Ini Besaran Denda Tilang Paling Sering Dilakukan Pengemudi

ulinulin.com

Pada saat penilangan, polisi yang memberhentikan pelanggar wajib menyapa dengan sopan serta menunjukkan identitas dengan jelas. Selain itu, polisi juga harus menerangkan dengan jelas kepada pelanggar apa kesalahan yang terjadi, termasuk menjelaskan pasal yang telah dilanggar dan jumlah denda yang harus dibayarkan. Berdasarkan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, besaran denda berlaku untuk pemegang blangko tilang yang kamu terima baik itu merah (sidang) maupun biru (bayar ke bank).

Setiap pelanggaran mempunyai besaran denda masing-masing

Kami merangkum nominal denda berbeda berdasarkan 7 pelanggaran yang paling umum dilakukan di jalan. Pertama, jika mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan akan dikenakan denda Rp 250.000.

Pelanggaran kedua yang sering ditemukan adalah tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM). Untuk pelanggaran ini dendanya mencapai Rp 250.000. Sementara mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak memiliki SIM, denda menyentuh Rp 1 juta. Sementara untuk kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan STNK yang ditetapkan, Anda harus membayar denda Rp 500.000. Pun untuk kendaraan tanpa pelat nomor yang lengkap, denda yang dikenakan juga sama, yakni Rp 500.000.

Penilangan terhadap pelat nomor juga mempunyai denda maksimal

Pelanggaran lain yang juga sering ditemukan adalah tidak mengenakan helm (motor) atau sabuk pengaman (mobil). Anda harus membayar denda Rp 250.000. Bila Anda memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas bisa didenda Rp 500.000. Jadi peraturannya sudah sangat jelas, jangan sampai Anda melanggar peraturan di atas ya. Selalu taati rambu lalu lintas yang berlaku, lengkapi surat-surat, dan tetap aman dalam mengemudi.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”