Kenapa Semangka Tidak Boleh Masuk Kulkas?

ulinulin.com – Buah semangka menjadi salah satu buah yang menyegarkan dan nikmat disantap di siang hari. Semangka yang menyimpan banyak air ini bisa mencegah dehidrasi setelah beraktivitas seharian di luar ruangan.

Untuk menjaga kesegaran buah semangka, beberapa orang memilih menyimpannya di dalam kulkas. Mereka percaya bahwa semangka yang disimpan di kulkas bisa awet dan segar.

Namun, beberapa ahli justru berpendapat sebaliknya. Peneliti berpendapat bahwa semangka yang disimpan di kulkas bisa mengalami penurunan kualitas mutu.

Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasannya yang dirangkum terkait beberapa alasan semangka tidak boleh masuk kulkas!

1. Kualitas nutrisi semangka berkurang

“Kenapa semangka tidak boleh disimpan di kulkas?” Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui nih, Ma.

Kebiasaan menyimpan semangka di kulkas ternyata dapat menghilangkan semua kandungan nutrisinya di dalamnya atau menurunkan kualitas semangka. Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa semangka yang disimpan pada suhu kamar memiliki kualitas lebih baik. Apalagi jika dibandingkan dengan semangka yang disimpan di kulkas.

Semangka yang didinginkan akan menghambat proses penambahan nutrisi. Pasalnya, semangka yang dipetik dan disimpan di suhu ruangan normal akan terus menghasilkan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Salah satu manfaat semangka bagi tubuh ialah mengatur tekanan darah, membantu detoksifikasi, hingga melawan peradangan dalam tubuh. Semua kandungan nutrisi dalam semangka akan hilang apabila Mama menyimpannya di kulkas.

Editors’ Picks

2. Semangka bisa busuk

Menyimpan semangka di kulkas tidak menjamin buah tersebut bisa awet dan tetap segar. Sebab, semangka yang disimpan di kulkas selama tujuh hari akan mengalami pembusukan.

Meletakkan semangka dalam wadah plastik di kulkas justru dapat menyebabkan bakteri berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan untuk menyimpan semangka di suhu ruangan normal dan segera menyantapnya agar terhindar dari pembusukan.

3. Tempat berkembangnya bakteri dan kuman

Semangka yang disimpan di kulkas bisa menjadi sarang perkembangbiakan bakteri dan kuman. Semangka akan bercampur dengan makanan mentah lainnya, sehingga tidak dapat mempertahankan kandungan nutrisinya.

Semangka yang disimpan berdekatan dengan makanan lainnya bisa menyebabkan bakteri jahat tumbuh dan menyebar ke buah. Akibatnya, Mama yang mengonsumsi semangka bisa mengalami mual akibat keracunan makanan.

4. Penyimpanan semangka potong di kulkas rentan bakteri berkembang biak

Buah semangka yang sudah dipotong sebaiknya tidak disimpan di kulkas bersama makanan mentah lainnya. Telah disinggung di atas, buah semangka yang sudah dipotong lebih rentan terinfeksi bakteri jahat dan kuman.

Risiko terpapar bakteri jahat semakin tinggi apabila semangka yang sudah dipotong dibiarkan di wadah terbuka saat berada di dalam kulkas. Semakin lama menyimpan buah semangka potong di kulkas, maka semakin banyak pula bakteri yang bisa berkembang.

Tips Menyimpan Semangka yang Aman

Apabila Mama tetap ingin menyimpan semangka di kulkas, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan simpan buah dalam keadaan terpotong. Apabila semangka sudah dipotong, maka simpanlah di wadah tertutup yang sudah dibersihkan.

Jangan letakkan semangka di samping makanan mentah karena bisa menyebabkan penyebaran bakteri jahat. Hindari penggunaan wadah plastik biasa, Mama dianjurkan menggunakan wadah khusus untuk menyimpan makanan.

Jaga suhu kulkas agar tetap pada suhu optimal untuk menjaga kualitas nutrisi semangka. Terakhir, jangan lupa bersihkan kulkas secara teratur agar tidak ada bakteri atau kuman yang bersarang di dalamnya.

Menyimpan semangka di kulkas memang tidak dianjurkan. Namun, Mama tetap bisa menyimpannya dengan memperhatikan suhu kulkas, wadah yang digunakan, hingga berapa lama Mama akan menyimpannya.

Nah, itulah alasan untuk menjawab pertanyaan terkait “kenapa semangka tidak boleh masuk kulkas?” Jangan sampai semangka yang seharusnya bermanfaat bagi tubuh justru bisa membahayakan kesehatan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website popmama.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”