"/> Intip Terowongan Angin Canggih untuk Pengujian Mobil Listrik C_Two

Intip Terowongan Angin Canggih untuk Pengujian Mobil Listrik C_Two

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/11/28/Ay6TmsFs/503229-aef5.jpg”>

Pabrikan penghasil supercar listrik dan pemasuk suku cadang listrik Rimac mengumumkan bahwa mereka baru saja melakukan pengujian aerodinamis dengan menggunakan model skala penuh dari hypercar Rimac C_Two. Dan untuk itu, pengujian mobil listrik ini dilakukan di fasilitas tingkat tinggi milik Rimac.

Bermarkas di Kroasia, fasilitas terowongan angin Rimac menggunakan kendaraan replika dibuat berdasarkan simulasi komputer sebelumnya menggunakan model 3-D digital. Meskipun bukan mobil yang berfungsi penuh, prototipe C_Two memiliki semua fitur aero aktif yang akan digunakan pada produk akhir, serta tiruan realistis dari komponen suspensi dan drivetrain.

Teknologi canggih dari Rimac untuk mengembangkan C_Two

C_Two menggunakan spoiler belakang aktif yang beradaptasi dengan kecepatan kendaraan dan berfungsi sebagai rem udara ketika harus melambat dengan cepat. Mobil ini akan memiliki elemen aero aktif yang terletak di kap mobil serta di bawah bumper depan dan belakang.

Kepakan yang dikendalikan komputer ini berfungsi untuk menghilangkan hambatan kendaraan, menambah downforce, dan memaksimalkan efisiensi pendinginan saat mobil sedang melaju kencang. Informasi lebih lanjut tentang desain prototipe dapat dilihat dalam film dokumenter yang dirilis ke saluran YouTube resmi Rimac.

Sementara C_Two pertama kali diungkap kembali pada bulan Maret, Rimac mengklaim sudah mengembangkan hypercar selama lebih dari dua tahun. Tidak ada bagian yang dibawa dari model Concept_One perusahaan sebelumnya. Tim Rimac telah membuat sketsa dan memodelkan ratusan desain potensial sebelum akhirnya menyelesaikan prototipe terowongan angin.

Terowongan angin berteknologi tinggi dari Rimac

Sebelum membuat model fisik, Rimac menggunakan supercomputer BURA untuk menyelesaikan lebih dari 70 juta persamaan aerodinamis yang terkait dengan bentuk mobil. Teknologi BURA memiliki ‘hampir 7.000 core’ setara dengan lebih dari 3.000 prosesor yang ditemukan di laptop modern.

Berkat teknik aerodinamis yang efisien, Rimac mengincar kecepatan tertinggi 415 km/jam per jam pada model produksi. Perusahaan Kroasia ini juga mengatakan akan memiliki waktu 1.85 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari keadaan diam dengan empat motor listrik yang akan memasok output gabungan 1.888 daya kuda pada keempat roda.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”