Inilah Cara Memakai Dry Shampo yang Benar untuk Rambutmu

ulinulin.com – Dry shampo adalah penyelamat untuk kamu yang tidak sempat mencuci rambut. Produk yang satu ini benar-benar menghasilkan tampilan dan aroma rambut seperti habis keramas. Menariknya, shampo kering ini bisa dipakai di mana saja, entah itu di dalam kendaraan, di kantor, sampai di toilet mall.

Penggunaan dry shampo memang hampir sama seperti kamu memakai hairspray. Pasalnya, kedua produk ini sama-sama dikemas dalam botol semprot (spray). Namun, aturan pemakaian dry shampo sangat berbeda dengan hairspray. Bahkan, banyak pengguna dry shampo yang masih melakukan kesalahan ketika mengaplikasikan shampo kering ini.

Biar kamu nggak ikutan salah dalam mengaplikasikan dry shampo, mari cermati panduan menggunakan dry shampo dari Kamini berikut ini.

Kesalahan Saat Memakai Dry Shampo

Sebelum masuk ke cara memakai dry shampo yang benar, Kamini ingin mengajakmu untuk mengenal kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan dry shampo. Apa saja sih yang dimaksud kesalahan saat memakai shampo kering ini?

    Tidak Mengocok Botol Sebelum Dipakai

Siapa bilang dry shampo tidak meninggalkan residu? Produk ini bisa meninggalkan residu putih di rambut jika kamu tidak mengocok botolnya sebelum memakainya. Perlu kamu ketahui dry shampo mengandung bubuk penyerap minyak. Bubuk ini tidak akan larut dengan cairan di dalamnya jika tidak dikocok terlebih dahulu sebelum disemprotkan.

    Menyemprot Terlalu Dekat

Dry shampo memang lebih aman dibanding hairspray. Meskipun demikian, kamu tidak boleh menyemprot hairspray terlalu dekat dengan rambut. Apabila jarak antara dry shampo dengan rambut terlalu dekat, residu dry shampo akan menggumpal di kulit kepala dan berpotensi menyebabkan ketombe.

    Tidak Langsung Menyisir Rambut Setelah Pakai

Berbeda dengan hairspray yang selalu disemprotkan pada akhir bagian setelah menata rambut, dry shampo justru disemprotkan sebelum kamu menata rambut. Setelah memakai dry shampo, segera sisir rambutmu. Menyisir rambut setelah memakai shampo kering tentu akan membuat rambutmu tampak rapi dan mengembang alami.

    Menyemprot ke Seluruh Bagian Rambut

Kesalahan yang paling sering dilakukan ketika memakai dry shampo adalah menyemprotkan ke seluruh bagian rambut. Dry shampo diformulasikan untuk menyerap minyak berlebih di rambut. Jadi, kamu cukup menyemprotkan di bagian rambut yang sangat lepek, seperti rambut di bagian akar dan poni.

Menyemprotkan dry shampo ke seluruh bagian rambut hanya akan membuat rambut mudah kusam dan kering. So, gunakan shampo kering ini di area yang lepek saja.

    Terlalu Banyak Menyemprotkan Dry Shampo

Mungkin kamu berpikir bahwa semakin banyak shampo kering yang disemprotkan, maka semakin bersih dan wangi rambutmu. Terlalu banyak menyemprotkan dry shampo hanya akan menambah penumpukan residunya di kulit kepala. Alhasil, rambutmu justru akan semakin terlihat berminyak.

    Memakai Setiap Hari

Shampo kering bisa menggantikan sebagian tugas shampo konvensional. Namun, tetap saja dry shampo tidak bisa mengambil alih fungsi shampo yang memang diformulasikan untuk membersihkan dan mengatasi masalah rambut.

Memakai dry shampo setiap hari bisa membuat pori-pori rambut tersumbat. Akibatnya, masalah seperti kulit kepala gatal dan ketombe akan muncul di rambutmu.

Itulah kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan oleh pengguna dry shampo. Jika kamu ingin menggunakan shampo kering, coba hindari kesalahan-kesalahan di atas ini, ya. Pasalnya, kesalahan saat memakai dry shampo justru berpotensi mengakibatkan masalah rambut.

Cara Memakai Dry Shampo yang Benar

Lantas, bagaimana sih sebenarnya cara memakai dry shampo yang benar? Apakah benar penggunaan dry shampo justru terbilang rumit? Yuk, kenali cara memakai dry shampo yang benar di sini.

    Biarkan rambut tergerai saat hendak memakai dry shampo.

    Semprotkan dry shampo dengan jarak 20-30cm dari rambut. Semprot shampo kering hanya pada bagian rambut yang lepek, seperti pangkal rambut atau poni.

    Ratakan dry shampo ke seluruh bagian rambut dengan cara menyisir rambut berkali-kali. Hindari penggunaan jari-jari tangan saat meratakan shampo kering.

    Lanjutkan menata rambut apabila kamu ingin menge-blow atau membuat tatanan rambut apapun. Jika tidak ingin menata rambut, biarkan saja rambutmu tergerai untuk sementara waktu.

Walaupun tidak membuat rambut kaku seperti hairspray, dry shampo tetap meninggalkan residu pada rambut dan kulit kepala. Jadi, alangkah baiknya jika dalam waktu 48 jam setelah memakai dry shampo kamu segera mencuci rambutmu dengan air dan shampo yang menghasilkan busa.

Tips Penting Saat Memakai Dry Shampo

Dry shampo memang sangat membantu, khususnya bagi kamu yang tidak sempat mencuci rambut dengan shampo biasa tapi ingin memiliki tampilan rambut yang lebih segar dan harum. Akan tetapi, kamu perlu memperhatikan sejumlah tips penting saat memakai dry shampo agar produk ini tidak merusak rambutmu.

Yuk, cari tahu tips yang wajib kamu perhatikan saat hendak memakai dry shampo!

    Bukan Pengganti Shampo Konvensional

Perlu kamu ingat bahwa dry shampo bukanlah pengganti shampo konvensional yang mampu menghasilkan busa. Dry shampo hanya berfungsi untuk menggantikan shampo konvensional untuk sementara waktu saja. Produk ini bisa menghilangkan tampilan rambut lepek dan bau tak sedap, tapi tidak benar-benar membersihkan rambut dan kulit kepala.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”