"/> Memilih Velg Terkuat, Velg Alloy atau Velg Kaleng?

Memilih Velg Terkuat, Velg Alloy atau Velg Kaleng?

ulinulin.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/11/01/Ay6TmsFs/wheels2-6135.png”>

Tidak diragukan lagi bahwa velg alloy terlihat jauh lebih baik daripada velg kaleng. Bahkan beberapa orang mencoba untuk mengetes dan menemukan manakah velg terkuat yang bisa dipilih untuk membawa kendaraan di medan berat atau beban yang banyak. Terlebih ketika Anda akan mengemudi menempuh jalanan berlubang

Ketika memilih velg, yang patut dipertimbangkan adalah seberapa kuat roda dan bagaimana roda bisa bertahan menghadapi berbagai goncangan, seperti menabrak lubar besar di jalanan. Salah satu cara ekstrim untuk menguji ketahanan tegangan roda adalah menekannya sekuat mungkin menggunakan press hidrolik.

Manakah yang lebih kuat, velg alloy atau velg kaleng?

Inilah yang dilakukan oleh orang-orang di Hydraulic Press Channel. Melalui akun YouTube mereka, mereka menghancurkan velg baja dan roda dengan menggunakan tekanan 150 ton. Roda yang dipasang di dalam velg tersebut ditekan secara vertikal dan horizontal.

Seharusnya tidak mengherankan bagi siapapun bahwa velg memiliki kekakuan yang lebih tinggi dan membutuhkan lebih banyak tekanan untuk menghancurkan velg tersebut. Ditekan sedemikian rupa, velg alloy ternyata mampu menahan hingga 20 ton tekanan sebelum hancur. Meskipun sebenarnya tekanan seperti ini sangat kecil kemungkinan terjadi di dunia nyata.

Test yang dilakukan menunjukan bahwa velg alloy yang tidak kuat menahan beban atau tekanan akan hancur berkeping-keping secara tiba-tiba. Bahkan kehancurannya lebih terasa ketika velg mendapatkan tekanan dari arah lateral.

Di lain pihak, velg besi lebih mudah rusak dibandingkan velg alloy. Namun masalahnya, velg akan menyerap tekanan yang diterima sebelum akhirnya pecah. Untuk menghadapi jalanan berlubang, velg alloy memang bisa menahan tekanan yang didapatkan. Tapi menariknya, velg kaleng memiliki kemampuan lebih dalam urusan menyerap tekanan yang diterima.

Hydraulic Press Channel menguji tekanan yang diterima velg alloy dan velg kaleng

Karena itu, velg terkuat tidak selalu memberikan kenyamanan yang dibutuhkan. Velg kaleng memang bisa penyok ketika menabrak lubang pada kecepatan tinggi yang mampu menguras dompet Anda. Tapi setidaknya, Anda bisa memperbaikinya. Bayangkan dengan velg alloy yang keras, tetapi kaku ketika berhadapan dengan lubang di jalanan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://ulinulin.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://ulinulin.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”