Ingin Anak Tumbuh Jadi Sosok Tangguh? Bekali Kursus Musik!

ulinulin.com – Salah satu kualitas yang paling penting bagi seorang anak adalah resiliensi alias ketangguhan. Kualitas ini melibatkan kemampuan mereka untuk mengatasi kesulitan.

Meski demikian, ketangguhan bukan hanya sesuatu yang dimiliki sejak lahir. Hal itu bisa dipelajari dari pengalaman dan interaksi si kecil dengan orang lain.

Orang tua mungkin tidak menyadari bahwa salah satu cara untuk mengembangkan ketangguhan adalah dengan mengenalkan anak dengan musik, seperti paduan suara, orkestra atau band.

Musik memiliki banyak manfaat untuk perkembangan otak anak. Begitu pula dengan bermain alat musik yang sangat membantu kecerdasan tiga komponen tumbuh kembang anak, yaitu, kecerdasan motorik, sensorik, dan kognitif. Banyak yang mengatakan manfaat bermain musik baik untuk keseimbangan otak kiri dan otak kanan, membuat anak lebih fokus, melatih anak mengendalikan emosi, dan sebagainya. Namun hal yang paling nyata hasilnya adalah anak jadi punya skill spesial yang mereka kuasai dan bisa dipakai seumur hidup.

Melansir IFL Science, studi yang dilakukan Universita Tasmania melakukan penelitian terhadap sebuah kelompok orkestra yang terdiri dari musisi berprestasi berusia 14 hingga 25 tahun. Para peneliti mengumpulkan komentar dari pemain musik, manajer, dan konduktor/guru dan kemudian melakukan delapan wawancara lanjutan.

Temuan dari studi tersebut menunjukkan bahwa kualitas seperti kerja tim, empati, dan ketangguhan, dapat dikembangkan melalui keterlibatan dalam grup musik.

Agar bisa menghasilkan karya musik yang indah, mereka harus bekerja sama. Setiap individu harus mendengarkan satu sama lain, memahami apa yang terjadi di sekitar mereka, dan bersiap untuk mengubah cara mereka memainkan sesuatu (lambat atau cepat, keras atau lembut) tergantung pada kinerja grup. Anda harus bisa menghargai kontribusi orang lain, bukan hanya kontribusi Anda sendiri.

“Jika Anda bermain dalam sebuah band, Anda sedang mempelajari keterampilan kerja tim,” kata David, seorang konduktor musik.

Ketika berada di dalam grup musik, anak akan belajar memahami orang lain dan berbagi perasaan dengan mereka. Dalam paduan suara atau orkestra, kegiatan membuat musik adalah pengalaman kreatif bersama yang melibatkan seluruh tubuh. Dan di sinilah empati muncul.

Empati, seperti kerja tim, dapat bersifat kumulatif dan tumbuh dari waktu ke waktu melalui latihan dan pertunjukan, karena pemain dan guru saling mendukung.

Musisi lain, Simon, mengungkapkan pentingnya bekerja keras untuk menciptakan harmoni yang indah. Dan di sinilah pentingnya ketekunan dan ketangguhan.

Penting bagi kaum muda untuk mengembangkan pola pikir berkembang di mana mereka memahami bahwa belajar adalah komitmen jangka panjang.

Diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari musik hingga mencapai standar performa. Dan mempelajari instrumen membutuhkan latihan setiap hari. Jadi komitmen adalah bagian penting dari belajar musik.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”