang rekruter mengajukan pertanyaan seperti ini selama wawancara untuk memahami pemikiran kritis, logika, kreativitas, dan keterampilan matematika calon karyawan.

Pertanyaan ini juga membantu rekruter untuk melihat bagaimana kandidat bekerja di bawah tekanan.

Contoh-contoh Pertanyaan Brain Teaser

© Pexels.com

Ada banyak sekali bentuk-bentuk pertanyaan brain teaser yang biasa diajukan oleh rekruter ketika wawancara. Berikut contohnya.

1. Pertanyaan “berapa banyak?”

Pertanyaan ini menurut The Muse merupakan pertanyaan yang umum tetapi dapat membuat otakmu bekerja layaknya Google. Ini contohnya.

    “Berapa banyak jumlah SPBU yang ada di Jakarta?”

    “Apakah kamu tahu berapa banyak jumlah jendela yang ada di kantor ini?”

    “Bisakah kamu menyebutkan berapa banyak jumlah kafe yang ada di sekitar kantor ini?”

    “Ada berapa banyak jumlah kota besar yang ada di Indonesia?”

Kecuali kamu seorang ensiklopedia berjalan, kamu harus memperkirakan beberapa fakta yang diperlukan untuk sampai pada sebuah jawaban.

Rekruter biasanya tidak mengharapkan kamu memberikan jawaban yang benar. Tujuan brain teaser ini adalah untuk mendengarkan bagaimana kamu berpikir.

Pertanyaan ini diajukan untuk melihat apakah kamu dapat menganalisis masalah dan menemukan cara untuk menyelesaikannya.

2. Pertanyaan teka-teki

Dalam pertanyaan teka-teki, rekruter akan mengajukan situasi yang aneh dan menanyakan apa yang akan kamu lakukan. Dengan ini, rekruter mengetahui bagaimana kemampuanmu dalam pemecahan masalah.

Google merupakan salah satu perusahaan yang terkenal senang mengajukan pertanyaan teka-teki kepada kandidatnya. Berikut beberapa contohnya.

    “Kamu dikecilkan hingga setinggi nikel dan dimasukkan ke dalam blender. Massa kamu berkurang sehingga massa jenis kamu sama seperti biasanya. Pisau mulai bergerak dalam 60 detik. Apa yang kamu akan lakukan?”

    “Bagaimana caramu memindahkan gunung Fuji?”

    “Mana yang lebih dahulu muncul, ayam atau telur?”

3. Pertanyaaan matematika

Beberapa pertanyaan brain teaser dirancang untuk menguji kemampuan matematikamu. Biasanya, pertanyaan ini sering digunakan dalam interview untuk posisi keuangan.

    Berapakah jumlah dari angka satu sampai 100?

    Berapa sudut antara jarum penunjuk jam dan menit pada jam 10.15?

    Jika saya melempar dua dadu, berapakah probabilitas dadu tersebut berjumlah sembilan?

Jika kamu memulai karier di bidang keuangan atau teknologi, kamu harus siap menjawab pertanyaan yang menguji kemampuan matematikamu. Kamu bisa melatih kemampuanmu dengan mencoba menjawab berbagai soal matematika.

Baca Juga: Buat Interviewer Terkesima saat Wawancara Kerja dengan Metode STAR

Tips Menjawab Pertanyaan Brain Teaser

© Pexels.com

Pertanyaan brain teaser adalah pertanyaan yang dapat menjebakmu. Untuk itu, kamu harus berhati-hati dalam menjawab pertanyaan ini.

Luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan pertanyaan dengan cermat.

Jangan merasa seperti kamu harus mengatakan jawaban pertama yang terlintas dalam pikiranmu.

Ajukan pertanyaan klarifikasi. Pastikan kamu memahami pertanyaan dan apa yang dicari dari rekruter. Lihat apakah ada informasi tambahan yang tersedia.

Jelaskan proses berpikirmu. Jabarkan langkah-langkah yang akan kamu ambil untuk menyelesaikan brain teaser dan, jika relevan, data yang diperlukan (membuat perkiraan dan asumsi jika perlu)

Tempatkan penekanan pada pendekatanmu, bukan pada jawaban akhir.

Berikut beberapa tips lainnya yang bisa kamu lakukan untuk menjawab pertanyaan brain teaser

    Bawalah pena dan kertas untuk wawancara. Kebanyakan rekruter akan mengizinkan ini.

    Bernafas. Ingatlah bahwa rekruter ingin memahami cara berpikirmu.

    Dengarkan. Jangan mencoba menjawab pertanyaan seperti yang ditanyakan karena kamu mungkin melewatkan informasi penting. Terkadang jawabannya ada di pertanyaan itu sendiri, jadi pastikan kamu memperhatikan.

    Latihlah kemampuan matematikamu. Banyak pertanyaan brain teaser menggunakan persamaan untuk menentukan luas, volume, jarak dan rumus lainnya.

Baca Juga: Mau Mengikuti Online Interview? Simak Dulu 6 Tips Ini

Nah, itu dia hal-hal yang perlu kamu ketahui dari pertanyaan-pertanyaan brain teaser.

Meski terdengar nyeleneh, pertanyaan brain teaser adalah salah satu cara agar rekruter memahami kemampuan berpikirmu.

Kamu juga bisa memahami pertanyaan seperti ini dengan berdiskusi langsung kepada para profesional dan pengguna Glints lainnya melalui Glints Komunitas, lho.

Yuk, buruan daftar sekarang dan berdiskusi langsung di Glints Komunitas.

Sumber

    7 Insane Brain Teasers You Could Actually Encounter in an Interview

    Five Terrific Brain Teaser Interview Questions

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”