Kenali Letak Perbedaan antara Bunga dan Bagi Hasil di Sini

ulinulin.com – Mungkin sebagian dari kamu sering kali bertanya mengenai letak perbedaan antara bunga dan bagi hasil. Sebab, kedua sistem pembagian keuntungan tersebut dijalankan oleh bentuk bank yang berbeda, yaitu konvensional dan syariah.

Secara umum, bunga identik dengan sistem bank konvensional. Sementara itu, bagi hasil identik dengan sistem bank syariah.

Lantas kira-kira di mana letak perbedaan antara bunga dan bagi hasil? Untuk mengatasi penasaranmu, berikut Glints akan menjelaskannya kepadamu.

Yuk, simak sampai habis, ya!

© Glints

Mengenal Bunga dan Bagi Hasil

© Freepik.com

Sebelum melangkah ke pembahasan intinya, mari kita mengenal terlebih dahulu masing-masing pengertian dari bunga dan bagi hasil.

1. Pengertian bunga

Dilansir dari The Balance Careers, bunga adalah biaya yang harus kamu bayar saat meminjam uang. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan bunga saat meminjamkan uang.

Biasanya, ketika meminjam uang kepada lembaga keuangan seperti bank kamu akan dikenakan bunga per bulannya dan diwajibkan untuk membayarnya.

Sebagai contoh, kamu meminjam uang kepada bank sebesar Rp15.000.000 kepada bank dengan bunga sebesar 2% per bulan.

Maka, kamu harus membayar bunga sebesar Rp15.000.000 x 2% = Rp300.000 per bulan.

Sebaliknya, kamu juga bisa mendapatkan bunga jika berinvestasi ke lembaga keuangan tertentu.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bunga biasanya digunakan oleh bank konvensional.

Sistem bunga pada bank konvensional sering kali dianggap riba, yaitu pengambilan tambahan sebagai syarat yang harus dibayarkan oleh nasabah kepada bank selain pinjaman pokok.

Bunga sendiri memiliki beragam jenis, seperti bunga flat, bunga fixed, bunga anuitas, bunga efektif, dan sebagainya.

Semuanya memiliki perhitungannya masing-masing saat mengajukan kredit pinjaman.

Baca Juga: 3 Jenis Simpanan yang Lazim Tersedia di Bank

2. Pengertian bagi hasil

Dilansir dari Tirto, sama seperti bunga, bagi hasil juga diberikan bank kepada nasabah sebagai balas jasa dan jumlah uang yang dibayarkan kepada nasabah jika ia memiliki pinjaman kepada bank.

Hanya saja, bagi hasil memiliki sistem yang lebih berbeda jika dibandingkan dengan bunga. Pasalnya, sistem ini dijalankan oleh bank syariah.

Bagi hasil sendiri memiliki tiga macam akad, yaitu mudarabah, musyarakah, dan murabahah.

Mudarabah adalah akad kerja sama antara pihak bank dan nasabah, di mana nasabah akan memberikan modal usaha, sementara bank menjadi pihak yang melakukan investasi atau usaha.

Musyarakah sendiri merupakan perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak atau lebih untuk usaha tertentu.

Sementara itu, murabahah adalah akad yang telah disepakati oleh kedua belah pihak berdasarkan aktivitas jual beli barang dengan tambahan keuntungan untuk bank syariah.

Sama seperti bunga, bagi hasil juga memiliki beberapa skema, yaitu profit sharing, gross profit sharing, dan revenue sharing.

Perbedaan Bunga dan Bagi Hasil

© Freepik.com

Nah, setelah memahami pengertian dari bunga dan bagi hasil, kini saatnya untuk mengetahui letak perbedaan dari keduanya.

Jika dilihat dari pembahasan di atas, berikut letak perbedaan antara bunga dan bagi hasil:

1. Penentuan besaran

Dalam bunga, penentuan tingkat suku bunga dibuat pada perjanjian awal dengan pedoman harus selalu untung.

Sementara itu, dalam bagi hasil penentuan besarnya rasio dibuat dengan pedoman untung rugi.

Baca Juga: Kuliah Perbankan? Ketahui Apa Saja Peluang Kerjanya

2. Sistem pembayaran

Perbedaan lain antara bunga dan bagi hasil terletak pada sistem pembayarannya.

Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan di awal tanpa pertimbangan apakah proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi.

Hal ini berbeda dengan bagi hasil. Pembayaran bagi hasil tergantung pada keuntungan proyek yang dijalankan.

Apabila tidak mendapatkan keuntungan, kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua pihak, yaitu nasabah dan bank syariah.

3. Sistem pembagian

Jumlah pembayaran bunga tidak akan meningkat sekalipun jumlah keuntungan yang didapatkan oleh bank mengalami peningkatan berkali lipat.

Sementara itu, pembagian laba dari bagi hasil akan meningkatkan sesuai dengan peningkatan jumlah pendapatan.

4. Eksistensi

Dalam penerapan bagi keuntungan dengan sistem bunga sering kali dikecam oleh banyak orang karena dianggap menggunakan sistem riba.

Hal ini berbeda dengan sistem bagi hasil yang eksistensinya cenderung lebih bisa diterima masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Kredit Kendaraan di Bank yang Perlu Kamu Ketahui

Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan antara bunga dan bagi hasil.

Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pilih secara bijak saat mengajukan pinjaman antara ke bank konvensional atau bank syariah.

Jika ingin berdiskusi lebih lengkap mengenai sistem bank konvensional dan syariah, kamu bisa langsung bertanya kepada Glints Komunitas.

Glints Komunitas adalah wadah diskusi pengguna Glints tentang banyak hal, termasuk tentang keuangan pribadi.

Di sana, kamu bisa tanya jawab langsung terkait bunga dan bagi hasil secara lebih mendalam.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gabung Glints Komunitas sekarang juga!

Sumber

    What Is Interest?

    Perbedaan Bunga Bank Konvensional dan Bagi Hasil Bank Syariah

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”