Innalillahi, Malangnya Jessica Iskandar, Bagikan Kabar Pilu Ini Usai Ditipu Rp 10 M, Penyakitnya Sampai Kumat Lagi

ulinulin.com – Laporan Wartawan , Nisrina Khoirunnisa

Innalillahi, Jessica Iskandar tengah mengalami kegetiran dalam hidupnya usai ditipu Rp 10 M.

Bahkan, Jessica Iskandar sampai mengalami masalah yang berpengaruh pada bayinya.

Penyakit Jessica Iskandar juga kumat lagi karena kasus penipuan Rp 10 M yang menimpanya.

Lantas, apa yang sebenarnya sedang dialami oleh Jessica Iskandar?

Seperti yang diketahui, Jessica Iskandar baru saja mengalami kasus penipuan dan melaporkannya kepada Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022 lalu.

Melansir dari Tribunseleb, wanita yang akrab disapa Jedar itu melaporkan pria bernama Christoper Stefanus Budianto atau Steven yang telah melakukan penipuan hingga Rp 10 miliar.

Rincian dari kerugian Rp 10 miliar yang dialami oleh Jedar antara lain 11 mobil yakni 5 unit Alphard, 2 unit Porsche, 1 unit Mercedes Benz S Class, 1 unit Hummer, 1 unit Land Cruiser, dan 1 unit Mini Cooper.

Jedar pun mengaku trauma dan kapok untuk berbisnis karena penipuan yang dialaminya.

Bukannya untung malah berakhir buntung, Jessica merasa trauma dengan musibah yang menimpanya.

Gegara kasus penipuan yang dialaminya, Jessica Iskandar mengalami hal menyedihkan lainnya.

Melansir dari video yang ditayangkan ulang oleh Instagram @insta_julid, Jessica Iskandar membagikan kabar duka tersebut.

Yang pertama, Jessica mengaku kondisi kesehatannya semakin drop karena sakit kepala memikirkan masalah yang terjadi pada hidupnya.

“Mohon maaf sebesar-besarnya saya sedang drop lagi, saya sakit kepala, saya nggak bisa ikut,” ungkap Jessica.

Dari kondisinya tersebut, Jessica bahkan tak bisa hadir dalam acara yang mengundang para wartawan dan hanya bisa menyampaikan penjelasan kasusnya melalui zoom live.

“Mungkin dengan adanya zoom live ini, saya bisa menjawab pertanyaan dari temen-temen wartawan mengenai kasus yang saya alami,” sambung Jedar.

Penyakit istri Vincent Verhaag juga ikut kambuh lagi karena peristiwa yang dialaminya.

“Tapi yang pasti keadaan saya tidak memungkinkan untuk datang karena saya merasa kepala saya pusing, tiroid saya naik. Jadi saya nggak bisa terlalu capek,” terang Jedar.

Tak cuma itu, rupanya kasus Jedar itu berimbas buruk pada bayinya, baby Don.

Jedar mengaku ASI yang dipompanya harus dibuang karena ia sedang mengonsumsi obat-obatan untuk penyembuhan tiroidnya yang kumat.

“Iya, karena sekarang minum obat jadinya ASI-nya kebetulan yang saya pompa harus dibuang,” jelas Jedar.

Yang memilukannya lagi, putra Jedar dan Vincent Verhaag itu sampai harus minum stok ASI lama sang ibu.

“Karena obatnya bisa memengaruhi ASI, jadi nggak baik buat bayi. Sementara ini baby Don masih minum stok ASI yang lama,” imbuh Jedar.

Jedar juga menunjukkan hasil ASI yang dipompanya ke dalam botol bayi.

Ia mengatakan bahwa ASI-nya keluar sedikit karena pengaruh dari kesehatannya yang memburuk.

“Hari ini saya pompa cuma sedikit aja yang keluar karena juga mungkin kesehatan berpengaruh ke hasil ASI-nya ya,” sambung Jedar.

Nasi sudah jadi bubur, Jedar kini hanya bisa pasrah dan berdoa agar kasus penipuan yang dialaminya lekas berakhir.

Jedar juga berharap kejadian serupa tidak menimpa orang lain lagi.

“Saya tetap optimis kebenaran akan terungkap di mana saya merasa diri saya sudah menjadi korban, saya hanya ingin hak-hak saya bisa dipulihkan, supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi dan tidak menimpa orang-orang lain,” lanjut Jedar.

Tak ketinggalan, Jedar berharap proses hukum yang sedang dijalaninya dapat diselesaikan dengan cepat.

“Semoga diberikan jalan yang terbaik buat prosesnya supaya bisa cepet agar tidak berlarut-larut, supaya bisa membantu orang-orang yang seperti saya yang mengais keadilan di Indonesia,” tukas Jedar.

(*)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website grid.id. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”