Membandingkan Baca Buku vs Dengar Audiobook, Mana Terbaik?

ulinulin.com – Dengan semakin majunya peradaban yang menuntut kecepatan, banyak orang tidak meluangkan waktu untuk membaca buku. Hal ini memunculkan perdebatan antara baca buku vs audiobook.

Penelitian dari Pew Research sendiri menyatakan 20% pembaca di Amerika Serikat mengonsumsi buku melalui audiobook.

Selain praktis, audiobook juga memungkinkan untuk dilakukan kala dalam perjalanan. Nah, apakah audiobook jauh lebih baik dari buku?

Pada artikel kali ini, Glints akan berikan penjelasannya untukmu.

Baca Juga: 5 Aplikasi Ebook yang Bisa Kamu Pilih untuk Membaca Buku Digital

Perkembangan Audiobook

© voices.com

Bersumber dari Cybercultural, audiobooks mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Meskipun sebagian besar pembaca buku non-fisik masih memilih format ebook, ternyata audiobooks juga dapat mengejar popularitasnya beberapa tahun belakangan.

Lebih lanjut, dengan adanya audiobook ini membuat jumlah buku yang dibaca rerata warga Amerika berkurang.

Dikatakan bahwa total buku yang dibaca berkurang hingga 9% dalam satu tahun.

Hal ini juga didukung dengan fakta bahwa beberapa buku justru penjualan tertingginya dalam format audiobook.

Faktor lain yang mempercepat perkembangan audiobook adalah munculnya beragam podcast.

Beberapa penulis seperti Malcolm Galdwell untuk mengubah penulisan di bukunya agar lebih nyaman jika dibuat dalam bentuk audiobook.

Perubahan penulisan ini disebabkan masyarakat sekarang terbiasa mendengarkan podcast yang cenderung komunikatif.

Tentu jika suatu buku diubah mentah-mentah dalam bentuk audiobook maka akan menimbulkan kebosanan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku tentang Personal Branding

Perbedaan Baca Buku vs Audiobook

© thenerddaily.com

1. Kepraktisan

Hal pertama yang membedakan buku vs audiobook adalah kepraktisannya. Seperti yang diketahui, buku memiliki ukuran dan beban tertentu.

Hal ini tentu mengurangi kepraktisannya kala harus dibawa kemana-mana.

Karena berbentuk fisik, buku juga rawan rusak seperti terkena air, sobek, dan sebagainya.

Berbeda dengan audiobook, kamu dapat mengaksesnya melalui smartphone-mu, atau gawai lainnya.

Kamu juga tidak memerlukan tempat tersendiri untuk menyimpannya. Pasalnya, audiobook biasanya dapat tersimpan di smartphone, atau pada penyimpanan cloud.

Tentu ini akan lebih praktis. Selain itu, risiko kerusakan juga tidak kamu temukan, kecuali kerusakan pada gawai yang kamu miliki.

2. Sensasi

Bersumber dari Bookriot, membaca buku fisik memberikan sensasi tersendiri. Pasalnya, membaca buku fisik memiliki aktivitas kognitif yang lebih tinggi.

Selain membaca, kamu juga perlu memegang buku, membalikkan lembarannya, bahkan ada yang merasa aroma yang dikeluarkan buku memiliki sensasi tersendiri.

Aktivitas kognitif ini juga dipercaya meningkatkan pemahaman seseorang dalam membaca buku.

Di sisi lain, audiobook juga memiliki sensasi sendiri. Salah satunya adalah penjiwaan dari isi buku.

Pada buku fiksi, tentu terdapat berbagai tokoh di dalamnya.

Melalui audiobook, tokoh-tokoh tersebut dapat lebih hidup karena dibacakan oleh narator dengan karakter suara, intonasi yang berbeda-beda.

3. Multitasking

Seperti yang disampaikan sebelumnya, meningkatnya tuntutan zaman akan kecepatan memaksa kita untuk dapat ber-multitasking. Audiobook adalah media yang mendukung hal ini.

Kamu dapat mendengarkan audiobook kala sedang berkendara, mengantre, dan sebagainya.

Berbeda dengan buku, tentu memerlukan tempat yang tenang, dan kondisi tersendiri untuk dapat lebih nyaman.

Oleh karenanya, waktu seseorang membaca buku biasanya saat benar-benar memiliki waktu kosong, sedangkan audiobook dapat kamu dengarkan di sela-sela waktu sibukmu.

Mana Lebih Baik?

© jstor.com

Bersumber dari Times, membaca buku lebih disarankan jika itu bertujuan untuk menambah pengetahuan.

Namun, apabila hanya sebagai hiburan, maka keduanya dapat dilakukan beriringan.

Pasalnya, otak akan lebih aktif dan memahami isi buku ketika kamu benar-benar melihat isinya, bukan hanya mendengarkannya.

Namun, jika kamu sudah merasa nyaman untuk mendengarkan audiobook, maka seharusnya itu tidak menjadi masalah.

Baca Juga: Isi Waktu Luang dengan 6 Rekomendasi Buku Rilisan 2020 Ini

Nah, itulah beberapa hal mengenai baca buku vs audiobook. Menurutmu sendiri, mana yang lebih cocok untukmu?

Yuk, bagikan pendapatmu mengenai ini pada Glints Komunitas. Di Glints Komunitas, kamu akan bertemu dengan pengguna profesional lainnya yang dapat saling bertukar pikiran dan wawasan.

Tunggu apa lagi? Bagikan pendapatmu sekarang!

Sumber

    Are Audiobooks As Good For You As Reading? Here’s What Experts Say

    Audiobooks VS Reading: The Rules Are, There Are No Rules

    Audiobooks deep dive: latest statistics & trends

    One-in-five Americans now listen to audiobooks

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”