Malas Pindah Gigi Transmisi Otomatis, Bisa Berakibat Fatal

ulinulin.com

Penggunaan transmisi otomatis memang memudahkan pengemudi. Tetapi bukan berarti bisa bermalas-malasan termasuk memindahkan tuas persneling. Masih cukup banyak pengguna mobil transmisi otomatis yang terus-menerus menggunakan transmisi D (Drive) saat berkendara.

Lakukan pindah gigi sesuai kondisi lalu lintas meski menggunakan mobil transmisi otomatis

Bahkan saat lampu merah atau macet mereka memanfaatkan pedal rem untuk membuat mobil tidak melaju dengan posisi tuas persneling masih di D. Sayangnya cara tersebut salah dan bisa berakibat fatal. Bila tuas persneling terus-menerus di posisi D bisa menyebabkan gearbox bekerja terlalu berat. Dampaknya bisa menyebabkan selip kopling.

Disarankan bila mobil dalam kondisi berhenti lama seperti di lampu merah atau macet, memindahkan tuas persneling ke posisi N (netral). Begitu juga ketika jalan menanjak, pindah ke L (low gear) atau 2 dan 3 pada beberapa pabrikan. Selain mendapat torsi yang besar untuk menanjak juga tidak membuat gearbox bekerja terlalu berat.

Saat kondisi lalu lintas macet, pindahkan gigi ke N pada transmisi otomatis untuk cegah selip kopling

Meskipun Anda bisa saja menginjak pedal rem untuk menahan mobil melaju. Tetapi situasi ini digunakan ketika jalanan padat merayap, bukan macet total dengan posisi mobil berhenti lebih dari 10 detik. Nah, jadi jangan malas pindah gigi transmisi otomatis mobil Anda ya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”