Kenalan Sama Lamborghini Huracan Tecnica, Lawan Tanding Porsche 911 GT3

ulinulin.com – JAKARTA – Lamborghini akhirnya meluncurkan Huracan Tecnica, yang diklaim sebagai supercar serbaguna dan dinilai sebagai proyek ambisius Lambo, demi menjegal kejayaan Porsche 911 GT3.

Berapa kapasitas mesin Lamborghini Huracan Tecnica?

Berapa harga Lambo Huracan Tecnica di Eropa?

Kelahiran mobil ini juga didasari atas kebutuhan untuk mengisi gap antara Huracan Evo dan Huracan STO yang dirasa terlalu jauh. Detail teknisnya kami bahas di bawah, tapi bentuknya harus kami bahas dulu. Karena belum pernah sebetah ini memperhatikan Huracan sebelumnya. Padahal tidak beda-beda amat.

Kata pabrikan Banteng, desain Lambo Huracan Tecnica sedikit dipengaruhi oleh bentuk Sian. Terlihat dari guratan di mukanya. Sayap belakang itu bukan untuk gaya. Diklaim, peranti aerodinamika itu memberikan daya tekan lebih 35 persen lebih besar etimbang versi Evo, tapi juga mengurangi drag hingga 20 persen. Posisinya lebih ke atas dibanding Evo.

Chief Technical Officer Lamborghini, Rouven Mohr menggambarkan Tecnica sebagai, “Kombinasi antara keduanya.” Dikutip dari Autocar, ini dicapai (salah satunya) dari kalibrasi ulang mode berkendara. Strada akan membuat Tecnica agak jinak di jalanan biasa persis seperti edisi Evo. Tapi begitu diganti ke mode Corsa, Anda akan menemukan kebrutalan yang menyamai STO. Tapi kartu as-nya adalah Sport. Pilihan ini membuat mobil bergerak luwes saat bermanuver. Salah satunya adalah pergerakan oversteer yang lebih mudah dikendalikan.

Dikatakan juga, mobil ini fokus pada memberikan rasa percaya diri kepada pengemudinya, saat mobil dikendarai pada batas kemampuan maksimal. Baik di jalan raya maupun di lintasan tertutup. Persis seperti yang bisa diberikan oleh Porsche 911 GT3.

Tapi Tecnica masih punya kelebihan lain dalam bentuk 4WS (4-wheel steering). Tapi jangan bayangkan sistem stir belakang konvensional. Ini lebih kepada ‘memainkan’ pendistribusian torsi menggunakan rem dan adaptive traction control. Hasilnya, tergantung mode berkendara yang mana bisa memberikan pergerakan oversteer tadi. Dengan syarat mobilnya percaya kalau pergerakan itu disengaja oleh pengemudi. Dari mana bisa tahu? Mobil ini dibekali LDVI (Lamborghini Integrated Vehicle Dynamic). ‘Otak’ yang juga sudah terpasang di Huracan Evo.

Lamborghini Huracan Tecnica dibekali mesin V10 5,2 liter dengan daya puncak 640 hp. Transmisi kopling ganda tujuh gigi dan limited slip differential elektronik akan menghantarkan tenaga ke roda belakang. Hanya roda belakang. Tambahan lainnya untuk membuat mesin bersuara merdu adalah sistem knalpot baru. Diklaim, saat mencapai 8.500 rpm, suaranya benar-benar menggugah.

Cengkraman ke aspal mengandalkan ban Bridgestone Sport semi slick, yang membungkus pelek ukuran 20 inci. Sementara untuk berhenti, terpasang rem carbon ceramic yang berbeda dengan versi STO. Detil perbedaannya tidak disebutkan, yang pasti lebih ramah untuk dipakai di jalan raya.

Nah, Sant’Agata akan menjual Huracan Tecnica menjelang akhir tahun ini. Harganya, di Eropa sekitar Rp 3,7 milyar. (INDRA ALFARISY/EK)

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”