Impresi Perdana Bertemu Skuter Listrik Honda U-Go

ulinulin.com – >Skuter listrik Honda U-Go sudah ada di Indonesia

Langkah elektrifikasi Honda di pasar roda dua Indonesia sampai saat ini masih terus dinanti. Setelah memperlihatkan PCX Listrik pada medio 2019 lalu, model battery electric vehicle (BEV) alias listrik murni tidak kunjung hadir dan dijual secara resmi.

Di sisi lain, beragam produsen roda dua bermunculan dengan beragam produk EV. Plus, para importir umum bisa memasukkan produk ramah lingkungan dengan lebih mudah berkat keinginan pemerintah yang mendorong cepat penggunaan kendaraan listrik.

Salah satunya Probike. Diler yang kerap membawa motor-motor eksotik ini memboyong motor listrik Honda U-Go. Satu unit ditemui Oto.com di diler Probike Kebon Jeruk. Hendrik David, Owner dan Director Probike mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah menjajaki pasar skuter listrik dengan mendatangkan produk Honda U-Go dari Tiongkok.

“Unit ini kami hadirkan sebagai sampel. Kalau dijual perkiraan harga di angka Rp39 jutaan. Sudah banyak yang tanya apakah bisa dipesan, tapi yang niat beli sampai saat ini belum. Pemesanan sudah dibuka, kalau mau nanti datangnya di awal 2023 biar ikut VIN baru. Ini belum sama surat-surat. Pengurusannya bisa sekitar tiga sampai lima bulan,” ucap Hendrik.

Impresi awal melihat produk skutik listrik ini terasa tidak berbeda dengan beberapa model skutik EV yang sudah ada. Di atas kertas produk ini menawarkan dimensi panjang 1.790 mm, lebar 680 mm dan tinggi 1.080 mm dengan panjang sumbu roda 1.300 mm. Oto.com yang memiliki tinggi 169 cm tidak terasa kesulitan duduk di atas jok skutik ini. Ground clearance 130 mm tergolong tinggi.

Soal desain, terasa minimalis. Honda menggunakan pendekatan simple and clean. Terdapat lampu utama di bagian depan dengan DRL LED di sekelilingnya. Logo Wuyang-Honda di tengah. Sein berada di area setang kemudi dimana bagian batok setangnya mengingatkan pada model Beat Street. Terdapat logo U-Go di sisi kiri.

Hadir ruang cukup lapang di area dek untuk pijakan kaki dengan kenyamanan bagi pengendara hadir berupa fitur USB port dan tempat penyimpanan di bawah stang kemudi. Bodi sampingnya terlihat sederhana dimana terdapat bagasi berukuran besar di balik joknya. Bagian belakangnya cukup ikonik dengan stoplamp horizontal berukuran besar serta lampu sein yang menyatu.

Sisi lingkar kemudinya terhitung sederhana. Pada sisi kiri terdapat tombol operasi lampu dekat dan jauh, sein dan klakson. Sebelah kanan hanya terdapat tombol mode berkendara dan menyalakan lampu. Sisi futuristiknya hadir dari layar LCD negatif display yang menghadirkan informasi jarak tempuh, kecepatan dan status baterai.

Motor ini memiliki bobot 150 kilogram dengan kemampuan angkut hingga 200 kilogram. Kaki-kakinya menggunakan ban berukuran 90/90-12 di depan dan 100/90-10 di belakang. Suspensi depannya teleskopik dan suspensi belakangnya model ganda namun bisa diatur preloadnya.

U-Go di Tiongkok ditawarkan dalam dua varian dan dibedakan dari jarak tempuhnya. Varian low range menawarkan jarak tempuh 50 kilometer sedangkan varian long range diperkirakan mampu menempuh jarak 100 kilometer. Soal kecepatan, skutik ini mampu melaju hingga 53 km/jam.

Motor listriknya menggunakan permanent magnet dengan kapasitas 48 V dan menghasilkan daya 1.200 W. Torsi yang dihasilkan dari motor listrik ini sekitar 18 Nm dengan rated speednya 640 rpm. Baterainya jenis lithium-ion dengan ukuran voltase 48 V dan kapasitas 30,6 Ah. Varian long range menggunakan dua baterai dengan kapasitas total 61,2 Ah.

Skutik U-Go hadir pertama kali pada 2021 lalu. Di Indonesia, kehadirannya sudah terendus sejak pendaftaran di Pangkalan Data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI yang diakses publik Agustus lalu. Di Tiongkok, skutik ini dibanderol murah meriah hanya 7.499 yan atau sekitar Rp16,7 jutaan. (STA/ODI)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website oto.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”