Komang tak mau jadikan cedera alasan kegagalan di Indonesia Masters

ulinulin.com – Pebulu tangkis Komang Ayu Cahya Dewi tak mau menjadikan cedera sebagai alasannya gagal melaju ke babak final turnamen Indonesia Masters 2022 usai takluk dari tunggal putri Jepang, Riko Gunji di partai semifinal.

Berlaga di Platinum Arena, Malang, Sabtu, runner up Indonesia International Challenge 2022 itu kalah di babak semifinal turnamen BWF World Tour Super100 dari Riko Gunji dengan skor identik 14-21, 14-21.

“Cedera saya bukan menjadi alasan kekalahan saya hari ini. Secara keseluruhan permainan lawan lebih baik dari saya hari ini,” tambah runner up Bahrain International Series 2021 itu, dalam pernyataan resmi PBSI, Sabtu.

Sejatinya, Komang masih sedikit mengalami masalah di bagian pergelangan kaki lanannya saat menghadapi partai semifinal kejuaraan berhadiah total 81 ribu dolar AS ini.

Namun, dengan semangat dan tekad yang tinggi, Komang tak merasa begitu terganggu dengan cedera yang dialami dan memilih lebih fokus dalam bertanding.

Pada pertandingan itu, pemain asal Pulau Dewata tersebut mengakui tunggal putri Negeri Matahari Terbit bermain lebih baik.

Terbukti pemain kelahiran Denpasar, 21 Oktober 2002 itu kewalahan sehingga harus takluk dua gim langsung dalam tempo 36 menit.

“Harus diakui lawan bermain sangat baik hari ini. Saya sedikit kewalahan meladeni permainannya. Secara keseluruhan saya puas dengan torehan ini bisa melaju ke babak semifinal super 100,” ungkap Komang.

Setelah tampil pada dua turnamen di Kota Apel, Komang ingin mengevaluasi diri dan berlatih lebih keras lagi untuk memperbaiki kekurangannya selama ini.

“Setelah ini saya mau berlatih kembali untuk mempersiapkan tampil pada turnamen berikutnya. Evaluasinya saya harus bermain lebih ngotot lagi sejak awal pertandingan,” pungkas Komang.

Dengan hasil ini, Indonesia tidak menempatkan satu pun wakilnya pada babak pemungkas sektor tunggal putri di turnamen Indonesia Masters 2022.

Adapun bagi Riko, kemenangan atas Komang mengantar dirinya kembali berlaga pada partai pemungkas di Malang dengan akan menghadapi Gao Fang Jie (China).

Gao Fang Jie, tunggal putri Negeri Tirai Bambu itu melangkah ke babak final turnamen BWF level 100 tersebut seusai menumbangkan Natsuki Nidaira (Jepang) dengan skor 21-17, 22-20 dalam tempo 54 menit.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”