Keren! Prototipe Hyundai Ioniq 5 Didaur Ulang Jadi Air Purifier

ulinulin.com – SEOUL – Pernah kepikiran tentang nasib mobil prototipe setelah digunakan sebagai media pengujian oleh pabrikan? Beberapa disimpan di pabrik sebagai salah satu kendaraan pamer dan mungkin yang lainnya akan menjadi patung rongsongkan yang tersimpan di dalam gudang. Hal tersebut dilakukan karena kendaraan prototipe tersebut tidak dapat digunakan sebagai kendaraan legal di jalan raya. Belum lagi pertimbangan lain yang membuat prototipe ini tidak layak untuk dikendarai seperti model produksinya.

Tapi Hyundai Motor Global baru-baru ini melakukan hal yang sangat bermanfaat pada kendaraan prototipe dari Ioniq 5 yang sudah usai melalui pengujian. Hyundai mengubah “bangkai” prototipe Ioniq 5 menjadi sebuah air purifier atau pembersih udara. Memanfaatkan bagian-bagian yang menempel pada Ioniq 5 mulai dari bodi, velg hingga pada layar hiburan berukuran 12,3 inci dirakit untuk menjadi sebuah pembersih udara yang unik dengan ukuran besar.

Proses perakitan air purifier Ioniq 5 ini juga diabadikan melalui video berdurasi 2 menit 30 detik. Pada video tersebut terlihat beberapa insinyur tengah menguraikan bagian-bagian dari Ioniq 5 dan menyisakan rangka E-GMP yang merupakan basis dari kendaraan listrik Hyundai. Sementara itu para insinyur memanfaatkan pembersih udara bawaan dari Ioniq dan ditempatkan pada sebuah tabung yang terbuat dari kap mesin dan pintu hatchback bertenaga listrik itu. Selain itu, bagian velg berukuran 20 inci Ioniq 5 yang memiliki desain menarik tersebut juga dimanfaatkan sebagai penutup dari Air Purifier tersebut.

Selain itu, terdapat pula kipas pendingin yang disesuaikan agar dapat mendukung pengoperasian air purifier ini menjadi lebih baik. Untuk pengaturan dan tampilan menu, Hyundai menggunakan layar hiburan serta lampu belakang dengan desain yang khas sebagai pemanis di bagian luarnya. Nyatanya mobil prototipe bekas yang tidak digunakan lagi bisa bermanfaat dalam wujud lain.

Tentu saja ide ini bisa sejalan dengan konsep mobil ramah lingkungan yang ditawarkan oleh Hyundai dengan tidak menambah “sampah” sisa pengembangan di masa lalu. Diketahui Ioniq 5 yang dirancang pada 10 Desember 2020 ini telah digunakan oleh Hyundai untuk pengujian noise, vibration and harshness (NVS) hingga 10 Desember 2021. Kendaraan Prototipe ini juga menggunakan material yang mudah didaur ulang dan tentunya ramah lingkungan. Setelah selesai masa pengujiannya kendaraan ini akan siap diproduksi dalam waktu dekat di beberapa negara termasuk Indonesia.

Hyundai Ioniq 5 dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang juga digunakan oleh Kia EV6. Terdapat baterai berkapasitas 72,6 kWh yang menggerakan dua motor listrik di roda belakang dan depan. Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 302 hp dan torsi 605 Nm dari memungkinkan untuk berakselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 5,2 detik. Selain itu, dengan daya penuh kendaraan ini mampu berjalan tanpa henti hingga sejauh 481 km pada siklus WLTP.ALVANDO NOYA / WH

Sumber: Paultan

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”