Lebih Baik Sewa Apartemen atau Rumah? Ini Dia 3 Pertimbangannya!

ulinulin.com – Sebagai kaum milenial, pasti pernah terbesit kegalauan terkait memilih antara sewa apartemen atau rumah sebagai tempat tinggal.

Untuk dapat membuat pilihan yang tepat, kamu harus tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari apartemen dan rumah sebagai pilihan hunian.

Lantas, apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum memilih?

Yuk, simak poin-poin pentingnya di bawah ini.

1. Lokasi

© Freepik.com

Lokasi biasanya menjadi aspek utama pertimbangan mengenai sewa apartemen atau rumah.

Seperti yang kita ketahui saat ini, harga rumah tapak khususnya untuk milenial sering terasa sangat mahal.

Kalaupun ada yang murah, lokasinya sudah pastijauh dari pusat kota dan area perkantoran.

Sementara, iklan-iklan apartemen biasanya mempromosikan lokasi yang strategis dan dekat dengan berbagai akses serta fasilitas.

Kemungkinan kamu akan dapat menemukan apartemen yang dekat dengan kantor dibanding rumah tapak.

Akan tetapi, jika pandai mencari, tentu masih ada kemungkinan mendapatkan rumah tapak yang tidak terlalu mahal dan dekat dengan lokasi perkantoran.

Tak kalah penting, pertimbangan akses ke jalan tol dan transportasi publik dari lokasi tempat tinggal pun harus dipikirkan.

2. Biaya

© Pixabay.com

Sebelum memutuskan untuk sewa rumah atau apartemen, penting untuk menghitung biaya yang harus dikeluarkan.

Keputusan jenis tempat tinggal yang disewa harus sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Secara umum, harga sewa apartemen lebih tinggi dibanding rumah tapak dengan luas bangunan yang sama karena fasilitasnya yang cenderung lebih lengkap.

Tidak hanya itu, dilansir dari Kompas, penyewa apartemen juga wajib membayar iuran perbulan selain uang sewa, listrik, dan air.

Iuran perbulan ini digunakan untuk biaya perawatan apartemen.

Sementara, jika tinggal di rumah tapak, perawatan dan penanganan kerusakan biasanya ditanggung oleh pemilik rumah.

Meski demikian, dilansir dari Medcom, banyak milenial yang memilih sewa apartemen dibanding rumah tapak karena selain sesuai dengan gaya hidup, cicilannya lebih ringan dan tenor pinjamannya lebih panjang.

3. Keamanan dan Privasi

© Pixabay.com

Jika kamu sangat memperhatikan keamanan, tinggal di apartemen dinilai lebih baik dengan adanya penjagaan keamanan 24 jam yang ketat dengan petugas dan sistem yang selalu siap siaga.

Tidak sembarang orang bisa keluar masuk di apartemen.

Biasanya, penghuni apartemen harus bisa menunjukkan bukti bahwa ia merupakan orang yang tinggal di hunian tersebut.

Jika tinggal di rumah tapak, siapapun bebas lewat dan berkunjung ke area tempatmu tinggal meskipun tetap ada penjagaan yang relatif aman.

Hanya saja, tidak dapat dipungkiri bahwa sistem keamanan perumahan masih belum sebagus apartemen.

Nah, selain itu, jika kamu tipe orang yang senang bersosialisasi dengan tetangga, tinggal di apartemen bisa jadi terlalu sunyi buatmu.

Tinggal di hunian jenis ini lebih cocok bagi orang-orang individualis yang tidak terlalu suka berinteraksi dengan lingkungan tinggalnya.

Mungkin hal ini bisa menjadi keuntungan bagi beberapa orang, khususnya para pekerja sibuk yang berharap pulang ke rumah atau apartemen untuk benar-benar beristirahat setelah lelah bekerja.

Nah, itu tadi beberapa pertimbangan yang bisa dipikirkan matang-matang sebelum memutuskan untuk sewa apartemen atau rumah.

Jangan sampai buru-buru tergiur iklan atau promosi hunian, ya. Pastikan kamu benar-benar siap untuk memutuskan hunian yang dipilih.

Jika membutuhkan opini dari lebih banyak orang mengenai sewa tempat tinggal yang tepat, kamu bisa berkunjung ke Glints Komunitas.

Di Glints Komunitas, terdapat ribuan pengguna yang bisa kamu ajak diskusi mengenai hal ini serta topik-topik lain terkait karier.

Yuk, daftarkan akunmu sekarang. Gratis!

Sumber

    Mana yang Terbaik, Tinggal di Apartemen atau Rumah?

    Alasan Milenial Lebih Pilih Sewa Apartemen

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”