Ini Komponen yang Wajib Diganti Setelah Mobil Menerjang Banjir

ulinulin.com

Ketika bencana banjir di Jakarta beberapa waktu lalu, mungkin Anda menyaksikan sejumlah mobil nekat menerabas banjir. Sebagian sukses melewati genangan air tersebut meski ketinggian air sudah sampai pada kap mesin mobil itu.

Walau kelihatannya baik-baik saja, namun tentu ada beberapa komponen mobil yang berpengaruh setelah dipaksa menerobos genangan air yang cukup tinggi. Dan jika hal ini kejadian pada mobil Anda, maka ada sejumlah komponen yang sebaiknya diganti baru setelah mobil menerjang banjir.

1. Suspensi

Sebaiknya ganti karet-karet suspensi mobil Anda untuk menghindari karat

Suspensi mobil terdiri atas beberapa komponen, diantaranya as roda, tie rod dan ball joint. Komponen-komponen ini pun sering kali diberikan karet pelindung yang didalamnya terdapat pelumas. Saat mobil dipaksa menerabas banjir, maka air akan masuk ke sela-sela karet dan melunturkan pelumas. Jika kondisi ini dibiarkan maka nantinya akan menimbulkan karat pada komponen tersebut. Jadi sebaiknya ganti karet-karet pada sistem suspensi dengan yang baru lalu kembali berikan pelumas untuk komponen tersebut.

2. Rem

Bersihkan piringan rem dan ganti pula minyak rem

Selain suspensi, bagian mobil yang terkena dampak paling besar saat mobil menerjang banjir adalah roda termasuk rem. Karena itu bongkar komponen ini kemudian bersihkan dan pastikan tidak ada sisa lumpur dari banjir yang terselip disela-sela komponen rem. Selain itu, Anda juga sepatutnya mengganti minyak rem dengan yang baru. Karena dikhawatirkan minyak rem akan tercampur dengan air yang pada akhirnya bakal merusak komponen rem.

3. Radiator

Kuras radiator dan bersihkan dari sisa kotoran serta lumpur, lalu isi dengan water coolant yang baru

Karena ukurannya yang cukup besar dan posisinya di bagian depan, maka radiator juga menjadi komponen yang terdampak saat mobil menerjang banjir. Karenanya pasca banjir, bersihkan radiator dengan air bertekanan tinggi untuk merontokkan sampah, kotoran, dan lumpur. Kemudian kuras juga air radiator dan ganti dengan water coolant yang baru. Ini agar proses pendinginan mobil kembali berlangsung normal untuk mencegah mobil over heat.

4. Filter Udara

Filter udara yang basah harus diganti dengan yang baru

Jika menerabas banjir dengan ketinggian air yang lebih dari ketinggian roda mobil tersebut, maka bisa dipastikan air akan mengenai pula filter udara di mesin. Oleh sebab itu, selepas mobil melewati banjir, segera matikan mesin dan ganti filter udara. Ini karena filter sudah basah terkena banjir. Jika dipaksakan tetap terpasang, kerusakan water hammer dapat terjadi di ruang mesin mobil Anda.

5. Sekring

Periksa kondisi kotak sekring dan sebaiknya ganti semua sekring dengan yang baru

Posisi kotak sekring biasanya ada pada bagian atas mesin atau dekat setir. Namun kalau mobil menerjang banjir dengan ketinggian air lebih dari kap mesin, maka sekring juga berpotensi terkena air. Walau terlindung dalam kotak plastik, namun jika debit air yang masuk ke mobil cukup besar, bukan tidak mungkin sekring juga akan kemasukan air. Karenanya disarankan ganti semua sekring sehingga terhindar risiko konsleting akibat sekring basah.

6. Oli

Pastikan oli mesin, oli transmisi, dan oli gardan juga diganti

Ini yang paling sering direkomendasikan oleh pihak bengkel manakana mobil Anda sehabis terkena banjir. Kuraslah semua pelumas yang ada di mobil Anda. Baik oli mesin, oli transmisi, maupun oli gardan. Karena oli yang tercampur air banjir, akan mengakibatkan gesekan antar komponen yang memicu terjadinya keausan komponen tersebut. Risikonya? Anda harus siap perbaikan ketiga komponen tadi dengan biaya yang lebih tinggi dari sekedar ganti oli.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”