Inilah Cara Menghilangkan Jerawat yang Paling Ampuh

ulinulin.com – Hampir seluruh orang pernah mengalami masalah dengan jerawat. Seperti yang dilansir oleh Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia, berpendapat, “Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.”.

Walaupun terdengar seperti masalah sepele dan kadang dianggap kurang penting, masalah kulit yang satu ini sering membuat orang tidak percaya diri. Jerawat atau acne vulgaris merupakan keadaan kulit berupa benjolan yang timbul akibat terjadinya penyumbatan pori atau peradangan yang terkadang disertai dengan nanah atau darah.

Faktor yang dapat memicu timbulnya jerawat di antaranya adalah perubahan hormonal—masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres—yang merangsang kelenjar minyak berlebih di kulit.

Hal lain yang dapat menimbulkan jerawat antara lain adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri P. Acne—bakteri biasanya ada di kulit, kulit berminyak, ketidakseimbangan hormon, sel-sel kulit mati, pemakaian kosmetik yang berlebihan atau tidak cocok dengan kulit, tidak membersihkan kulit dari kosmetik hingga bersih, layar handphone yang kotor, dan pola makan yang tidak sehat. Proses pembentukan jerawat secara lengkap dijelaskan sebagai berikut.

Proses Pembentukan Jerawat

* sumber: www.mattifycosmetics.com

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa ada jerawat? Atau jerawat itu apa sih? Sebenarnya inflamasi kulit yang satu ini adalah hal yang lumrah dalam dunia medis. Karena di keseharian, kita akan selalu bertemu dengan kotoran bakteri dan bahaya lingkungan yang tak selamanya bersahabat dengan kulit. Karena itulah kulit memunculkan reaksi atas ketidaknyamanan tersebut, salah satunya dalam bentuk jerawat.

Pada lapisan kulit manusia, terdapat suatu kelenjar yang dinamakan sebaceous. Kelenjar ini berfungsi untuk menseksresikan minyak esensial (sebum) yang berfungsi secara alami untuk melembabkan kulit dan membuat pertahanan pada permukaan kulit. Nah, sebelum mencapai permukaan kulit, sebum akan melewati sebuah jalur yang dinamakan pori-pori.

Pada wajah yang bersih, sebum akan mudah mencapai permukaan kulit. Akan tetapi kulit juga secara alamiah akan selalu beregenerasi membuang sel-sel kulit tua dan tidak digunakan lagi, atau yang sering disebut sel kulit mati. Sel kulit mati ini harus segera disingkirkan.

Karena apabila dibiarkan, sel kulit mati akan menumpuk bersama sebum dan menyebabkan berbagai masalah kulit. Salah satunya menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Dan mimpi buruk terjadi apabila penyumbatan ini bertemu dengan bakteri.

Bakteri P. Acne sebenarnya sudah berada di dalam kulit manusia, terutama di bagian dalam area pori-pori dan sebaceous. Pada kulit yang normal, bakteri ini berjumlah sangat sedikit dan tidak akan menimbulkan efek apapun pada kulit.

Tetapi, bila area pori-pori tersumbat, Propionibacterium acnes jumlahnya akan berlipat ganda hingga menginflamasi kulit. Kombinasi dari penyumbatan dan infeksi tersebut ditandai dengan pembengkakan pada kulit, inilah yang disebut sebagai jerawat. Cukup rumit, bukan?

Lantas apa hubungannya dengan keseharian kita? Pemicu jerawat memang bukan karena lingkungan, tetapi lebih cenderung pada bagaimana kita menjaga higienitas kulit. Sudah sewajarnya kulit menjadi lebih kotor setelah beraktivitas. Tetapi bila kotoran tersebut dibiarkan lama menumpuk di area wajah, akan ada juga yang ikut menyumbat pori disamping sel-sel kulit mati tadi. Sehingga kulit menjadi lebih rentan berjerawat.

Jenis-jenis Jerawat

Sebelum mengulas berbagai macam cara menghilangkan jerawat, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu jenis-jenis jerawat yang sering muncul di wajah kita. Dilansir dari Healthline terdapat beberapa jenis jerawat yang bisa timbul di wajah.

1. Komedo Hitam atau Bleackheads

* sumber: www.freepik.com

Komedo hitam terjadi akibat penyumbatan pori-pori oleh sebum dan sel-sel kulit mati. Penyumbatan ini kemudian mengalami perubahan warna menjadi hitam karena melanin pada sel-sel kulit mati bereaksi dengan oksigen dan mengubah warna sumbatan menjadi hitam. Blackheads juga terjadi karena kulit di ujung pori terbuka cukup lebar sehingga memungkinkan kontak antara sumbatan dengan udara.

2. Komedo Putih atau Whiteheads

* sumber: www.freepik.com

Sama seperti komedo hitam, whiteheads juga terbentuk karena adanya penyumbatan pori-pori oleh sel kulit mati dan sebum. Akan tetapi yang membedakannya adalah, whiteheads tidak meyebabkan ujung pori terbuka atau terbuka hanya sedikit. Sehingga oksigen akan sulit untuk kontak langsung dengan sumbatan tersebut. Oleh karena itu warna whiteheads tidak berubah menjadi hitam.

3. Papula

* sumber: www.freepik.com

Papula adalah jerawat yang ditandai dengan benjolan merah, terasa nyeri bila ditekan, namun tidak memiliki titik nanah pada puncaknya. Jerawat jenis ini terjadi karena komedo yang tidak ditangani dalam waktu lama tanpa pengobatan apapun. Hingga akhirnya memicu iritasi dan menyebabkan peradangan pada area kulit sekitarnya.

4. Pustula

* sumber: www.freepik.com

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kamini.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”